• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: PP Muhammadiyah: Kitab Falak Abad ke- 19 Ungkap 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 18 Februari 2026
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

PP Muhammadiyah: Kitab Falak Abad ke- 19 Ungkap 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 18 Februari 2026

Redaktur III Selasa, 17 Februari 2026
Share
5 Min Read
Ilustrasi bendera Muhammadiyah/ Foto: Ist
Ilustrasi bendera Muhammadiyah/ Foto: Ist

Aktual.co.id – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026.

Penetapan ini didasarkan pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). KHGT ini sistem penanggalan internasional yang menggunakan kriteria satu hari satu tanggal di seluruh dunia.

Berdasarkan keterangan dari Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syamsul Anwar, KHGT hadir sebagai solusi atas problematika perbedaan hari besar Islam.

“KHGT menggunakan prinsip bahwa jika hilal sudah terpenuhi di bagian bumi mana pun menurut parameter tertentu, maka tanggal baru dimulai bagi seluruh dunia secara serempak,” ungkap Syamsul Anwar di laman Muhammadiyah.

Di balik kecanggihan teknologi komputasi masa kini, terselip sebuah fakta sejarah yang memukau. Jauh sebelum era satelit dan algoritma modern, seorang ahli falak terkemuka dari Mesir pada abad ke-19 telah memprediksi tanggal yang sama persis dengan akurasi yang mencengangkan.

Informasi mengenai naskah bersejarah ini didapati melalui Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ajengan Wawan Gunawan Abdul Wahid, yang membagikannya di grup WhatsApp pada Selasa (17/02).

Baca Juga:  Presiden Prabowo Memberikan Penghormatan Terakhir kepada Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

“Tokoh jenius di balik perhitungan tersebut adalah Muhammad Mukhtar Pasha, seorang cendekiawan sekaligus militer Mesir yang menyusun mahakarya berjudul Al-Tawfīqāt al-Ilhāmiyyah fī al-Muqāranat al-Tawārīkh al-Hijriyyah bi al-Sinīn al-Ifranjiyyah wa al-Qibṭiyyah,” ketik Syamsul.

Kitab ini merupakan karya sinkronisasi sistematis yang membandingkan tahun-tahun dalam kalender Hijriah (Hilāliyyah) dengan kalender Syamsiyah, baik versi Masehi/Eropa (Ifranjiyyah) maupun kalender Mesir kuno (Qibṭiyyah).

“Dalam mukadimahnya, Mukhtar Pasha menunjukkan kerendahan hati sekaligus visi yang jauh ke depan. Ia menarasikan bahwa Allah menjadikan matahari dan bulan sebagai tanda kebesaran-Nya yang tidak terpengaruh oleh kematian atau kehidupan seseorang (lā yankasifāni li mawti aḥadin wa lā liḥayātih),” ulas Syamsul.

Baginya, memahami gerak cakrawala adalah kebutuhan vital manusia (ḍarūrata ma‘rifatih bi al-awqāt) demi menjalankan kewajiban agama (liyu’addiya mafrūḍātih al-dīniyyah) dan urusan duniawi (wa yaqūma bi wājibāti ma‘āsyih al-dunyawiyyah).

Disampaikan juga, jika Mukhtar Pasha menekankan pentingnya sejarah bagi peradaban. “Ia menyebut bahwa bangsa-bangsa selalu rindu untuk menjaga sejarah leluhur mereka (tasyrru’bu al-a‘nāq… ilā ḥifẓi tārīkh al-salaf al-awwal),” ungkap Syamsul

Baca Juga:  Nutrisi Sehat Saat Puasa: Sederhana, Cukup, dan Optimal

Namun, karya sebelumnya justru banyak menimbulkan kebingungan karena perbedaan metode, sehingga ia berusaha menyusun sistem yang lebih teratur melalui metode penanggalan (taqwīm) berbasis penelitian lurus/teliti (manhaj al-taḥarrī al-qawīm). “Motivasi inilah yang mendorongnya menyusun penanggalan yang ia proyeksikan hingga tahun 1500 Hijriah,” ujarnya.

Disampaikan pula yang mengesankan adalah tabel untuk tahun 1447 Hijriah yang terdapat pada halaman 764 dalam naskah tersebut. Muhammad Mukhtar Pasha secara eksplisit mencantumkan konversi waktu yang sangat mendetail.

