Aktual.co.id – Ada orang yang mudah didekati sehingga nyaman untuk berinteraksi dengan dirinya. Ada rahasia yang dimiliki oleh orang tersebut tentang ketulusan serta mudahnya menerima kehadiran orang lain.
Menurut Eliza Hartley ada kepribadian yang membuat orang lain lebih terbuka kepada orang tersebut. Dikatakan, jika ciri ini memberikan kenyamanan kepada orang lain untuk bercerita.
Empati
Dalam hal memahami orang lain, empati merupakan sifat yang paling penting. Jika orang merasa nyaman berbagi pemikiran terdalamnya, kemungkinan besar karena merasakan kemampuan memahami berbagi perasaan.
Para psikolog sepakat empati adalah alat menciptakan hubungan yang kuat. Ini lebih dari sekadar mendengarkan perkataan seseorang. Ini memahami perspektif dan menanggapinya dengan kebaikan dan rasa hormat.
Keaslian
Jika autentisitas bisa jadi salah satu ciri orang lebih percaya dan terbuka kepada orang yang tulus dan ikhlas daripada yang berpura-pura.
Dari pengalaman pribadi berpura-pura menjadi sesuatu yang bukan diri sendiri itu melelahkan dan tidak memuaskan. Lagipula, berpura-pura menciptakan penghalang yang menghalangi orang lain terhubung dengan diri yang sebenarnya.
Mendengarkan Secara Aktif
Mendengarkan secara aktif adalah sifat penting yang mendorong orang untuk terbuka. Ini berarti berfokus sepenuhnya pada pembicara, menghindari interupsi, dan merespons dengan penuh pertimbangan.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Psychology menemukan bahwa orang yang terlibat dalam mendengarkan secara aktif dianggap lebih disukai dan dapat dipercaya.
Hal ini menunjukkan dengan meluangkan waktu mendengarkan tanpa gangguan, dapat menumbuhkan rasa keterikatan dan kepercayaan yang lebih dalam.
Batasan yang Penuh Rasa Hormat
Menghormati batasan pribadi adalah sifat orang yang mudah membuat orang lain terbuka. Mungkin pernah berada di sekitar seseorang yang tidak menghormati ruang pribadi atau mendorong untuk berbagi lebih dari yang rasa nyaman akan tahu betapa hal itu menjengkelkan.
Rasa hormat bukan hanya tentang memperlakukan orang lain dengan baik; tetapi juga tentang mengakui dan menghormati batasan.
Jadi, jika mampu menghargai batasan dan memberi orang lain ruang dan waktu yang dibutuhkan, maka tidak mengherankan jika akan merasa aman dan terbuka untuk berbagi.
Nyaman dengan Keheningan
Seringkali, terburu-buru mengisi keheningan karena terasa canggung. Namun, terkadang, keheningan justru dibutuhkan orang lain untuk menjernihkan pikiran dan mengungkapkan perasaannya.
Jika dapat duduk dengan nyaman dalam keheningan, tidak terburu-buru mengisi setiap jeda dengan obrolan, kemungkinan besar menciptakan lingkungan orang lain merasa nyaman untuk terbuka.
Kesabaran
Orang tidak bisa dipaksa atau didesak mengungkapkan pikiran dan perasaannya. Dibutuhkan waktu dan kesabaran membangun lingkungan yang saling percaya.
Dengan bersabar dan bersedia memberi orang waktu yang dibutuhkan, kemungkinan besar menyediakan lingkungan yang menenangkan di mana merasa aman untuk terbuka pada waktu sendiri. (ndi)
