• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Badan Geologi Menetapkan Status Awas pada Gunung Lewotobi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Badan Geologi Menetapkan Status Awas pada Gunung Lewotobi

Redaktur III Rabu, 15 Oktober 2025
Share
4 Min Read
Penampakan erupsi Gunung Lewotobi Laki - Laki / Foto: capture ANTARA
Penampakan erupsi Gunung Lewotobi Laki - Laki / Foto: capture ANTARA

Aktual.co.id – Berdasarkan hasil analisis visual dan instrumental menunjukkan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur masih tinggi sehingga gunung api itu masih ditetapkan pada Level IV (Awas).

“Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 km dan 7 km sektoral barat laut-timur laut dari pusat erupsi, serta tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah,” kata Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Rabu seperti dikutip ANTARA.

Dalam periode pengamatan tanggal 15 Oktober 2025 itu gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan intensitas sedang.

Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal tinggi sekitar 50-300 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah utara, barat daya, barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 22-32 derajat Celcius.

Baca Juga:  Saatnya Merayakan Hari Sandwich Es Krim Nasional di 2 Agustus

Lebih lanjut, terjadi letusan dengan tinggi 8000-10.000 meter dari puncak, kolom abu letusan berwarna kelabu. “Terjadi guguran, namun secara visual, jarak dan arah luncuran tidak teramati,” ujarnya.

Dijelaskan terjadi peningkatan signifikan pada aktivitas gempa vulkanik dalam (VA) pada 14 Oktober 2025 pukul 19.00 WITA.

Beberapa jam sebelumnya, tercatat dua kali gempa VA dengan amplitudo overscale. Sehingga status aktivitas Gunung Lewotobi dinaikkan menjadi Level IV (Awas) pada 14 Oktober 2025 pukul 21.30 WITA.

Ia menyebutkan erupsi pertama terjadi pada 14 Oktober 2025 pukul 23.37 WITA, didahului oleh 45 gempa VA (dua di antaranya overscale) dan satu gempa tektonik lokal (TL) overscale.

“Erupsi ini memuntahkan material ke segala arah dengan kolom abu mencapai ketinggian sekitar 9.000 meter, meskipun data tiltmeter menunjukkan tren penurunan,” katanya.

Baca Juga:  Museum NTB Ajari Warga Merawat Artefak Letusan Gunung Tambora

Selanjutnya, erupsi kedua terjadi pada 15 Oktober 2025 pukul 01.35 WITA, disertai suara dentuman yang terdengar hingga Lewolaga, sekitar 30 km dari pusat erupsi. Erupsi ini juga diiringi petir vulkanik dan menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 10.000 meter.

“Enam jam terakhir sebelum erupsi ketiga, tercatat peningkatan kembali aktivitas gempa VA sebanyak 33 kejadian, dan erupsi ketiga menghasilkan kolom abu mencapai sekitar 8.000 meter,” katanya.

Ia juga menjelaskan data kegempaan dari tanggal 14-15 Oktober hingga pukul 12.00 WITA yaitu, lima kali gempa erupsi, enam kali gempa guguran, lima kali gempa hembusan, 30 kali gempa tremor non-harmonik, lima kali gempa low frequency, satu kali gempa vulkanik dangkal, 156 kali gempa vulkanik dalam, delapan kali gempa tektonik lokal, delapan kali gempa tektonik jauh, dan satu kali getaran banjir.

Baca Juga:  Gunung Marapi Mengalami Erupsi di Sumatera Barat

Secara visual maupun kegempaan aktivitas Gunung Lewotobi masih tinggi meskipun hasil pemantauan data deformasi tiltmeter menunjukkan tren deflasi namun sementara itu, data Global Navigation Satellite System (GNSS) dalam periode yang sama memperlihatkan kenaikan pada komponen vertikal (deflasi).

“Kondisi ini mengindikasikan adanya migrasi magma dari kedalaman dalam menuju kedalaman dangkal yang menunjukkan tekanan dari dalam masih terjadi sehingga tubuh gunung api mengalami penggembungan, sehingga masih dapat berpotensi terjadi erupsi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Badan Geologi juga mengimbau masyarakat di sekitar wilayah rawan bencana agar mewaspadai potensi banjir lahar apabila terjadi hujan lebat, terutama pada daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, seperti di Nawakote, Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, hingga Nurabelen.

Warga yang terdampak hujan abu dianjurkan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk melindungi saluran pernapasan. (ANTARA)

 

SHARE
Ad imageAd image

Berita Aktual

Hoshi SEVENTEEN / Foto: Soompi
Hoshi SEVENTEEN Mengalami Cedera ACL Saat Menjalani Wajib Militer
Sabtu, 12 September 2026
Personel Polres Probolinggo bantu padamkan karhutla di Blok Pengol Bromo/ Foto: ANTARA
Kebakaran Meluas di Kawasan Gunung Bromo, Polres Probolinggo Terjunkan Personel Padamkan Karhutla
Sabtu, 12 September 2026
Ilustrasi fitur satelit pada Apple/ Foto: GSM Arena
Apple Memperpanjang Fitur Satelit Gratis untuk iPhone Model Lama
Sabtu, 12 September 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian / Foto: Ist
Presiden Iran Tidak Menyerah Atas Tekanan Ekonomi dari Amerika Serikat
Sabtu, 12 September 2026
Wakapolda Banten Brigjen Pol. Iwan Saktiadi saat memantau area Gunung Krakatau / Foto: ANTARA
Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak Diperluas Sekitar Area Gunung Krakatau
Sabtu, 12 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

AirPods 5 Mampu Menghadirkan Suara Jernih dan Meredam Kebisingan Maksimal

iPhone 18 Pro Max Hadir dengan Tampilan Sama dengan iPhone 17 Pro Max

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Iran Memperluas Zona Ekslusif Maritimnya Hingga Teluk Oman dan Laut Arab

Apple Akhirnya Merilis iPhone Duo yang Tersedia dengan Dua Warna

More News

Salah satu spot wisata Kali Ndayung, Kab Jepara / Foto : Ist

Kali Ndayung Wisata Unggulan yang Tersembunyi di Jepara

Rabu, 25 Juni 2025
Pegunungan Alpen di Jepang / Foto : capture RRI

Asal Usul Hari Pegunungan 11 Agustus Berawal dari Tradisi Jepang

Senin, 11 Agustus 2025
Kidzania Surabaya/dok.aktual.co.id

Kidzania Surabaya, Kota Mini Tempat Anak Belajar Bekerja Lewat 90 Profesi Seru

Sabtu, 19 April 2025
Kue Rarebit memiliki cara penyajian yang berbeda setiap kota / Foto: Ist

Mengenal Kue Welsh Rarebit yang Memiliki Kekhasan Setiap Negara

Rabu, 3 September 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id