Aktual.co.id – Unit Investigasi Kejahatan Keuangan Kepolisian Metropolitan Seoul datang ke kantor pusat HYBE di Yongsan, Seoul, untuk menggerebek gedung dan melakukan operasi penggeledahan dan penyitaan.
Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari investigasi yang sedang berlangsung atas dugaan perdagangan saham curang oleh ketua perusahaan, Bang Si Hyuk , pada Oktober 2020.

Sejauh ini, sang ketua menghadapi tuduhan memperoleh saham milik mantan pemegang saham HYBE menggunakan informasi yang salah, serta mendirikan dana ekuitas swasta dengan pembayaran yang bergantung pada keberhasilan IPO HYBE.
Awal bulan ini, Komisi Sekuritas dan Keuangan Korea (KSEK) telah mengajukan tuntutan terhadap Bang Si Hyuk atas dugaan memperoleh keuntungan tidak sah senilai 400 miliar KRW (~$290 juta USD) melalui perdagangan tidak adil.
Namun, menurut laporan Yonhap News pada 24 Juli KST, jumlah keuntungan Bang diduga mendekati 190 miliar Korea Won (Rp 2 Triliun). (ndi/llkpop)
