• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: UPN Veteran Jatim Bangun Budaya Etika dan Keamanan Digital di Tengah Ledakan Ekonomi Siber
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pakar Menulis

UPN Veteran Jatim Bangun Budaya Etika dan Keamanan Digital di Tengah Ledakan Ekonomi Siber

redaksi Rabu, 5 November 2025
Share
4 Min Read
Foto bersama usai kegiatan/dok.aktual.co.id
Foto bersama usai kegiatan/dok.aktual.co.id

Aktual.co.id — Di tengah derasnya arus digitalisasi dan ekonomi siber, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) menegaskan komitmennya untuk membangun masyarakat yang cerdas, beretika, dan tangguh di dunia maya. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Literasi Digital sebagai Fondasi Keamanan dan Etika Sosial di Era Ekonomi Digital”, kampus bela negara ini mengajak publik untuk menumbuhkan kesadaran kritis terhadap etika dan keamanan di ruang digital.

Kegiatan yang digelar pada Kamis (4/11/2025) ini menghadirkan Singgih Manggalou, S.IP., M.IP., dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPNVJT, sebagai narasumber utama, serta Bagus Nuari Harmawan sebagai dosen pendamping. Keduanya menekankan bahwa literasi digital bukan sekadar kemampuan mengoperasikan gawai, melainkan kecakapan berpikir kritis, memahami konteks informasi, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara daring.

“Kebebasan digital tidak berarti bebas tanpa batas. Justru di sanalah pentingnya etika dan tanggung jawab sosial agar kebebasan tidak berubah menjadi ancaman bagi masyarakat,” ujar Singgih dalam paparannya.

Baca Juga:  Kuatkan Ekonomi Digital, UPN Veteran Jatim Gelar Workshop Digital Marketing dan Affiliate Marketing

Ia menyoroti meningkatnya kasus disinformasi di media sosial. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), sepanjang 2024–2025 tercatat lebih dari 1.900 konten hoaks beredar, terutama seputar isu bantuan sosial, politik, dan kesehatan. “Setiap kali memasuki tahun politik, ujaran kebencian meningkat tajam. Banyak masyarakat belum mampu membedakan antara opini, fakta, dan manipulasi digital. Karena itu, literasi digital kini menjadi kebutuhan nasional,” tambahnya.

Selain disinformasi, Singgih juga mengingatkan bahaya kejahatan siber yang terus meningkat. Kerugian finansial akibat serangan siber di Indonesia pada awal 2025 mencapai Rp476 miliar, diikuti maraknya kasus kebocoran data pribadi. Ia menegaskan pentingnya penerapan prinsip “One Person One Data” dalam tata kelola digital. “Tanpa perlindungan data pribadi, kepercayaan publik terhadap teknologi akan runtuh. Padahal kepercayaan adalah modal utama dalam ekonomi digital,” ujarnya.

Baca Juga:  Korupsi di Kementerian Tenaga Kerja dan Relevansi Terhadap Target Pembangunan Berkelanjutan

Dosen pendamping kegiatan, Bagus Nuari Harmawan, menambahkan bahwa literasi digital juga harus dilihat dari sisi sosial dan budaya. “Etika digital bukan hanya soal tidak menyebarkan hoaks, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun komunikasi yang sehat, empatik, dan produktif di dunia maya,” jelasnya.

Kegiatan ini juga menyinggung perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang semakin merambah kehidupan publik, mulai dari pendidikan hingga ekonomi. Menurut Singgih, AI membawa peluang efisiensi dan inovasi, tetapi juga potensi bias dan manipulasi jika tak dibarengi kesadaran etis. “AI bisa menjadi alat bantu yang luar biasa, tapi tanpa panduan moral, ia bisa menjadi ancaman,” katanya.

Dari sisi ekonomi, peserta juga diajak memahami peluang di era ekonomi digital. Data BPS dan Kominfo menunjukkan jumlah pengusaha muda digital pada 2025 mencapai 58,81 juta orang, meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Singgih menilai hal ini sebagai potensi besar jika diimbangi kesadaran etika dan keamanan data.

