• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Jika Seseorang Tidak Pernah Bertanya, Menurut Psikologi Menyimpan Sifat Berikut Ini
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Jika Seseorang Tidak Pernah Bertanya, Menurut Psikologi Menyimpan Sifat Berikut Ini

Redaktur III Rabu, 28 Mei 2025
Share
3 Min Read
Jarang bertanya memilikiciri khas pada kepribadian seseorang / Foto : Freepik
Jarang bertanya memilikiciri khas pada kepribadian seseorang / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Semua orang pernah berhadapa dengan orang yang tidak bertanya sama sekali ketika berada di dalam sebuah kelompok.

Bahkan orang ini lebih banyak bercerita tentang dirinya sendiri, prestasinya, serta kejadian dalam hidupnya.

Kepribadian ini menjadi catatan buat para peneliti psikologi kepribadian tentang perilaku serta sifat yang mendasari orang tersebut.

Lemahnya Berpikir Kritis

Jika seseorang tidak pernah mengajukan pertanyaan, mungkin tidak meneliti informasi atau sudut pandang pada tingkat yang lebih dalam.

Orang yang aktif mempertanyakan lingkungan dan pengalaman cenderung mendeteksi misinformasi dan cenderung tidak jatuh ke dalam bias kognitif .
Berpikir kritis yang lemah tidak hanya berarti menerima kepalsuan; tetapi juga kehilangan kesempatan untuk membentuk opini yang menyeluruh.

Kerendahan Hati yang Dangkal

Baca Juga:  Situasi dalam Hidup yang Bisa Membuka Sifat Asli Seseorang

Kerendahan hati yang sejati bukan tentang merendahkan diri sendiri. Kerendahan hati yang sejati adalah menyadari bahwa tidak memiliki semua jawaban dan selalu ada hal yang perlu dipelajari.
Seseorang yang tidak pernah bertanya mungkin tidak mempraktikkan kerendahan hati semacam ini. Banyak yang ketakutan jika melontarkan pertanyaan namun terjebak dalam pertanyaannya tersebut.

Rendahnya Kesadaran Diri

Mungkin mengejutkan mengaitkan kurangnya pertanyaan tentang orang lain dengan rendahnya kesadaran diri. Orang yang memiliki kesadaran diri akan memiliki kemampuan untuk menyikapi pertanyaan balik jika dirinya bertanya.

Jika ada orang yang tidak pernah bertanya, mungkin tidak melihat titik-titik yang tersembunyi. Orang seperti ini akan beranggapan bahwa perspektif yang dimiliki sudah lengkap, padahal masih banyak sisi lain yang belum terungkap.

Baca Juga:  Perilaku Beracun yang Dianggap Wajar di Lingkungan Keluarga

Perspektif Sempit

Seseorang yang tidak pernah bertanya juga bisa memiliki perspektif yang terbatas terhadap dunia.
Pertanyaan memperluas pandangan dan menantang untuk melihat lebih jauh dari diri sendiri.

Mengajukan pertanyaan dapat membuat seseorang merasa rentan karena mengakui bahwa tidak tahu sesuatu.
Jika pernah berbicara dengan seseorang yang hanya berbagi pendapat tetapi tidak pernah mencari sudut pandang lain, mungkin menyadari betapa sempitnya percakapan itu.
Tanpa pertanyaan tidak ada interaksi yang lebih dalam sehingga memuncukan suasana yang canggung dan tidak berkembang.

Empati yang Terbatas

Bila seseorang tidak mengajukan pertanyaan, mungkin tidak memiliki rasa empati. Empati sering kali muncul sebagai kemauan aktif memahami pengalaman orang lain, yang secara alami mengarah pada pertanyaan seperti “Bagaimana perasaanmu?” atau “Apa pendapatmu tentang ini?”

Baca Juga:  Dermatitis, Gatal Akibat Tekanan Depresi dan Kecemasan

Network Therapy menyebutkan bahwa orang yang mempraktikkan mendengarkan dengan empati melaporkan kepuasan hubungan dan ketahanan emosional yang lebih tinggi.
Terkadang, orang berasumsi bahwa empati hanya tentang bersikap baik atau penuh kasih sayang dalam arti umum. Padahal empati adalah keterlibatan emosi untuk mengetahu batin orang lain

Kurangnya Rasa Ingin Tahu

Rasa ingin tahu sering menjadi pemicu mendorong untuk mengeksplorasi, menemukan, dan memperdalam hubungan.
Jika seseorang jarang atau tidak pernah bertanya, mungkin sama sekali tidak memiliki pemicu itu. Dengan mengajukan pertanyaan maka akan memberikan wawasan untuk diri sendiri dan memberikan rangsangan positif untuk lawan bicara. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan jiwaMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

