• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Penelitian: Menonton Video Pendek Membuat Remaja Tidak Puas dengan Postur Tubuhnya
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Penelitian: Menonton Video Pendek Membuat Remaja Tidak Puas dengan Postur Tubuhnya

Redaktur III Sabtu, 28 Juni 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi remaja melihat ponsel / Foto : freepik
Ilustrasi remaja melihat ponsel / Foto : freepik

Aktual.co.id – Sebuah studi di Tiongkok menemukan bahwa siswa sekolah menengah yang menghabiskan waktu di platform video berdurasi pendek cenderung memiliki gangguan makan yang lebih parah.

Mereka juga kurang puas terhadap  tubuhnya dibandingkan dengan teman sebaya yang menghabiskan lebih sedikit waktu di platform tersebut.

Siswa ini cenderung membandingkan tubuhnya dengan yang terlihat di video. Makalah tersebut diterbitkan dalam Psychological Reports .

Platform video berdurasi pendek adalah layanan digital yang memungkinkan pengguna membuat, berbagi, dan menonton video singkat.

Contoh populernya antara lain TikTok, Instagram Reels, YouTube Shorts, dan Snapchat Spotlight. Platform ini menekankan konten yang cepat dan menarik yang dirancang untuk konsumsi cepat.

Video berdurasi pendek sangat populer di kalangan pemirsa yang lebih muda. Produk dan influencer sering menggunakan platform ini untuk pemasaran dan keterlibatan pemirsa.

Baca Juga:  Lelaki Sejati Tetap Menjaga Ritme Meski Kesulitan Ekonomi

Namun, penelitian terkini menunjukkan bahwa platform ini sering menggambarkan tipe tubuh ideal, terkadang disempurnakan secara digital.

Pengguna mungkin membandingkan tubuh siswa dengan penggambaran yang ada di media sosial. Di sinilah titik tidak puasan terhadap penampilannya.

Ketidakpuasan ini dapat menyebabkan orang mengalami gangguan makan, baik sebagai cara mengatasi emosi negatif atau mencoba membentuk ulang tubuh agar menyerupai dalam video.

Penulis studi Liheng Fan dan rekan-rekannya berusaha meneliti hubungan antara penggunaan platform video berdurasi pendek dengan gejala gangguan makan di kalangan remaja.

Pesertanya adalah siswa dari tiga sekolah menengah di dua kota di Tiongkok. Para peneliti membagikan kuesioner kepada 835 siswa di kelas 7 hingga 11 pada bulan Oktober 2022 dan mengumpulkan 795 tanggapan yang valid.

Baca Juga:  Hal yang Dilakukan oleh Orang Kecerdasan Emosional Tinggi

Peserta berusia antara 10 dan 18 tahun, dengan usia rata-rata sekitar 15 tahun. Sekitar 57% peserta adalah anak perempuan.

Kuesioner tersebut mencakup penilaian gejala gangguan makan, penggunaan platform video pendek, perbandingan citra tubuh, dan ketidakpuasan terhadap tuuh.

Hasilnya menunjukkan bahwa anak perempuan memiliki gejala gangguan makan yang lebih parah daripada anak laki-laki.

Anak perempuan juga lebih cenderung membandingkan tubuhnya dengan yang terlihat dalam video dan merasa tidak puas dengan penampilannya.

Di seluruh sampel, penggunaan platform video berdurasi pendek yang banyak dikaitkan dengan gejala gangguan makan yang lebih parah, perbandingan citra tubuh yang lebih besar, dan tingkat ketidakpuasan terhadap tubuh yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Perilaku Orang yang Sering Lupa Menaruh Remote Kontrol saat Menonton TV

Secara keseluruhan, 9% peserta melaporkan perilaku makan yang tidak sehat dan menunjukkan risiko gangguan makan.

Pertama, menonton video pendek sangat terkait dengan gangguan makan pada remaja, semakin tinggi frekuensi menonton video pendek, semakin besar kemungkinan mengalami gejala ED.

Kedua, ada perbedaan jenis kelamin dalam hubungan antara keterlibatan remaja dengan video pendek dan gangguan makan mereka.

Penggunaan platform video pendek berdampak pada kualitas makan pada individu yang terbiasa menonton video berdurasi pendek. (ndi/psypost)

SHARE
Tag :Mental healthpsikologiPsikologi KepribadianReelsTikTok
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ilustrasi pertambangan minyak/ Foto: anadolu
Harga Emas Melonjak Sementara Harga Minyak Turun Pasca Perdamaian AS dan Iran
Senin, 15 Juni 2026
Kapal tangker di Selat Hormuz/ Foto: Aljazeera
Kesepakatan Perdamaian AS dan Iran Tercapai dengan Pembukaan Selat Hormuz
Senin, 15 Juni 2026
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier beserta Ibu Negara Jerman Elke Büdenbender menuruni tangga pesawat di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta/ Foto: capture ANTARA
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Berkunjung ke Indonesia
Senin, 15 Juni 2026
EJAE/ Foto: Allkpop
EJAE Mendapat Respon Positif Saat Memakai Sepatu Kets di Pembukaan Piala Dunia 2026
Senin, 15 Juni 2026
Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik
Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat
Senin, 15 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik

Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat

Ilustrasi bekerja di depan komputer/ Foto: gemini

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Kesehatan Seseorang

Ilustrasi mengelola keuangan/ Foto: freepik

Kemampuan Mengelola Keuangan untuk Kehidupan Lebih Tenang

Ilustrasi media sosial/ Foto: freepik

Postingan Media Sosial Bukan Cerminan Diri Mental Seseorang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

DJI Menggugat Insta360 Luna Ultra Karena Memiliki Kemiripan dengan DJI Osmo Pocket 4P

BMKG Memperkirakan Hujan Ringan di Wilayah Indonesia

Hujan Ringan dan Lebat Masih Terjadi Periode 12 sd 18 Juni 2026 di Indonesia

Harga Emas Antam Mengalami Kenaikan Menjadi Rp2,7 Juta Per Gram

AS Klaim Akan Ada Perjanjian Perdamaian dengan Iran dan Pembukaan Selat Hormuz

More News

Seorang jago percakapan akan menaikkan empati./ Foto : Ist

Hal yang Dilakukan Pembicara Hebat yang Tidak Dilakukan Kebanyakan Orang.

Jumat, 14 Maret 2025
ILustrasi mendegar dan empaty/ Foto: freepik

Empati Menjadi Petunjuk Seseorang Memiliki Ketulusan dan Kekuatan

Rabu, 21 Januari 2026

Orang Cerdas Tetapi Memiliki Sedikit Teman Menampilkan Perilaku Seperti Ini

Selasa, 3 Juni 2025
Ilustrasi terhubung dengan orang menguras mental / Foto : Freepik

Hati – Hati, Gangguan Kecemasan Bisa Menyebabkan Depresi dalam Hubungan Romantis

Sabtu, 24 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id