Aktual.co.id – Hari Botol Termos dirayakan setiap tahun pada tanggal 26 Februari. Sejak perusahaan ini didirikan pada awal tahun 1900-an, nama Thermos menjadi identik dengan termos vakum.
Kini semua produk dengan kegunaan serupa berada di bawah nama ‘thermos’. Botol termos adalah termos yang dirancang khusus untuk memastikan cairan panas tetap panas dan cairan dingin tetap dingin.
Thermos kini memproduksi berbagai macam barang, seperti stoples makanan, mug, gelas, pendingin, dan kotak makan siang.
Termos terdiri dari dua kompartemen, satu di dalam yang lain. Terdapat ruang yang udaranya sebagian dikeluarkan, sehingga menyisakan ruang hampa.
Ini mencegah dingin atau panas keluar, itulah sebabnya cairan dapat tetap panas atau dingin untuk waktu yang lama.
Sejarah di balik Hari Botol Termos tidak jelas, tetapi kisah botol Termos itu sendiri dapat ditelusuri hingga awal abad ke-20.
Meskipun kata ‘thermos’ telah menjadi nama yang umum digunakan namun Thermos adalah nama merek dagang terdaftar dari Thermos LLC.
Pada tahun 1904, termos Thermos dipatenkan oleh penemu Jerman Reinhold Burger, yang kemudian bermitra dengan Albert Aschenbrenner dan Gustav Robert Paalen.
Namun, mereka bukanlah penemu asli termos vakum. Sebelumnya, seorang ilmuwan Skotlandia bernama James Dewar telah menciptakan termos vakum untuk menyimpan gas cair.
Termos ini tidak dimaksudkan untuk penggunaan sehari-hari. Meskipun ia orang pertama yang menciptakan termos vakum.
Burger adalah orang pertama yang mendaftarkannya sebagai merek dagang. Kemudian, Dewar menggugat perusahaan Thermos tetapi sayangnya, kalah dalam kasus pengadilan.
Thermos menghadapi masalah serupa karena merek dagang mereka menjadi sangat terkenal hingga kata ‘thermos’ digunakan untuk merujuk pada produk serupa
Kamus bahkan mulai memasukkan thermos sebagai kata, bukan sebagai nama diri. Pada tahun 1962, seorang hakim akhirnya memutuskan bahwa karena publisitas produk Thermos dan kurangnya ketelitian dalam melindungi merek dagang mereka, thermos dengan huruf ‘t’ kecil dapat digunakan secara generik. Namun, ‘Thermos’ dengan huruf kapital sepenuhnya menjadi milik perusahaan tersebut. (ndi/national today)
