• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Korban Perundungan Sering Kali Samar Karena Menunjukkan Baik-Baik Saja
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Korban Perundungan Sering Kali Samar Karena Menunjukkan Baik-Baik Saja

Redaktur III Sabtu, 8 November 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi stop bullying/ Foto: freepik
Ilustrasi stop bullying/ Foto: freepik

Aktual.co.id – Korban perudungan banyak yang tidak menampakkan secara kasat mata karena menampilkan kondisi yang baik-baik saja, hal itu disampaikan oleh dr.Riko Lazuardi, Sp.KJ, dokter spesialis kedokteran jiwa dari RS Bakti Dharma Husada, Surabaya, Sabtu (8/11).

Menurut dr. Riko, membutuhkan proses pemeriksaan dan penilaian yang hati-hati dan cermat untuk memastikan seorang anak menjadi korban perundungan. “Karena gejala tidak selalu tampak di permukaan atau dikatakan langsung. Namun seringkali tanda – tanda samar mulai dapat dikenali, mulai dari masalah akademik, sering ijin sakit, sering bolos, prestasi menurun, tampak menyendiri di sekolah, gangguannya emosional  seperti mudah marah, menangis, atau bahkan apatis. Jika ada tanda – tanda seperti ini, sebaiknya mulai waspada,” katanya ketika dihubungi aktual.

Baca Juga:  Perceraian Orang Tua Tidak Serta Merta Membuat Anak Menjadi Depresi
dr. Riko Lazuardi, Sp.KJ
dr. Riko Lazuardi, Sp.KJ

Disampaikan jika deteksi dini bisa melibatkan banyak pihak, mulai guru atau teman yang ada di sekitarnya. “Untuk pengamatan dari guru bisa dilihat dari menyendiri, emosional, sering ke UKS, jadi lebih murung atau pendiam, nilai jelek,” katanya.

Ditambankan oleh dr. Riko, jika ada tanda – tanda luka atau memar di badan ada barang – barang yang sering rusak atau hilang apalagi kalo ada kultur bullying yang dilaporkan segera mendapatkan penanganan.

“Sementara untuk pengamatan teman bisa ditanyakan apakah ada perubahan sikap korban? Apakah ada tanda – tanda menyendiri atau ketakutan? Adakah saksi dari perundungan? Sering kali pengamat bullying atau bystander ini sering kali juga korban secara tidak langsung,” katanya.

Baca Juga:  Jika Memasuki Usia 50 Tahun Mulai Memikirkan Perilaku Ini

Umumnya kata dr.Riko, mereka tidak berani membela atau melaporkan karena takut dibully juga. Jadi perlu pendekatan yang baik Selain di sekolah juga butuh pengamatan orang tua, katanya,  seperti perubahan sikap anak di rumah yang lebih pemarah, tidak mau ke sekolah, ingin pindah sekolah, sering sakit dan lain-lain.

“Ketiga ini perlu saling melengkapi. Ada salah satu saja laporan dari satu pihak, maka perlu ditelusuri. Screening tentunya dengan menanyakan langsung pada korban,” ungkap dr.Riko.

Ditambahkan memadukan tiga pengamatan dan laporan tadi, dari guru, teman, dan orang tua, jika diperlukan konsul, maka tidak perlu ragu  konsul ke profesional.

Baca Juga:  Orang yang Selalu Mengeluh Menujukkan Sifat Beracun Ini, Menurut Analisa Psikologi

“Beberapa ada yang terlihat kasat mata, bahkan pengakuan dari korban, tapi beberapa tidak diketahui.  Karena itu perlu cermat memperhatikan perubahan kecil yang ada,” ungkapnya.

Di fase lanjut tambah dr. Riko, ada yang justru jadi agitasi, sering marah, agresif, dan membahayakan diri sendiri atau orang lain, karena sudah putus asa. “Yang lebih penting, sebetulnya memang upaya pencegahan, dengan membuat sistem yang meningkatkan kesadaran gangguan jiwa di sekolah. Sehingga meminimalisir kasus yang terjadi,” kata dr.Riko. (ndi)

SHARE
Tag :Gangguan CemasGangguan KejiwaanMental health
Ad imageAd image

Berita Aktual

Samsung Galaxy M44/ Foto: Gizmochina
Samsung Bakal Meluncurkan Samsung Galaxy M47 yang Mulai Dilirik Pasar
Sabtu, 16 Mei 2026
Petugas layanan darurat bekerja di lokasi kecelakaan di Jalan Asok-Din Daeng yang melibatkan tabrakan kereta api dengan bus dan beberapa mobil/ Foto: Aljazeera
Delapan Orang Tewas dan 25 Luka Luka Kecelakaan KA vs Mobil Barang di Bangkok
Sabtu, 16 Mei 2026
Presiden Prabowo usai meresmikan koperasi merah putih/ Foto: setneg
Presiden Prabowo: MBG dan Koperasi Merah Putih Bangkitkan Ekonomi Rakyat
Sabtu, 16 Mei 2026
Ketua Samsung Electronics Co., Lee Jae-yong / Foto: Yonhap
Ketua Samsung Electronics Mengatakan Semua Pekerja Adalah Keluarga
Sabtu, 16 Mei 2026
Jang Dong Joo / Foto: Allkpop
Sebelum Mengudurkan Diri, Jang Dong Joo Terlibat Pembayaran Tagihan Hiburan Malam
Sabtu, 16 Mei 2026

Mental Health

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ilustrasi serangan asma/ Foto: national today

Hari Asma se Dunia Memperingatkan Bahaya Kesehatan Pernapasan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Tiga Anggota tripleS Mengalami Kecelakaan Mobil Ringan dan Tidak Tampil

Instagram Meluncurkan Aplikasi Foto Baru Bernama Instants.

Serikat Pekerja Samsung Elektronik Berencana Mogok Kerja Terkait Bonus Kinerja

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Nadiem Datangi Driver Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Penjara

More News

Media sosial menjadi pilihan untuk menyampaikan argumentasi politik/ Foto : Ist

Penelitian Menyebutkan, Permusuhan Politik Memotivasi Saling Serang di Media Sosial

Sabtu, 22 Maret 2025
Orang yang memiliki kecerdasan emosional memiliki kemampuan komunikasi lebih baik / Foto : Freepik

Berikut Kemampaun Orang dalam Berkomunikasi Menggunakan Kecerdasan Emosional

Senin, 28 April 2025
Korban ghosting akan melakukan ghosting kepada orang lain / Foto : freepik

Korban Ghosting Cenderung Melakukan Ghosting Kepada Orang Lain

Minggu, 8 Juni 2025
Ilustrasi dialog saling mendengarkan / Foto : freepik

Kalimat yang Menunjukkan Pribadi Sehat Secara Mental Menurut Psikologi

Rabu, 2 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id