• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Jika Memiliki Kebiasaan Menyelesaikan Kalimat Orang Lain Memiliki Kepribadian Ini.
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Jika Memiliki Kebiasaan Menyelesaikan Kalimat Orang Lain Memiliki Kepribadian Ini.

Redaktur III Sabtu, 19 Juli 2025
Share
4 Min Read
Ilustrasi ngobrol bersama teman / Foto : geediting
Ilustrasi ngobrol bersama teman / Foto : geediting

Aktual.co.id – Pernahkah mendapati seseorang yang sering menyelesaikan kalimat orang lain? Bisa jadi diri sendiri memiliki kebiasaan seperti ini.

Psikolog Olivia Reid penulis pada akun geediting juga memiliki kebiasaan seperti ini. Semula dirinya khawatir jika kebiasaan ini salah satu hal yang mengganggu, namun setelah dipelajari ternaya menyimpan kepribadian yang tersembunyi.

Seorang Pengamat yang Baik

Menurut Olivia menjadi pengamat yang baik bukan hanya tentang memprediksi apa yang akan dikatakan orang lain. Melainkan memperhatikan reaksi dan menyesuaikan perilaku masing – masing.

“Saya mulai menyadari kebiasaan menyelesaikan kalimat tidak selalu diterima dengan baik. Beberapa orang menyukainya, tetapi yang lain menganggapnya mengganggu,” katanya.

Pengamatan ini membuat dirinya memikirkan kembali pendekatan yang selama ini dia lakukan. Sekarang, dirinya menggunakan kemampuan observasi untuk mengamati bagaimana orang merespons ketika menyelesaikan kalimatnya.

Baca Juga:  Perilaku Orang yang Membuka Kulkas Tanpa Mengeluarkan Apa pun Memiliki Kepribadian Berikut Ini

Seorang Ekstrovert

Jika secara teratur melengkapi kalimat orang lain, seorang ekstrovert. Kaum ekstrovert akan langsung ikut menyelesaikan kalimat karena aktif dalam percakapan.

Namun, penting menyeimbangkan antusiasme dengan rasa hormat terhadap pikiran dan perkataan orang lain. Jadi sebaiknya tetap belajar untuk mendengarkan orang lain berbicara sampai selesai.

Seorang yang Berprestasi Tinggi

Penting untuk diingat bahwa percakapan bukan hanya tentang bertukar informasi, tetapi juga tentang membangun hubungan.

Otaknya yang terus bergerak membuatnya tidak bisa menahan meneruskan kata kata orang yang ngobrol bersamanya.

Namun Olivia Reid tetap memberikan panduan bahwa yang terbaik adalah mendengarkan sampai orang tersebut berbicara.

Seorang Pemecah Masalah

Menurut sebuah penelitian, orang yang sering menyela pembicaraan dengan memberikan solusi , atau menyelesaikan kalimat orang lain, sering dianggap memiliki dominasi dan kendali yang tinggi .

Baca Juga:  Individu dengan Kecemasan Cenderung Depresi Ketika Diabaikan oleh Pasangan

Meskipun berorientasi pada solusi itu bagus, namun mendengarkan ucapan orang hingga berakhir sama halnya memberikan ruang orang lain untuk berekspresi.

Secara Alami Ingin Tahu

Rasa ingin tahu ini sering kali membuat seseorang tidak sabar untuk menyelesaikan kalimat orang lain. Bukan karena ingin menyela, tetapi bersemangat berkontribusi dalam percakapan tersebut.

Namun, meskipun keingintahuan dihargai dalam beberapa hal, namun hal itu dapat dianggap sebagai gangguan dalam hal lain.

Ada batas tipis antara tertarik pada apa yang dikatakan orang lain dan mengambil alih cerita. Sekarang, berusahalah secara sadar untuk menahan diri dan membiarkan orang lain menyelesaikan pemikirannya sebelum menyampaikan pandangan.

Seorang Pendengar yang Berempati

Baca Juga:  Kebiasaan Sehari-hari yang Melindungi Otak dari Penurunan Kognitif

Orang ini peka terhadap perasaan orang lain dan dapat memprediksi pikiran lawan bicaranya tersebut, sehingga selalu melengkapi kalimatnya.

Meskipun sifat empati  merupakan suatu kekuatan, namun penting memastikan tidak melewati batas dan menjadi intrusi.

Mendengarkan berarti memahami, bukan terburu-buru mengisi kekosongan. Kesadaran ini membantu memanfaatkan empati secara lebih efektif dalam percakapan.

Seorang Pemikir Cepat

Psikologi memberi tahu bahwa orang yang sering melengkapi kalimat untuk orang lain cenderung memproses informasi lebih cepat daripada kebanyakan orang.

Berpikir cepat tidak selalu buruk malah bisa menguntungkan dalam situasi tertentu. Namun tetap dipahami bahwa menunggu orang untuk berbicara sampai selesai adalah yang baik.

Mungkin awalnya tidak mudah, tetapi dengan latihan dapat belajar menyeimbangkan sifat berpikir cepat  dengan mendengarkan dengan sabar. (ndi)

 

SHARE
Tag :kesehatan jiwaMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Para lansia berolahraga dengan dumbel kayu dalam acara kesehatan yang menandai "Hari Penghormatan Lansia" Jepang /Foto: REUTERS
Jumlah Lansia Usia di Atas 100 Tahun Mencapai 107 Ribu di Jepang
Selasa, 15 September 2026
Purbaya Budi Sadewa/ Foto: Ist
Purbaya Menyerahkan ke Suahasil dengan Keahliannya Pimpin Kemenkeu
Selasa, 15 September 2026
Aktivitas SPBU di Makassar/ Foto: ANTARA
Pertamina Yakinkan Akan Memulihkan Layanan BBM di Kota Makassar
Selasa, 15 September 2026
Prediksi tampilan Galaxy S27/ Foto: gizmochina
Dirumorkan Samsung Galaxy S27 Menggunakan OLED M16 Terbaru
Selasa, 15 September 2026
Foto Pre Wedding Won Hyun Jun dan Lee Su Jin / Foto: Soompi
Won Hyun Jun dan Lee Su Jin Umumkan Jadwal Pernikahan Mereka
Selasa, 15 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mengenal Prof. Dr. Suahasil Nazara yang Dilantik Menjadi Menkeu

Data Sementara Enam Korban Meninggal dari 103 Orang Terevakuasi Kapal Virgo Transport 8

Menkeu Suahasil Mengatakan Akan Menjaga Defisit di Bawah 3 Persen

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max Sudah Bisa Dilakukan Pemesanan

More News

Penelitian otak memancarkan cahaya redup / Foto : psypost

Studi : Otak Manusia Memancarkan Sinyal Cahaya yang Redup

Sabtu, 26 Juli 2025
Menatap mata serta memperhatikan orang bicara bentuk penghargaan kepada orang lain / Foto : Freepik

Kebiasaan Kecil yang Membuat Orang Menghormati Anda, Menurut Psikologi

Kamis, 24 April 2025
Berhubungan dengan orang toxic hanya menguras tenaga / Foto : Ist

Ciri Pemilik Kepribadian Racun yang Menguras Emosi Orang Lain

Sabtu, 24 Mei 2025
Perilaku racun sering kali mengajak untuk berdebat dan bertengkar / Foto : freepik

Berikut Kebiasaan Menyebalkan yang Merasa Berhak Atas Waktu dan Energi Seseorang

Kamis, 19 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id