Aktual.co.id – Asal usul kue kering memang memiliki kisah yang menarik. Konon, kue kering kali pertama muncul akibat kesalahan saat para pembuat kue dari Persia (sekarang Iran) sedang menguji suhu oven mereka.
Para pembuat kue mengambil sedikit adonan kue dan memasukkannya ke dalam oven dalam bentuk bulat kecil, dan voila! Namu nada kesalahan saat mengatur suhu di oven, maka lahirlah kue kering tersebut.
Dikutip dari National Today, bangsa Persia juga termasuk yang pertama memanen gula, sehingga kue kering manis ini sukses besar. Kue kering dengan cepat menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Amerika dan beberapa negara di Eropa dan Asia.
Varian kue baru muncul setelah mencapai Amerika. Jumbles, Plunkett’s, dan Crybabies menjadi sangat populer. Di antara jenis kue ini yang menjadi terkenal adalah kue pertapa.
Kue pertapa dibuat dengan menambahkan rempah-rempah eksotis, yang diekspor dari anak benua India, seperti kayu manis dan cengkeh.
Pada tahun 1880, Buku Resep Champlain Valley diterbitkan oleh para wanita dari Gereja Trinity, Plattsburgh, New York, yang menyebutkan resep kue pertapa di dalamnya.
Pada tahun yang sama, Nona Parloa dari Boston, Massachusetts, menerbitkan bukunya ‘Buku Masak Baru Nona Parloa,’ dan buku itu berisi resep untuk kue dan kue pertapa secara terpisah. Dalam versi asli resep Nona Parloa, telur dan gula tidak digunakan.
Pada tahun 1896, Fannie Farmer memasukkan versi resepnya ke dalam buku masaknya, “Boston Cooking-School Cook Book”, yang menyertakan rempah-rempah seperti kayu manis, pala, dan cengkeh ke dalam adonan.
Pada tahun 1936, kismis, kismis hitam, dan buah-buahan kering lainnya ditambahkan ke dalam resep. Resep kue hermit pedas ini merupakan resep klasik yang telah diwariskan turun-temurun. Hari Kue Hermit Pedas Nasional diciptakan untuk mengenang resep lezat yang menjadi favorit semua orang ini. (ndi/National Today)
