Aktual.co.id – Badai tropis di lepas pantai Filipina telah menguat menjadi topan dan diperkirakan memasuki bagian timur laut Laut Cina Selatan malam ini atau dini hari besok sehingga menjadi topan kedua tahun ini.
Badai tropis ini menguat menjadi badai dan diberi nama Noul (nama yang diberikan oleh Korea Utara, yang berarti “langit merah terang”).
Mengutip dari laman Vietnam, pada pukul 7:00 pagi ini 24 Juli 2025 pusat badai berjarak sekitar 210 km di sebelah timur Pulau Luzon di Filipina setelah bergerak denga kecepatan sangat tinggi. Angin terkuat di dekat pusat badai mencapai level 8 (62-74 km/jam), dengan hembusan hingga level 10.
Menurut Pusat Prakiraan Meteorologi dan Hidrologi Nasional, malam ini dan dini hari besok (25 Juli 2026), Topan Noul akan bergerak ke bagian timur laut Laut Cina Selatan.
Prakiraan menunjukkan setelah memasuki Laut Cina Selatan, badai ini terus bergerak cepat ke arah barat laut, menuju provinsi Guangdong di Cina pada tanggal 26 Juli 2026 dengan probabilitas yang cukup tinggi yakni sekitar 80%.
Karena melewati perairan hangat, badai terus menguat, berpotensi mencapai level 10-11 dengan hembusan hingga level 13 saat mendekati provinsi Guangdong di Tiongkok. Kemungkinan badai tersebut mendarat di Vietnam meski intesitas sangat rendah.
Akibat pengaruh topan mulai malam tanggal 24 Juli 2026, wilayah laut timur laut Laut Timur Laut mengalami angin yang semakin kencang, mencapai level 6-7, kemudian meningkat menjadi level 8-9, dengan gelombang setinggi 3-5 meter.
Di dekat pusat topan, angin mencapai level 10-11, dengan hembusan hingga level 13, dan gelombang setinggi 4-6 meter. Kapal-kapal yang beroperasi di daerah berbahaya rentan terhadap dampak badai petir, tornado, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Di daratan, mulai malam hingga pagi, disertai hujan sedang hingga lebat terjadi di daerah Tuyen Quang, Phu Tho, Lai Chau, Dien Bien , dan Son La.
Prakiraan menunjukkan tanggal 24 Juli hingga 25 Juli, wilayah Utara akan mengalami hujan sedang hingga lebat dan badai petir dengan curah hujan berkisar antara 40-100 mm, dan beberapa daerah menerima hujan sangat lebat melebihi 200 mm.
Akibat curah hujan yang tinggi, waduk Tuyen Quang dan Thac Ba diperkirakan mengalami peningkatan permukaan air, sehingga memerlukan pemantauan ketat.
Bersamaan dengan itu, hulu sungai Thao, Chay, Lo, Cau, dan Thuong berpotensi mengalami banjir dengan ketinggian 1-2, dan di beberapa tempat melebihi ketinggian level II.
Terdapat risiko tinggi banjir bandang dan tanah longsor di daerah pegunungan dan perbukitan, serta banjir di daerah dataran rendah di sepanjang sungai. (ndi/Vietnam)
