• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Ciri Orang yang Hanya Skrol Media Sosial Tanpa Meninggalkan Komentar
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Ciri Orang yang Hanya Skrol Media Sosial Tanpa Meninggalkan Komentar

Redaktur III Senin, 18 Agustus 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi menatap ponsel / Foto : freepik
Ilustrasi menatap ponsel / Foto : freepik

Aktual.co.id – Media sosial adalah salah satu tahapan terbesar perilaku manusia saat ini. Ada yang mengunggah kabar harian, berbagi foto, dan mengikuti setiap utas komentar.

Sementara yang lain lebih suka diam di balik layar, menggulir diam-diam, mengamati, dan jarang meninggalkan jejak digital.

Psikologi menawarkan wawasan menarik tentang orang-orang yang memiliki gaya keterlibatan pasif ini.  Berikut ciri psikologis yang ditunjukkan orang-orang yang menjelajah internet tetapi jarang memposting atau berkomentar.

Pemantauan Diri yang Tinggi

Salah satu ciri yang paling konsisten di antara para silent scroller adalah kesadaran diri yang tinggi. Individu-individu ini cenderung memperhatikan caranya menampilkan diri. Orang ini lebih suka mengamati alur percakapan sebelum memutuskan apakah ingin berpartisipasi atau tidak.

Baca Juga:  Cara Menghadapi Orang Yang Memiliki Sikap yang Menguras Energi Mental

Psikolog menyebutnya pemantauan diri yakni kemampuan menyesuaikan perilaku berdasarkan konteks dan isyarat sosial.

Orang dengan kemampuan pemantauan diri sering mempertimbangkan kata-kata dengan cermat, terkadang butuh analisa untuk tidak mengatakan apa pun.

Preferensi pada Observasi Dibandingkan Kinerja

Media sosial bersifat performatif. Setiap unggahan, foto, atau komentar merupakan bentuk presentasi diri.  Namun, tidak semua orang senang dilihat dengan cara ini.

Beberapa orang lebih nyaman berperan sebagai pengamat. Dari perspektif psikologis, individu-individu ini lebih sesuai dengan sifat introversi .

Mereka mendapatkan energi dengan menonton, merenung, dan menikmati konten, alih-alih menjadi pusat perhatian. Memposting konten bisa terasa seperti melangkah ke dalam sorotan, sementara menjelajah terasa seperti duduk di antara penonton.

Baca Juga:  Menghadapi Introvert Agar Lebih Terbuka, Berikut Caranya

Pendekatan yang Hati-Hati Terhadap Kerentanan

Banyak yang tidak berkomentar dalam postingan untuk menghindari dari serangan komentar. Secara psikologis, hal ini berkaitan dengan konsep perlindungan diri emosional.

Individu-individu ini memiliki kesadaran yang akan potensi kerugian dari pengungkapan diri. Keheningan merupakan mekanisme pertahanan diri untuk melindungi diri dari penolakan, rasa malu, atau kesalahpahaman.

Pola Pikir Reflektif dan Analitis

Sementara sebagian orang terburu-buru berkomentar, yang lain berhenti sejenak. Penjelajah yang diam seringkali cenderung berpikir reflektif . Orang ini suka menganalisis konten, mempertimbangkan berbagai perspektif, dan menarik kesimpulan sebelum bertindak.

Kualitas reflektif ini berkaitan erat dengan sifat-sifat yang berkaitan dengan keterbukaan terhadap pengalaman dan kedalaman kognitif . Orang ini ingin tahu dan bijaksana, tetapi kurang tertarik untuk menambah kegaduhan dalam percakapan.

Baca Juga:  Hubungan Kecemasan Hari Senin untuk Lansia Terhadap Hormon di Dalam Tubuh

Kemandirian dari Validasi Sosial

Akhirnya, salah satu ciri terkuat orang yang menjelajah tetapi tidak mengunggah adalah relatif independen dari validasi eksternal. Media sosial berkembang pesat berkat siklus umpan balik: suka, bagikan, komentar. Namun, pengguna yang diam kurang termotivasi oleh imbalan eksternal ini.

Psikolog menghubungkan hal ini dengan lokus kendali internal yakni keyakinan bahwa rasa berharga dan bahagia seseorang berasal dari dalam diri, alih-alih dari persetujuan eksternal.

Orang-orang ini tidak merasa perlu mengukur nilai mereka berdasarkan jumlah suka yang diterima sebuah unggahan.

 

SHARE
Tag :gangguan kepribadianintrovertKepribadian IntrovertMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Sirajudin Lasena/ Foto: Ist
KPK Menyita Uang Tunai dalam OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
Senin, 21 September 2026
Sirajudin Lasena/ Foto: ANTARA
KPK Melakukan OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
Senin, 21 September 2026
Robot humanoid Unitree bermain tenis meja di Konferensi Robotika Dunia 2026 di Beijing, Tiongkok/ Foto: Reuters
Permintaan Produksi Robot Humanoid Meningkat di Tahun 2026
Senin, 21 September 2026
KPK usai melakukan penggeledahan di rumah Dirjen Pengendalian dan Penertiban ATR/BPN Lampri di Bekasi/ Foto: ANTARA
KPK Menggeledah Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor
Senin, 21 September 2026
Mike Waltz / Foto: Anadolu
Dubes AS untuk PBB Waltz Mengatakan Membuka Pintu Perundingan untuk Iran
Senin, 21 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Meta Grup Sempat Mengalami Gangguan 21 September 2026 di Pagi Hari

Andre Taulany dan Amanda Rigby Melangsungkan Pernikahan Secara Private

BTS Tampil di iHearRadioMusic Festival 2026 di Las Vegas AS

Peringatan Dini Angin Kencang dan Topan Dujuan Mengancam Wilayah Jepang

Militer Houthi Bertanggung Jawab Terhadap Serangan di Riyadh, Arab Saudi

More News

Ilustrasi bekerja / Foto : freepik

Penelitian : Bekerja 4 Hari Seminggu Baik Buat Kesehatan Mental

Rabu, 23 Juli 2025
Menurut penelitian psikopati dan narsisistik bisa dianalisa lewat wajah / Foto : Freepik

Sebuah Penelitian Menyebutkan Psikopat dan Narsisistik Bisa Dilihat dari Wajah

Minggu, 18 Mei 2025
Ilustrasi depresi / Foto : Freepik

Tanda Tersembunyi Seseorang Mengalami Gangguan Mental Depresi

Senin, 10 Maret 2025
Jangan berikan kesempatan kedua kepada manipulator/ foto : freepik

Tipe Orang yang Tidak Pantas Mendapatkan Kesempatan Kedua

Senin, 3 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id