Aktual.co.id – banyak yang percaya kesuksesan selalu dilambangkan dengan kemewahan sepeti mobil mahal, pakaian dari desainer mahal, serta pekerjaan bergengsi.
Namun menurut psikolog Olivia Reid symbol tersebut hanyalah untuk kamuflase untuk menutupi kerapuhan yang sebenarnya. Berikut topeng yang biasa dipakai untuk menunjukkan kesuksesan, padahal sesungguhnya hanya tipuan.
Pengikut Media Sosial
Di era media sosial, kesuksesan mudah disamakan dengan jumlah pengikut atau like yang dimiliki. Namun, hal ini sama sekali tidak benar.
Ukuran kesuksesan yang paling penting bukanlah berapa banyak orang yang mengikuti medis sosial tetapi bagaimana memberi dampak pada orang-orang di sekitar di kehidupan nyata. Kesuksesan sejati adalah tentang keaslian dan koneksi yang bermakna, bukan hanya koneksi virtual.
Gadget teknologi terbaru
Hidup di dunia teknologi berubah secepat kilat seperti hari ini bawa iPhone terbaru, besuk sudah ketinggalan dengan seri berikutnya.
Memang teknologi menghubungkan banyak orang, namun kepemilikan teknologi bukan indicator kesuksesan.
Kesuksesan sejati bukanlah memiliki iPhone terbaru atau TV layar datar terbesar. Kesuksesan sejati adalah tentang bagaimana menggunakan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup, bukan sebagai simbol status.
Pekerjaan yang Mengesankan
Seringkali mendengar pertanyaan tentang pekerjaan. Ketika menyebut perusahaan besar maka yang tergambar adalah kesuksesan.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Psikologi Positif, orang-orang yang menekuni karier karena minat dan hasrat pribadi, bukan karena prestise atau uang, melaporkan kepuasan dan kesejahteraan yang lebih tinggi.
Dengan kata lain, jabatan yang mengesankan tidak menjamin kesuksesan atau kebahagiaan. Jabatan mungkin memberikan gaji yang lebih tinggi atau pengakuan yang lebih besar, tetapi jabatan juga dapat menimbulkan stres, jam kerja yang panjang, dan berkurangnya waktu untuk hal-hal yang benar-benar penting.
Rumah Mahal
Sering kali terasa bahwa rumah adalah tempat kemewahan berada. Meja dapur dari marmer, halaman belakang yang luas, sistem keamanan berteknologi tinggi, semua menjadi ciri kehidupan yang “sukses”.
Berikut ini apa yang dikatakan oleh psikolog. Rumah yang besar dan mahal tidak selalu berarti kesuksesan atau kebahagiaan. Bahkan, hal itu sering kali menyebabkan perasaan terisolasi dan tekanan finansial yang tidak perlu .
Kesuksesan adalah merasa aman dan nyaman di tempat sendiri. Kesuksesan adalah tentang membangun rumah yang dipenuhi cinta, tawa, dan kenangan terlepas dari ukuran atau harganya.
Label Desainer
Mengenakan pakaian desainer merasa seperti berada di puncak dunia. Logo yang dijahit dengan tangan membisikkan janji-janji kecanggihan, keanggunan, dan kesuksesan.
Pengejaran label desainer yang tiada henti dapat menjadi tanda ketidakamanan atau kebutuhan untuk validasi bukan kesuksesan.
Ukuran kesuksesan bukanlah apa yang ada di lemari, melainkan yang ada dalam karakter seseorang. Ini tentang bagaimana memperlakukan orang lain, bagaimana mengatasi rintangan , dan bagaimana berkontribusi pada masyarakat.
Liburan Mewah
Liburan mewah itu lebih tentang melarikan diri dari kenyataan daripada menikmatinya. Memang liburan itu menjadi bahan foto Instagram yang bagus dan kebahagiaan sesaat. Namun, apakah liburan itu mendatangkan kepuasan yang langgeng atau menunjukkan kesuksesan sejati? Tidak juga.
Psikologi memberi tahu kesuksesan adalah tentang menemukan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya selama liburan mewah selama seminggu. Ini tentang menciptakan kehidupan yang tidak perlu dihindari.
Mobil Mewah
Mobil-mobil itu ramping, berkilau, dan mobil-mobil itu menjadi tanda ketika berhenti di lampu merah.
Tentu, hal itu menunjukkan seseorang punya uang untuk dibelanjakan.
Namun, psikologi menunjukkan kesuksesan sejati tidak bergantung pada merek mobil yang kendarai. Kesuksesan lebih tentang mencapai tujuan pribadi dan profesional.
Meskipun mobil sport mengilap itu menarik perhatian namun ingat mobil hanya logam di atas roda. Kesuksesan sejati adalah yang terjadi saat keluar dari mobil dan bagaimana membuat perbedaan di dunia sekitar. (ndi)
