Aktual.co.id – Para purnawirawan petinggi TNI yang diundang kementrian pertahanan merespon positif seluruh program pertahanan yang telah dibangun selama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan jika para purnawirawan menyambut positif program yang dibangun selama ini.
“Sebagian besar mendapatkan responsif yang positif setelah mendapatkan penjelasan dari Pak Menhan maupun Bapak Panglima TNI kaitannya dengan pengembangan kekuatan ke depan,” kata Rico dikutip ANTARA.
Rico menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Sjafrie menjabarkan ragam strategi pertahanan yang telah berjalan seperti program ketahanan pangan dan pembangunan batalyon teritorial pembangunan (BTP).
Selain itu, Sjafrie juga menjabarkan beberapa isu pertahanan yang belakangan terjadi di Indonesia, salah satunya soal Letter of Intent (Lol) atau surat pernyataan terkait izin lintas udara yang diajukan Amerika Serikat.
Sebagai respon, para purnawirawan juga memberikan masukan dan analisis ke Sjafrie agar program-program tersebut bisa berjalan lebih maksimal.
“Purnawirawan tentunya punya pertimbangan, punya analisa yang sangat baik,” terang dia. Rico sendiri tidak menjelaskan secara rinci apa saja analisis dan masukan yang diberikan para purnawirawan kepada Sjafrie di forum tersebut.
Rico hanya memastikan seluruh saran, kritik dan analisis yang diberikan para purnawirawan akan jadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menentukan langkah strategis ke depan.
“Ke depannya itu akan menjadi bagian dari evaluasi maupun perbaikan ataupun masukan-masukan input dalam pengembangan kebijakan pertahanan negara,” jelas Rico.
Untuk diketahui, pertemuan itu dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan tiga kepala staf yakni KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali dan KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. (ANTARA/ndi)