Baca Juga:  Dosen Ilkom UPN Veteran Jatim Latih Siswa SMA Yadika Lampung Kuasai Public Speaking Profesional

“Anak muda adalah motor ekonomi digital kita. Tapi tanpa kesadaran etis, mereka bisa terseret dalam praktik curang atau eksploitasi data pribadi. Pendidikan digital harus menjadi bagian dari karakter bela negara,” tegasnya.

Baik Singgih maupun Bagus sepakat, penguatan literasi digital harus menjadi gerakan kolaboratif antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat sipil. Perguruan tinggi, menurut mereka, berperan penting sebagai katalis perubahan melalui riset, edukasi, dan pengabdian masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di UPN Veteran Jatim tidak sekadar mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter masyarakat digital yang etis, tangguh, dan berdaya saing global.

“Kami ingin masyarakat bukan hanya pengguna teknologi, tapi pelaku yang berdaulat di dunia digital,” pungkas Singgih. (Penulis: Bagus Nuari Harmawan)

SHARE
Tag :Prodi Administrasi PublikUPN Veteran Jawa Timur
Ad imageAd image

Berita Aktual

Samsung Galaxy M44/ Foto: Gizmochina
Samsung Bakal Meluncurkan Samsung Galaxy M47 yang Mulai Dilirik Pasar
Sabtu, 16 Mei 2026
Petugas layanan darurat bekerja di lokasi kecelakaan di Jalan Asok-Din Daeng yang melibatkan tabrakan kereta api dengan bus dan beberapa mobil/ Foto: Aljazeera
Delapan Orang Tewas dan 25 Luka Luka Kecelakaan KA vs Mobil Barang di Bangkok
Sabtu, 16 Mei 2026
Presiden Prabowo usai meresmikan koperasi merah putih/ Foto: setneg
Presiden Prabowo: MBG dan Koperasi Merah Putih Bangkitkan Ekonomi Rakyat
Sabtu, 16 Mei 2026
Ketua Samsung Electronics Co., Lee Jae-yong / Foto: Yonhap
Ketua Samsung Electronics Mengatakan Semua Pekerja Adalah Keluarga
Sabtu, 16 Mei 2026
Jang Dong Joo / Foto: Allkpop
Sebelum Mengudurkan Diri, Jang Dong Joo Terlibat Pembayaran Tagihan Hiburan Malam
Sabtu, 16 Mei 2026

Mental Health

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ilustrasi serangan asma/ Foto: national today

Hari Asma se Dunia Memperingatkan Bahaya Kesehatan Pernapasan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Tiga Anggota tripleS Mengalami Kecelakaan Mobil Ringan dan Tidak Tampil

Instagram Meluncurkan Aplikasi Foto Baru Bernama Instants.

Serikat Pekerja Samsung Elektronik Berencana Mogok Kerja Terkait Bonus Kinerja

Rumor Apple Menggunakan Prosesor Intel Semakin Menjadi Kenyataan

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

More News

Anak panti menunjukkan kreativitasnya setelah dibina mahasiswa UPN Veteran Jatim/dok.aktual.co.id

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ajak Anak Panti Belajar Toleransi dan Cinta Tanah Air Lewat Kreativitas

Kamis, 9 April 2026
Pelaksanaan webiner literasi keuangan/dok.istimewa

Kuatkan Literasi Keuangan, UPN Veteran Jatim dan KKKS Plosoklaten Gelar Webinar “Guru Cerdas Financial”

Senin, 17 November 2025
Ilustrasi industri / Foto : Freepik

Saatnya Bergeser dari Narasi Hilirisasi ke Reindustrialisasi

Sabtu, 14 Februari 2026
Proses FGD bersama peserta/dok.istimewa

Angka Persalinan Sesar Meningkat, Dosen Kebidanan FK Unair Cetuskan Birth Plan Berbasis Co-Design

Senin, 22 Desember 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id