Aktual.co.id – Membangun ketangguhan mental bukan hanya tentang melakukan hal yang benar. Tetapi juga menghentikan hal yang salah. Seringkali, kebiasaan sendirilah yang menghambat untuk menjadi kuat secara mental.
Tidak mudah untuk mengenali kebiasaan-kebiasaan negatif tersebut apalagi menghentikannya. Artikel berikut membahas hal yang perlu dihentikan jika ingin meningkatkan ketangguhan mental.
Berhenti Menghindari Ketidaknyamanan
Tak seorang pun suka merasa tidak nyaman. Sudah menjadi sifat manusia mencari kenyamanan dan menghindari ketidaknyamanan sebisa mungkin.
Zona nyaman adalah musuh pertumbuhan. Zona nyaman membuat stagnan, menghalangi mencapai potensi penuh. Jadi, jika ingin meningkatkan ketangguhan mental, hal pertama yang perlu dilakukan adalah berhenti menghindari ketidaknyamanan.
Ya, memang sulit, terasa tidak nyaman. Tapi ingat, melalui ketidaknyamanan inilah pertumbuhan sejati terjadi.
Hentikan Pembicaraan Negatif Terhadap Diri Sendiri
Self talk negative adalah menyalahkan diri sendiri ketika mengalami hal yang tidak sesuai dengan keinginan.
“Kamu pencundang,”
“Kamu tidak cukup baik.”
“Kamu tidak akan pernah berhasil.”
Ganti dengan talk self positif seperti:
“Kamu tidak cukup baik.”
“Kamu sudah berusaha sebaik mungkin.”
“Teruslah mencoba. Pasti berhasil.”
Memang tidak mudah dan tidak bisa terjadi dalam semalam. Namun, perlahan menyadari perubahan, tidak hanya pada pola pikir, tetapi ketangguhan mental secara keseluruhan.
Jangan Takut Gagal
Thomas Edison, penemu produktif dengan 1.093 paten atas namanya, pernah berkata, “Saya tidak gagal. Saya hanya menemukan 10.000 cara yang tidak akan berhasil.” Dirinya memandang setiap upaya yang gagal sebagai batu loncatan menuju kesuksesan.
Jika ingin meningkatkan ketangguhan mental, perlu berhenti untuk takut gagal. Sebaliknya, kegagalan anggaplah itu kesempatan untuk belajar dan berkembang. Analisislah apa yang membuat menghindari kesalahan yang sama di masa mendatang.
Berhenti Menghindari Tantangan
Tantangan bukanlah musuh, justru sahabat terbaik dalam membangun ketangguhan mental. Menghindarinya sama saja menghilangkan latihan yang dibutuhkan pikiran untuk tumbuh lebih kuat.
Mulailah mencari tantangan, anggaplah tantangan sebagai peluang untuk berkembang dan memperbaiki diri. Ingat, semakin sering menghadapi tantangan, semakin siap menghadapi apa pun yang dihadirkan kehidupan.
Berhentilah Menyenangkan Semua Orang
Inilah kenyataan pahitnya, mustahil menyenangkan semua orang, dan sungguh melelahkan untuk mencobanya.
Ketika terus-menerus berusaha memenuhi harapan orang lain, maka artinya tidak jujur pada diri sendiri. Hal ini sama saja mendahulukan kebutuhan dan keinginan orang lain daripada kebutuhan dan keinginan sendiri.
Hal ini dapat menyebabkan kebencian, stres, dan kurangnya harga diri yang menggerogoti ketangguhan mental diri sendiri.
Mulailah memprioritaskan kebutuhan sendiri. Pahami bahwa tidak apa-apa mengatakan tidak, tidak apa-apa mengutamakan diri sendiri, dan tidak apa-apa jika tidak semua orang setuju.
Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Siklus rasa rendah diri dan menyalahkan diri sendiri yang tak pernah berakhir. Dan jujur hal itu menguras energi mental dan kepercayaan diri.
Jika terjebak dalam perangkap perbandingan, inilah saatnya untuk membebaskan diri. Fokuslah pada jalan sendiri, pertumbuhan sendiri.
Ingat, setiap orang berjuang melawan kesulitannya sendiri dan menjalani perjalanannya sendiri. Satu-satunya orang yang seharusnya dibandingkan dengan diri sendiri adalah diri yang kemarin.
Jangan Berkutat Pada Masa Lalu
Semua pernah berbuat salah, semua pernah punya pengalaman yang ingin dihapus. Tapi berkutat pada masa lalu tidak akan mengubah apa yang telah terjadi. Itu hanya merampas masa kini dan menodai masa depan.
Jika ingin membangun ketangguhan mental, perlu melepaskan masa lalu. Berhentilah menyalahkan diri sendiri atas kesalahan masa lalu atau menyesali kesempatan yang terlewat. Sebaliknya, jadikanlah masa lalu sebagai pelajaran dan gunakan untuk tumbuh lebih kuat.
Ingat, masa lalu tak bisa diubah, tapi masa depan ada di tanganmu. Belajarlah dari masa lalumu, tapi jangan hidup di dalamnya. Hari ini adalah hari yang baru, dan tak ada kata terlambat untuk memulai kembali dan menulis babak baru dalam kisah hidupmu.
Berhentilah Berpikir Tidak Bisa Berubah
Keyakinan paling melumpuhkan yang bisa dimiliki adalah keyakinan terjebak dalam keadaan tidak bisa berubah. Keyakinan ini tidak hanya salah, tetapi hambatan besar bagi ketangguhan mental.
Meyakini bahwa bisa berubah adalah langkah pertama untuk menjadi lebih tangguh secara mental. Setelah meyakininya, semua dapat mulai bertindak untuk mewujudkannya.
Jadi, lepaskan keyakinan bahwa terjebak. Terimalah keyakinan bahwa bisa tumbuh, berkembang, dan menjadi lebih kuat. Karena bisa dan pasti akan berhasil. (ndi)
