• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Museum NTB Ajari Warga Merawat Artefak Letusan Gunung Tambora
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Museum NTB Ajari Warga Merawat Artefak Letusan Gunung Tambora

Redaktur III Senin, 2 Juni 2025
Share
2 Min Read

Aktual.co.id –

Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) mengajari cara merawat artefak bersejarah peninggalan kerajaan yang hilang akibat letusan Gunung Tambora kepada warga di Kabupaten Dompu, provinsi setempat.

“Kami berusaha untuk melakukan sosialisasi tentang perawatan artefak-artefak sejarah, memperlakukan benda-benda tersebut dengan baik, sehingga benda-benda itu bisa terawat dan terlestarikan sesuai dengan standar yang kami lakukan di museum,” kata Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam dalam pernyataan di Mataram, Senin (3/06/2025) seperti dikutip ANTARA.

Kegiatan sosialisasi merawat artefak warisan sejarah dan budaya tersebut dilakukan oleh pihak Museum NTB pada 27 Mei 2025 di Kecamatan Pekat.

Baca Juga:  Menjelajah Kampung Bule dan Hotel Budged di Prawirotaman Yogyakarta

Kecamatan Pekat menjadi salah satu tempat kegiatan perawatan koleksi, karena diyakini menjadi lokasi sebuah kerajaan kuno yang tertimbun akibat letusan dahsyat Gunung Tambora pada 1815.

Letusan itu tidak hanya mengguncang kawasan Nusantara, tetapi juga menutupi Kerajaan Tambora, Kerajaan Pekat, dan Kerajaan Sanggar yang berada di lereng Gunung Tambora.

Menurut Nuralam, letusan Gunung Tambora meninggalkan jejak peradaban yang hingga kini masih tersimpan dalam bentuk artefak-artefak berharga di tengah masyarakat setempat.

Masyarakat Kecamatan Pekat masih menyimpan berbagai benda peninggalan sejarah yang diyakini sebagai warisan dari kerajaan yang hilang. Ragam artefak itu menjadi bukti kejayaan masa lalu yang kini menjadi bagian penting dari identitas budaya lokal.

Baca Juga:  Desa Adat Wae Rebo Dinobatkan Sebagai Desa Tercatik No 2 di Dunia

“Masyarakat setempat masih menyimpan artefak-artefak yang merupakan warisan sejarah penting,” ungkap Nuralam.

Pentingnya perawatan koleksi agar benda-benda peninggalan sejarah dapat diwariskan kepada generasi mendatang, karena artefak menggambarkan identitas dan ciri khas masyarakat setempat.

Kecamatan Pekat merupakan salah satu kecamatan terluas dan terjauh di Kabupaten Dompu dengan luas wilayah 95,61 kilometer persegi atau sekitar 40,58 persen dari total luas wilayah Kabupaten Dompu, dan berjarak sekitar 124 kilometer dari ibu kota Dompu.

Kecamatan Pekat terdiri atas 12 desa dan memiliki jumlah penduduk sekitar 38.168 jiwa yang berasal dari berbagai suku dan budaya dengan dominasi suku Mbojo, Sasak, dan Bali.

Baca Juga:  Myanmar Akan Gelar Festival Thingyan Terapung

Camat Pekat Nuraini mengatakan hampir 60 persen masyarakat yang bermukim di Kecamatan Pekat adalah transmigran dari Pulau Lombok yang mengikuti program transmigrasi pemerintah pada tahun 1970. (ndi/ANTARA)

SHARE
Tag :Gunung TamboraMuseumwisataWisata Museum
Ad imageAd image

Berita Aktual

Logo YouTube/ Foto: Techcrunch
Youtube Meluncurkan Alat yang Memungkinkan Kreator Membuat Thumbnail Video Pendek
Sabtu, 25 Juli 2026
Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan/ Foto: The Guardian
Menteri Pendidikan India Mengundurkan Diri Akibat Desakan Demonstrasi Massa
Sabtu, 25 Juli 2026
Xiaomi 17 / Foto: GSM Arena
Rumor Peluncuran Xiaomi 18 Pro Segera Dilakukan di Pasar Eropa dan Asia
Sabtu, 25 Juli 2026
Sebuah kapal melintasi laut merah/ Foto: Anadolu
Sebuah Kapal Arab Saudi Tetap Melintasi Laut Merah Meski Mengalami Kerusakan Ringan
Sabtu, 25 Juli 2026
Logo ChatGPT-5 / foto : Ist
ChatGPT Mengalami Down Bagi Pengguna Sebagian Dunia
Sabtu, 25 Juli 2026

Mental Health

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Pengacara Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

Selai Kacang dan Coklat Belum Ada yang Mengetahui Asal Usulnya

Dinkes Sidoarjo Memperluas Skrining untuk Deteksi Dini Penyebaran HIV

Badai Tropis Noul Makin Menguat Berpotensi Memasuki Daratan Cina Selatan

Penggemar Kim Soo Hyun Menyumbangkan Pakaian Anak Tidak Mampu di Korea

More News

Petugas melakukan pendataan bagi kendaraan yang keluar masuk Cangar / Foto : capture ANTARA

Jalur Pacet Cangar – Batu Dibuka Secara Terbatas

Rabu, 23 April 2025
Aktifitas porter profesional / Foto :capture porter gunung profesional

Pasca Viralnya Agam Rinjani, Banyak yang Penasaran Tugas Porter Gunung

Sabtu, 28 Juni 2025
Penampakan Aurora/ Foto: time and date

Aurora Badai Matahari Kembali Terjadi dan Bisa Dilihat AS Bagian Utara

Minggu, 19 April 2026
Oatmeal berenda/ Foto: national today

Sejarah Oatmeal Sebagai Makanan Utama Hingga Menu Penurunan Berat Badan

Rabu, 18 Maret 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id