• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Advertorial

Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn

Redaktur III Selasa, 28 April 2026
Share
2 Min Read
Ilustrasi terbakar surya/ Foto: freepik
Ilustrasi terbakar surya/ Foto: freepik

Aktual.co.id – Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika memprodiksi kemarau tahun 2026 kali ekstrim karena bersamaan dengan El Nino yang bakal membuat musim kemarau makin kering.

Menurut dr. Ni Putu Ary Widhyasti Badem, M.Kes., Sp.DVE., FINSDV., FASDV dampak yang paling dirasakan musim kemarau kering ini adalah kesehatan kulit.

“Suasana kemarau akan berpengaruh pada fungsi kulit. Fungsi proteksi kulit pada paparan luar akan terganggu karena matahari yang terik,” katanya dr Ary yang berpraktik di Surabaya Skin Center Surabaya, Selasa (28/4).

dr. Ni Putu Ary Widhyasti Badem, M.Kes., Sp.DVE., FINSDV., FASDV / Foto: Aktual
dr. Ni Putu Ary Widhyasti Badem, M.Kes., Sp.DVE., FINSDV., FASDV / Foto: Aktual

Sebenarnya kulit manusia, kata dr Ary, sudah dibekali perlindungan melanin untuk kesehatan kulit. Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang terik maka warna kulit cenderung sawo matang karena itu bentuk perlindungan kulit dari sinar matahari.

Baca Juga:  Menghadapi Orang yang Mengabaikan

Warna kulit inilah, tambah dr. Ary,  yang menjadi melanin atau mode perlindungan kulit terhadap paparan matahari yang cenderung terik.

“Penyakit yang sering muncul di musim kemarau adalah jamur akibat produksi keringat yang tinggi. Kemudian kulit sensitif dermatitis karena keadaan panas kering akan kambuh lagi,” katanya.

Sementara bagi pemiliki melasma maka di musim kemarau wajib diwaspadai karena akan mengalami kekambuhan akibat paparan matahari.

Bagi orang yang terpapar matahari langsung, tambah dr. Ary,  maka yang terjadi adalah sun burn di mana kulit terbakar surya.

“Sun burn bisa terjadi di manapun dengan ditandai kulit melepuh. Sama dengan orang berjemur di pantai seseorang akan terkena sun burn,” ungkapnya.

Baca Juga:  Keyakinan Tentang Kesuksesan yang Ternyata Salah

Orang yang tidak punya pigmen kulit akan mudah terbakar surya, misalnya seperti orang bule yang warna kulitnya yang putih tidak memiliki melanin pelindung dari paparan surya.

Sedangkan pemilik kulit sawo matang, kata dr Ary, lebih tahan persoalan terbakar surya. Jika pemilik kulit sawo matang berjemur bersama bule, maka yang cepat terbakar adalah pemilik kulit bule.

Untuk pemilik jamur maka pemakaian baju lebih sering ganti, karena menurut dr. Ary, pemilik gangguan jamur harus sering diangin – angin agar kulit tidak lembab. (ndi)

SHARE
Tag :BMKGkemarauKesehatan kulit
Ad imageAd image

Berita Aktual

Samsung Galaxy M44/ Foto: Gizmochina
Samsung Bakal Meluncurkan Samsung Galaxy M47 yang Mulai Dilirik Pasar
Sabtu, 16 Mei 2026
Petugas layanan darurat bekerja di lokasi kecelakaan di Jalan Asok-Din Daeng yang melibatkan tabrakan kereta api dengan bus dan beberapa mobil/ Foto: Aljazeera
Delapan Orang Tewas dan 25 Luka Luka Kecelakaan KA vs Mobil Barang di Bangkok
Sabtu, 16 Mei 2026
Presiden Prabowo usai meresmikan koperasi merah putih/ Foto: setneg
Presiden Prabowo: MBG dan Koperasi Merah Putih Bangkitkan Ekonomi Rakyat
Sabtu, 16 Mei 2026
Ketua Samsung Electronics Co., Lee Jae-yong / Foto: Yonhap
Ketua Samsung Electronics Mengatakan Semua Pekerja Adalah Keluarga
Sabtu, 16 Mei 2026
Jang Dong Joo / Foto: Allkpop
Sebelum Mengudurkan Diri, Jang Dong Joo Terlibat Pembayaran Tagihan Hiburan Malam
Sabtu, 16 Mei 2026

Mental Health

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ilustrasi serangan asma/ Foto: national today

Hari Asma se Dunia Memperingatkan Bahaya Kesehatan Pernapasan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Tiga Anggota tripleS Mengalami Kecelakaan Mobil Ringan dan Tidak Tampil

Instagram Meluncurkan Aplikasi Foto Baru Bernama Instants.

Awal Penanggalan Hari Kenaikan Yesus yang Beragam

Serikat Pekerja Samsung Elektronik Berencana Mogok Kerja Terkait Bonus Kinerja

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

More News

Kepribadian Sehat Ketika Menjalin Sebuah Hubungan Menurut Psikolog

Rabu, 4 Juni 2025
Ilustrasi tidak percaya diri dengan prestasi dirinya

Orang yang Disukai Tetapi Kurang Percaya Diri untuk Berteman Memiliki Ciri ini

Rabu, 26 Februari 2025
Ilustrasi self healing/ Foto: freepik

Berikut Self Healing untuk Meredam Rasa Kecewa

Jumat, 19 Desember 2025
Ilustrasi/ Foto: freepik

Memaafkan Langkah Menyehatkan Mental Seutuhnya

Senin, 16 Maret 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id