Aktual.co.id – Tak diragukan lagi, puncak fenomena langit terbaik tahun 2025, akan ada pertunjukan hujan meteor Geminid.
Pertunjukan kembang api langit pra-Natal ini diperkirakan mencapai puncaknya selama malam hari yang panjang dan gelap pada Sabtu, 13 Desember, hingga Minggu pagi, 14 Desember.
Bulan akan berbentuk sabit memudar yang baru akan terbit menjelang fajar ketika hujan meteor Geminid mencapai puncaknya.
Hujan meteor tahunan ini sama dengan Perseid di bulan Agustus dan kini, menurut pakar meteor Inggris Alastair McBeath, salah satu yang terbaik yang pernah terlihat dari bumi.
Diprediksi banyak yang tidak bersemangat menghabiskan malam di bawah bintang-bintang mencari meteor Geminid. Lagipula, pertengahan Desember waktu yang dingin untuk berbaring di malam hari dan menatap langit.
Namun, para pengamat meteor menyarankan agar menyaksikan Geminid karena sebagai hujan meteor yang paling indah di akhir tahun 2025.
Karena diprediksi cantik maka hujan meteor ini dijuluki Gems karena dianggap bagaikan permata yang jarang terlihat dalam moment tahunan. ‘Gems’ adalah meteor yang kaya akan meteor dan tampaknya sedang meningkat.
Tahun ini, menurut Kalender Hujan Meteor Organisasi Meteor Internasional (IMO), Geminid digolongkan sebagai hujan meteor tahunan utama terbaik dan paling andal yang dapat diamati saat ini.
Bahkan, pada tahun 2025 kondisi pengamatan Geminid hampir optimal. Bulan yang berusia 24½ hari ini berbentuk sabit dengan iluminasi 27 persen di Virgo dan baru terbit setelah pukul 02.00 waktu setempat pada Minggu pagi, tanggal 14 Desember. (ndi/space)
