Aktual.co.id – Dikatakan oleh Trump bahwa Thailand dan Kamboja sepakat untuk segera bertemu guna menyusun gencatan senjata.
Hal ini disampaikan kepada para pemimpin kedua negara dalam upaya mengakhiri bentrokan yang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
Dalam unggahan di media sosial, Trump mengatakan: “Kedua belah pihak menginginkan Gencatan Senjata dan Perdamaian segera”.
Seraya menambahkan bahwa ia tidak akan menegosiasikan kesepakatan dagang dengan kedua belah pihak hingga pertempuran berhenti.

Seperti yang dikutip The Guardian, Trump menulis di Truth Social pada hari Sabtu: “Baru saja berbicara dengan Perdana Menteri Kamboja mengenai penghentian Perang dengan Thailand. Saya mencoba menyederhanakan situasi yang rumit ini!”
Beberapa menit kemudian, ia mengunggah: “Saya baru saja berbicara dengan Penjabat Perdana Menteri Thailand, dan percakapannya sangat baik. Thailand, seperti Kamboja, menginginkan Gencatan Senjata dan PERDAMAIAN segera. Saya sekarang akan menyampaikan pesan itu kembali kepada Perdana Menteri Kamboja.”
Trump menambahkan dalam unggahan berikutnya bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk segera bertemu guna mencapai gencatan senjata.
“Mereka juga ingin kembali ke ‘Meja Perundingan’ dengan Amerika Serikat, yang menurut kami tidak pantas dilakukan sampai pertempuran BERHENTI,” ujarnya. Baik Kamboja maupun Thailand menghadapi prospek tarif AS sebesar 36% mulai 1 Agustus 2025. (ndi)