BTS / Foto: Allkpop
BTS Tampil di iHearRadioMusic Festival 2026 di Las Vegas AS
Minggu, 20 September 2026
Tangkapan layar pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby/ Foto: Ist
Andre Taulany dan Amanda Rigby Melangsungkan Pernikahan Secara Private
Minggu, 20 September 2026
Kepulan asap membubung dari area penyimpanan bahan bakar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi / Foto: Reuters
Militer Houthi Bertanggung Jawab Terhadap Serangan di Riyadh, Arab Saudi
Minggu, 20 September 2026
Tampilan ASUS/ Foto: GSM Arena
Muncul Asus Googlebook dengan Serangkian Gambar Jelang Peluncuran
Sabtu, 19 September 2026
Julia Prastini / Foto: Ist
Hasil Tes Urin Jule Positif Mengkonsumsi Etomidate dalam Cairan Vape
Sabtu, 19 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Prabowo Teriakkan Free Palestine dalam Kesyukuran 100 Tahun Ponpes Darussalam Gontor Ponorogo

KPK Geledah Rumah Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah Kementrian ATR/BPN

Sebelum Diluncurkan Berikut Kemampuan Samsung Galaxy S27 Pro dan Galaxy S27 Ultra

Muncul Asus Googlebook dengan Serangkian Gambar Jelang Peluncuran

Apel Pernah Diceritakan Sebagai Buah Keabadian oleh Mitologi Yunani

More News

Aktual.co.id – Gatal tidak melulu karena digigit serangga atau alergi, namun rasa gatal di kulit bisa diakibatkan stress, depresi dan kecemasan. Gatal akibat depresi, stress dan kecemasan ini disebut Dermatitis, yakni peradangan atau iritasi di kulit yang umumnya ditandai dengan kulit gatal, kering, dan kemerahan. Umumnya, menurut data yang dihimpun, gatal dermatitis ini dialami oleh orang yang memiliki kecenderungan stress, cemas, dan depresi. Menurut kutipan alodokter, dermatitis bisa karena alergi, faktor genetik, system kekebalan tubuh, kurang tidur, atau mengalami depresi, gangguan cemas, maupun asma. Gejala pada umumnya adalah gatal, ruam dikulit, bersisik, ruam kemerahan, yang lokasinya bisa di berbagai titik di dalam tubuh, mulai kaki, tangan, ketiak bahkan sebagian kulit kepala. Pengobatan dermatitis disesuaikan dengan gejala yang dialami pasien. Sebagai contoh, dermatitis kontak akibat alergi akan hilang dengan sendirinya jika paparan alergen atau iritan penyebabnya dihilangkan. Oleh karena itu, pasien dianjurkan menghindari kontak dengan alergen dan zat iritan. Selain menghindari kontak dengan alergen dan zat iritan, pasien bisa menggunakan krim atau salep pelembap yang mengandung emolien. Pelembap ini bisa digunakan setelah mencuci tangan, mandi, atau saat kulit kering. Sementara untuk pencegahannya antara lain : -. Tidak mandi menggunakan air yang terlalu panas -. Menggunakan sabun dan sampo yang lembut atau khusus untuk kulit sensitif -. Mengoleskan pelembap dan tabir surya dengan rutin -. Menggunakan sarung tangan ketika mencuci jika mengalami iritasi terhadap deterjen atau sabun cuci -. Berolahraga rutin dan menerapkan pola makan sehat untuk memperbaiki sistem imun -. Berobat dan kontrol secara rutin ke dokter jika menderita asma atau penyakit terkait alergi lainnya Jika ada gejala yang semakin berat segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang lebih baik. (ndi)

Dermatitis, Gatal Akibat Tekanan Depresi dan Kecemasan

Rabu, 20 Agustus 2025
Psikopat tidak memiliki rasa menyesal ketika menyakiti orang lain / Foto : yourtango

Kenali Ciri – Ciri Psikopat yang Tersembunyi

Jumat, 2 Mei 2025
Kecemasan butuh pendampingan untuk latihan meredam gejolak dalam pikirannya / Foto : Freepik

Kecemasan yang Membuat Penderiatanya Merasa Tersiksa

Kamis, 1 Mei 2025
Orang kaya kadang tidak menunjukkan kekayaannya / Foto : DMNews

Tanda Tersembunyi Seseorang Berasal dari Latar Belakang Kaya, Meski Tidak Menunjukkan Kekayaannya

Sabtu, 12 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id