Aktual.co.id – Hari Anak Se Dunia diperingati setiap tanggal 20 November di seluruh dunia. Hari ini merupakan hari istimewa yang didedikasikan untuk menyoroti hak-hak anak dan remaja serta memastikan suara mereka didengar.
Hari ini mendorong kebersamaan di seluruh dunia, meningkatkan kesadaran akan permasalahan yang dihadapi anak-anak di setiap belahan dunia, dan meningkatkan kesejahteraan semua anak.
Hari Anak Se Dunia juga mendorong semua negara untuk bertindak demi kepentingan terbaik anak-anak dan memastikan anak-anak memiliki hak mendapatkan pertimbangan utama dalam semua keputusan, kebijakan, dan program sosial, ekonomi, dan politik yang berdampak pada mereka.
Di tahun 1959, Majelis Umum PBB mengadopsi Deklarasi Hak-Hak Anak yakni dokumen yang membahas hak-hak anak. Pada tahun 1989, di hari yang sama, Majelis Umum PBB meratifikasi Konvensi Hak-Hak Anak dan menjadikan 20 November sebagai Hari Anak Nasional.
Tahun 1995, Lee Rechter, seorang pensiunan konselor sekolah, berinisiatif menciptakan Hari Anak Nasional. Pada tahun 2001, impian ini menjadi kenyataan. Presiden George W. Bush menandatangani proklamasi agar Amerika Serikat memperingati hari tersebut pada tanggal 3 Juni.
Deklarasi presiden ini mengusulkan dukungan bagi anak-anak dalam upaya mereka sejak dini. Meskipun awalnya hanya dirayakan satu hari, tujuan peringatan ini adalah untuk memupuk dan menjunjung tinggi keyakinan bahwa semua anak, terlepas dari latar belakang mereka, berhak mendapatkan kesempatan yang sama.
Namun, Rechter terus berupaya untuk mewujudkan perayaan tersebut. Ia akhirnya berhasil dan selama tujuh tahun berikutnya, tepatnya pada hari Minggu di awal Juni, Presiden Bush mendeklarasikan Hari Anak Nasional.
Tahun 2009, ketika Presiden Barack Obama menjabat, beliau mengubah peringatan tersebut menjadi November. Sejak saat itu, Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 20 November, saat anak-anak bersekolah dan berkumpul dengan keluarga.
Hari Anak Nasional menawarkan titik masuk yang tepat untuk mengadvokasi, mempromosikan, dan merayakan hak-hak anak, dan terlibat dalam dialog dan tindakan yang akan membangun dunia yang lebih baik bagi anak-anak. (ndi/national today)
