Aktual.co.id – Blog prakiraan aurora langsung memberi tahu semua yang perlu diketahui tentang kemungkinan melihat aurora borealis.
Para peniliti tanggal 16 Maret 2026 waktu setempat tengah menganalisa aktivitas matahari yang relevan dan peristiwa cuaca luar angkasa seperti pelepasan massa koronal (CME) dan lubang koronal, yang membawa angin matahari yang kuat dan memicu aurora ke arah bumi.
Mengutip dari laman space, index Kp yang lebih tinggi menunjukkan aktivitas aurora yang lebih kuat. Salah satu faktor kunci aktivitas aurora adalah nilai Bz dari Medan Magnet Antarplanet, yang dapat dengan mudah dilihat di SpaceWeatherLive.com.
Idealnya, semua pengamat mencari Bz “selatan” yang kuat, yang berarti terhubung dengan magnetosfer Bumi yang mengarah ke utara.
Bz selatan yang kuat dapat mengganggu medan magnet Bumi dan mengirimkan partikel-partikel yang berjatuhan melalui atmosfer di sepanjang garis medan magnet.
Ketika partikel-partikel berenergi ini bertabrakan dengan atom-atom di atmosfer Bumi, mereka melepaskan cahaya yang dilihat sebagai aurora. Jika ada Bz selatan yang kuat, peluang melihat aurora meningkat secara signifikan. (ndi/space)
