• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Mengenal Sekaligus Risiko Terkena Gas Air Mata Terhadap Kesehatan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Mengenal Sekaligus Risiko Terkena Gas Air Mata Terhadap Kesehatan

Redaktur III Rabu, 3 September 2025
Share
2 Min Read
Bahaya terpapar gas air mata / Foto: ist
Bahaya terpapar gas air mata / Foto: ist

Aktual.co.id – Gas air mata seperti familier sejak unjuk rasa 28 Agustus 2025 hingga beberapa hari setelahnya. Aksi massa yang terjadi beberapa waktu lalu seolah membuat gas air mata menjadi perbinangan public.

Menurut Alodokter, gas air mata bisa membawa dampak negatif bagi kesehatan bagi orang-orang yang terpapar. Beberapa efek yang bisa terjadi adalah mata merah, iritasi di kulit, hingga sesak dan sulit bernapas.

Gas air mata dibuat dari beragam senyawa kimia, seperti chloroacetophenone (CN) dan chlorobenzylidenemalononitrile (CS). Selain itu, chloropicrin (PS), bromobenzylcyanide (CA), dibenzoxapine (CR), juga bisa digunakan sebagai agen iritatif yang dapat digunakan untuk mengendalikan massa.

Baca Juga:  Berikut Kebiasaan yang Menyebabkan Kerusakan Otak

Gas air mata dirancang menimbulkan iritasi sementara, khususnya pada bagian mata, mulut, kulit, tenggorokan, dan paru-paru. Dengan begitu, diharapkan kerusuhan bisa mereda.

Dampak terkena gas air mata adalah mata merah, berair, terasa terbakar, dan penglihatan kabur, muncul ruam atau kulit yang terasa terbakar dan melepuh, hidung meler, bengkak, dan terasa terbakar, mulut iritasi, terasa terbakar, diikuti dengan keluarnya air liur secara berlebihan atau sulit menelan, batuk, sesak napas, napas pendek, mengi, dan muncul rasa tercekik.

Jika dibiarkan dan tidak segera ditangani, gejala-gejala tersebut bisa semakin parah bahkan berisiko menyebabkan kondisi yang fatal.

Baca Juga:  Tanda Orang Ceria Menutupi Luka Batin yang Sesungguhnya

Paparan gas air mata dalam waktu yang lama dan jumlah yang banyak, terlebih bila terjadi di tempat tertutup, berisiko menyebabkan kerusakan mata yang berat, seperti katarak, glaukoma, dan kebutaan, serta kematian akibat gagal napas atau serangan jantung.

Sementara itu, risiko kematian akibat serangan jantung lebih rentan dialami oleh penderita penyakit jantung. Hal ini karena paparan gas air mata bisa memicu peningkatan denyut jantung dan tekanan darah.

Tidak hanya itu, saat seseorang terkena paparan gas air mata risiko terjadinya post-traumatic stress disorder (PTSD) juga akan meningkat. PTSD merupakan gangguan kecemasan yang membuat penderitanya takut, khawatir, dan cemas, akibat kejadian traumatis yang pernah dialaminya, termasuk kerusuhan dan terpapar gas air mata.

Baca Juga:  DPR RI Terima Surat Terkait Perubahan Rencana IKN

Jika tanpa sengaja terpapar gas air mata, segera cuci wajah dengan air mengalir dan sabun. Bila mungkin segera mandi dan keramas.

Namun, apabila  melakukan hal tersebut kamu masih merasakan gejalanya atau justru semakin berat, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (ndi)

SHARE
Tag :DemonstrasiDPR RIgas air mataunjuk rasa

Berita Aktual

Kecelakaan lalu lintas di provinsi Matrouh, Mesir/ Foto: Xinhua
Kecelakaan Bus Vs Truk Menyebabkan 10 Korban Tewas Terjadi di Mesir
Sabtu, 31 Oktober 2026
Polisi mengamankan peserta aksi unjuk rasa di Prancis/ Foto: Anadolu
Dilaporkan 15 Ribu Peserta Unjuk Rasa dan 27 Orang Dilakukan Penangkapan di Prancis
Sabtu, 31 Oktober 2026
Logo ayam goreng Suharti/ Foto: IG
Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
Sabtu, 31 Oktober 2026
Massa unjuk rasa berhadapa dengan polisi di Polandia/ Foto: Anadolu
Para Duta Besar Mengundurkan Respons Terhadap Krisis di Mahkamah Konstitusional
Sabtu, 31 Oktober 2026
Presiden Polandia Karol Nawrocki / Foto: Anadolu
Presiden Polandia Menyatakan Tatanan Konstitusional Telah Dilanggar
Sabtu, 31 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi bermain gim bersama teman/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Bermain Bersama Teman Mengurangi Kecanduan Gim Video

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Peranan Ibu dalam Pencegahan Stunting pada Anak Balita

Dirut Bulog: Pejabat yang Dicopot Merupakan Konsekuensi Tanggung Jawab Pimpinan

Aktor Senior Patrick Stewart Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun

Harga Emas Antam Turun Rp11.000,- Menjadi Rp2.559 Juta Per Gram

Amran Copot Pejabat Bapanas dan Perum Bulog yang Melakukan Penyelewengan Beras SPHP

More News

Mengakui sedang bersedih adalah tahapan terapi saat dighosting

Melupakan Rasa Sakit Karena Dighosting

Senin, 10 Februari 2025
Penampilan wajah tidak bisa jadi simbol kepribadian seseorang / Foto : Freepik

Orang Manipulatif Lebih Meyakinkan Karena Memiliki Daya Tarik di Wajah

Rabu, 28 Mei 2025
Orag yang memiliki harga diri tinggi menghargai kesendirian/ Foto : hackspirit

Perilaku Orang Bernilai Tinggi dengan Menghindari Drama Seperti Ini

Sabtu, 15 Maret 2025
Ilustrasi dialog dengan sifat sombong/ Foto : freepik

Cara Melindungi Diri dari Orang Pemilik Sifat Racun

Jumat, 8 Agustus 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id