Menurut Mukhtar Pasha, 1 Ramadan 1447 H ditetapkan jatuh pada hari Rabu (al-Arbi‘ā’). Tanggal tersebut bertepatan dengan 18 Februari 2026 Masehi (18 Fibrāyir). Selain itu, Mukhtar Pasha juga telah memprediksi awal Syawal 1447 H (Idul Fitri) jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026 Masehi (20 Māris).

“Bisa jadi, keselarasan sempurna antara prediksi Mukhtar Pasha dan KHGT ini merupakan “kebetulan”. Meskipun ditulis pada abad ke-19 di Mesir, era di mana perhitungan dilakukan secara manual tanpa bantuan komputer super, hasil kerja keras Mukhtar Pasha secara mengejutkan mampu “bertemu” dengan hasil ijtihad kalender global modern pada titik koordinat waktu yang sama persis,”

Baca Juga:  Peneliti Sepakat Puasa Baik untuk Kesehatan dan Penurunan Berat Badan

Ketepatan ini, kata Syamsul, memicu pertanyaan: kriteria apa yang sebenarnya digunakan oleh Mukhtar Pasha?

Meskipun Mukhtar Pasha tidak menjelaskan mendetail algoritma spesifik yang dipakai, tambah Syamsul, kuat dugaan ia menggunakan pendekatan Kriteria Global.

“Mengingat membandingkan tahun Hijriah dengan tahun Syamsiyah secara presisi untuk rentang waktu ratusan tahun,”

Hal ini sekaligus menyiratkan sebuah pesan penting bahwa gagasan mengenai kalender Islam yang bersifat “global” boleh jadi sudah muncul dan dipraktikkan sejak abad ke-19, atau bahkan mungkin jauh sebelum itu.

Disampaikan bahwa Muhammadiyah mendasarkan penetapan KHGT, bukan khusus merujuk pada kitab ini. Mengingat perbedaan kriteria yang mungkin terjadi di masa depan, sangat mungkin terdapat perbedaan tanggal pada tahun-tahun lainnya.(ndi/Muhammadiyah)

SHARE
Tag :muhammadiyahpuasapuasa ramadhan
Ad imageAd image

Berita Aktual

Kapal tangker di Selat Hormuz/ Foto: Aljazeera
Iran Dilaporkan Menolak Usulan Gencatan Senjata dengan Amerika Serikat
Jumat, 24 Juli 2026
Kim Soo Hyun / Foto: Allkpop
Penggemar Kim Soo Hyun Menyumbangkan Pakaian Anak Tidak Mampu di Korea
Jumat, 24 Juli 2026
Gambaran iPhone Ultra/ Foto: GSM Arena
Beredar Rumor iPhone Ultra Akan Ditunda Tanggal Perilisannya
Jumat, 24 Juli 2026
Sebuah kapal tanker yang diserang di Laut Merah/ Foto: Anadolu
Kemenlu RI Kecam Penyerangan Kapal di Perairan Laut Merah
Jumat, 24 Juli 2026
Dampak gempa di Peru/ Foto: Ist
Pemerintah Peru Mengumumkan Keadaan Darurat Bencana Pasca Gempa Magnitude 5,1
Jumat, 24 Juli 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ilustrasi depresi/ Foto: freepik

Peristiwa Negatif Memicu Gejala Depresi pada Remaja Putri dan Putra.

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Kemenkes Venezuela Umumkan Tiga Kematian Akibat Hantavirus

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono Menggantikan Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN

Pengacara Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

Selai Kacang dan Coklat Belum Ada yang Mengetahui Asal Usulnya

PO dari Block B Mengalami Kecelakaan di Jeju

More News

Penampakan pertambangan nikel di Raja Ampat yang beredar di media sosial / Foto : X

PT Gag Nikel Janji Kooperatif Pendalaman dari Kementrian Lingkungan Hidup

Selasa, 10 Juni 2025
Aktifitas ojek online / Foto : capture ANTARA

#OjolTetapNarik Trending di Media Sosial Plaform X

Selasa, 20 Mei 2025
Wanita yang diketahui masih hidup di dalam peti mati dibawa ke rumah sakit di Bangkok / Foto: APNews

Seorang Wanita yang Diduga Sudah Meninggal, Tiba-Tiba Hidup di Dalam Peti Mati

Selasa, 25 November 2025
RM BTS dan foto saat tertangkap merokok di Jepang/ Foto: allkpop

RM BTS Tertangkap Kamera Saat Merokok di Zona Larangan Rokok

Kamis, 23 April 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id