Aktual.co.id – Sejarah Google dimulai pada Januari 1996. Adalah Larry Page dan Sergey Brin, mahasiswa Ph.D. di Universitas Stanford, memulai proyek penelitian untuk membangun mesin pencari yang lebih baik.
Keduanya mengembangkan algoritma bernama PageRank, yang menganalisis hubungan antar situs web; algoritma ini menentukan relevansinya berdasarkan jumlah tautan ke situs lain.
Ketika mesin pencari pertama kali dikembangkan, salah satu nama awalnya adalah “BackRub”. Nama ini kemudian diubah menjadi Google, sebuah kesalahan ejaan dari kata ‘Googol’, yang merupakan singkatan dari angka satu dengan 100 angka nol setelahnya.
Nama ini dipilih karena Google menyediakan banyak informasi dan menunjukkan bahwa informasi di internet tidak terbatas.
Pada 15 September 1997, Page dan Brin mendaftarkan domain “google.com”. Pada tahun 1998, setelah mendapatkan dana dari investor, Page dan Brin secara resmi mendirikan bisnis mereka di sebuah ruangan yang terhubung dengan garasi seorang teman di Menlo Park, California.
Pada Desember 1999, Google berada dalam mode beta, dengan sekitar 10.000 kueri penelusuran per hari yang dijawab.
Pada tahun 2003, Google memindahkan kantor pusatnya ke tempat yang sekarang dikenal sebagai Googleplex. Awalnya, kantor pusat ini seluas 40 hektar di Mountain View, California.
Seiring waktu, mereka membeli beberapa gedung di lokasi tersebut dan memberi mereka nama informal. Kampus ini berkonsep terbuka tanpa bilik, dan bola digunakan sebagai kursi.
Merriam-Webster menambahkan kata ‘Google’ ke dalam Kamus Collegiate-nya pada tahun 2006, yang mendefinisikannya sebagai: “menggunakan mesin pencari Google untuk mendapatkan informasi di internet.”
Perusahaan ini awalnya merupakan mesin pencari, tetapi kini menyediakan banyak layanan lain. Pada tahun 2015, perusahaan tersebut direstrukturisasi dan menjadi Alphabet Inc., dan Google menjadi anak perusahaan terbesarnya. (ndi/national today)
