Aktual.co.id – ADOR telah mengajukan gugatan untuk menuntut penalti kontrak dan ganti rugi terhadap Danielle, salah satu anggota keluarganya, dan mantan CEO Min Hee Jin yang telah dikeluarkan dalam agensi tersebut.
Mengutip dari KBzoom, bahwa jumlah yang dituntut dilaporkan sekitar ₩43,1 miliar (Rp 487 miliar) dan kasus tersebut telah ditugaskan ke Divisi Perdata 31 Pengadilan Distrik Pusat Seoul dengan Hakim Ketua Nam In-soo.
Panel peradilan ini adalah panel yang sama yang sebelumnya menangani gugatan antara HYBE dan mantan CEO Min Hee Jin terkait pemutusan perjanjian pemegang saham dan pelaksanaan opsi jual.
Pada tanggal 29 Desember, ADOR mengumumkan pemutusan kontrak eksklusif Danielle. “Kami memutuskan bahwa akan sulit terus bekerja sama dengan Danielle sebagai anggota NewJeans dan artis ADOR, dan oleh karena itu kami memberitahukan pemutusan kontrak eksklusifnya,” katanya.
Mereka menambahkan akan berencana menuntut secara hukum anggota keluarga Danielle dan mantan CEO Min Hee Jin, yang memikul tanggung jawab signifikan atas penyebab perselisihan ini dan atas kepergian NewJeans serta keterlambatan kembalinya mereka.
Gugatan ini merupakan kelanjutan dari perselisihan yang sedang berlangsung mengenai kontrak eksklusif antara NewJeans dan ADOR.
Setelah mantan CEO Min Hee Jin mengundurkan diri pada November 2024, NewJeans mengadakan konferensi pers darurat dan mengklaim kontrak eksklusif telah diakhiri pada tengah malam tanggal 29 November.
Sebagai tanggapan, ADOR mengajukan gugatan untuk mengkonfirmasi keabsahan kontrak eksklusif tersebut, dan pengadilan memutuskan mendukung ADOR.
Masa depan anggota kini berbeda. Haerin dan Hyein kembali ke ADOR bulan lalu, sementara Hanni mengkonfirmasi kepulangannya pada 29 Desember 2025.
Minji saat ini sedang melanjutkan diskusi dengan agensi tersebut. Mantan CEO Min Hee Jin telah menempuh jalan yang berbeda setelah mendirikan perusahaan manajemen baru. (ndi/Kbzoom)
