• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Asal Martabak dari India, Sedangkan Terang Bulan dari Keturunan Tionghoa
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Asal Martabak dari India, Sedangkan Terang Bulan dari Keturunan Tionghoa

Redaktur III Sabtu, 5 Juli 2025
Share
2 Min Read
Marbatak / Foto : Dok
Marbatak / Foto : Dok

Aktual.co.id – Martabak adalah salah satu makanan yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Bentuk fisik yang berlipat sesuai dengan asal kata martabak dari Bahasa Arab ” muttabaq ” yang berarti “terlipat”.

Berdasarkan tulisan Prambanan Kencana Convenience, martabak telur kali pertama diperkenalkan seorang India Abdullah bin Hasan al-Malibary pada tahun 1930.

Pria ini berkenalan dengan pemuda asal Lebaksiu, Tegal, bernama Ahmad bin Kyai Abdul Karim. Keduanya bertemu di Semarang dan memperkenalkan makanan India yang terbuat dari adonan terigu bernama Moortaba  kepada keluarga Ahmad di Tegal.

Baca Juga:  Hari Puding Nasional Tanggal 8 Agustus Saat yang Tepat Membuat Vla Beku

Karena banyak yang menyukai, akhirnya makanan tersebut diberi sedikit variasi di dalam makanan tersebut. Akhirnya tercipta martabak yang berbeda dengan aslinya dari India.
Sesuai dengan lidah masyarakat pada saat itu, maka martabak ini dibuat dengan isian telur dan sayuran. Martabak manis maupun telur sudah banyak beredar bahkan banyak pedagang atau wirausaha yang menawarkan martabak dengan banyak variasi dan modifikasi.

Meski begitu, martabak dengan kualitas terbaik tetap menjadi juara di mata konsumen. Kualitas martabak dapat dinilai dari bahan-bahan pembuatan adonan ataupun isian dari martabak.

Tidak heran semakin baik kualitas martabak semakin tinggi harga yang dipasarkan. Mentega/ Butter  menjadi penentu kualitas pada martabak manis karena dapat membuat tekstur martabak lebih lembut dan menambah cita rasa tersendiri.

Baca Juga:  Kue Peppernuts Menjadi Kuliner Tradisi Natal Bagi Penduduk Jerman
Terang Bulan / Foto : Dok
Terang Bulan / Foto : Dok

Sementara martabak manis sendiri merupakan makanan khas Bangka Belitung yang diciptakan warga keturunan Tionghoa (Hakka atau Khek).

Nama asli makanan ini adalah Hok Lo Pan yang berarti kue orang Hok Lo. Taburan Hok Lo Pan dulunya hanya berupa gula dan wijen sangrai.

Kini, makanan ini bisa menemukan berabagai rasa martabak manis yang sesuai dengan seleramu. Tak lagi hanya dengan taburan cokelat, kacang dan keju.

Makanan ini bisa menikmati martabak manis dengan rasa-rasa unik seperti green tea, blueberi, oreo cheese dan red velvet.

Seiring berjalannya waktu, makanan ini semakin dikenal banyak orang dan menyebar hingga ke luar Kota Bangka. Makanan ini dikenal dengan terang bulan atau kue rembulan karena bentuknya bulat bewarna kuning. (ndi/berbagai sumber)

SHARE
Tag :kulinerMartabakTerang Bulan

Berita Aktual

Presiden Prabowo Subianto/ Foto: setneg
Pejabat Negara Ramai Mengucapkan Ultah Kepada Prabowo Subianto
Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy/ Foto: gizmochina
Samsung Galaxy A38 Bocor dengan Berbagai Spesifikasi
Sabtu, 17 Oktober 2026
Aktifitas pemandaman kebakaran hutan dan lahan/ Foto: vietnam
Singapura Menyiapkan Tuntutan Hukum Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan di Indonesia
Sabtu, 17 Oktober 2026
Penampakan erupsi Gn Semeru/ Foto: ANTARA
Gunung Semeru Mengalami Erupsi Tinggi Letusan 1 Kilometer
Sabtu, 17 Oktober 2026
Triton Aviation / Foto: vn
Pesawat Triton Aviation Mendarat Darurat Akibat Pintu Pesawat Terbuka
Sabtu, 17 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menggeledah Ruang Kepala BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai

Gempa Bumi 4,1 Mag Terjadi di Barat Daya Kota Bogor Jawa Barat

Vokalis Elpamas Doddy Katamsi Meninggal Dunia

Singapura Menyiapkan Tuntutan Hukum Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan di Indonesia

Gunung Semeru Mengalami Erupsi Tinggi Letusan 1 Kilometer

More News

Warga Badui merayakan tradisi Seba bersama Muspida / Foto : caption ANTARA

Warga Badui Siap Rayakan Seba Bersama Kepala Daerah

Kamis, 24 April 2025
Ilustrasi makan prasmanan/ Foto: freepik

Begini Asal Mula Prasmanan yang Ditetapkan Tiap Tanggal 2 Januari

Jumat, 2 Januari 2026
Kue Pie Labu/ Foto: national today

Kue Pai Labu Salah Satu Kuliner yang Cocok Dinikmati Saat Moment Natal

Kamis, 25 Desember 2025
Puncak Gunung Rinjani / Foto : Rinjani National Park

Pendakian Gunung Rinjani Tutup Total Per 1 sd 10 Agustus 2025

Rabu, 23 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id