Aktual.co.id – Radio adalah media yang tetap digunakan sepanjang waktu. Ia merupakan platform untuk menyampaikan informasi, mendidik masyarakat, memungkinkan ekspresi lintas budaya, dan tentu saja, memutar semua musik favorit kita.
Seberapa pun canggihnya teknologi, radio tetap merupakan media yang tak tergantikan, terutama saat terjadi bencana alam atau bencana buatan manusia.
Banyak orang dalam sejarah telah berkontribusi dalam menyempurnakan gelombang dan frekuensi radio, tetapi penemu Italia Guglielmo Marconi-lah yang membuktikan kelayakan komunikasi melalui radio.
Mengutip national today, Ia mengirim dan menerima telegram melalui sinyal radio pertama dalam sejarah dari Italia pada tahun 1895.
Stasiun radio pertama di Amerika didirikan di Pittsburgh pada tahun 1919, dan radio FM memulai debutnya pada tahun 1939.
Siaran melalui radio beralih ke digital pada tahun 1994, ketika streaming radio dimulai melalui internet. Hal ini disertai dengan stasiun radio 24 jam khusus internet pertama.
Pada tahun 2011, dalam sesi ke-36 Konferensi Umum UNESCO, tanggal 13 Februari diproklamasikan sebagai Hari Radio Sedunia.
Tanggal ini dipilih oleh direktur jenderal UNESCO karena bertepatan dengan hari jadi layanan penyiaran internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang didirikan pada tanggal 13 Februari 1946.
Tanpa menggunakan konten atau videografi yang mahal, radio satu-satunya media siaran saat ini yang menyajikan hiburan, berita lokal, informasi olahraga, diskusi, musik yang bagus, dan merupakan cara yang efektif untuk pemasaran. (ndi/national today)
