Aktual.co.id – Akibat pemadaman listrik dan internet, banyak warga Palestina tidak dapat menonton pertandingan di rumah berkumpul di sekitar layar yang dipasang di kafe, jalanan, dan alun-alun untuk menonton pertandingan final Piala Dunia 2026 Spanyo Vs Argentina.
Warga Gaza, dengan antusias mengikuti pertandingan antara Spanyol dan Argentina, merayakan kemenangan Spanyol dengan tepuk tangan dan sorak sorai setelah peluit akhir dibunyikan.
Berbicara kepada seorang koresponden AA, Numan Abdullah menyatakan bahwa Spanyol telah mendukung rakyat Palestina selama bertahun-tahun, dan itulah sebabnya bersatu mendukung Spanyol di final.
Abdullah menekankan bahwa rakyat Palestina adalah rakyat yang mendambakan perdamaian, dan pesan yang ingin disampaikan adalah “perdamaian, solidaritas, dan persatuan dengan rakyat yang mendukung mereka.”
Hani Abu Zark juga menyatakan bahwa terlepas dari serangan Israel yang terus berlanjut, kehancuran, dan kondisi kehidupan yang sulit, final Piala Dunia memberikan dorongan moral yang singkat namun positif bagi warga Gaza.
Abu Zark menyatakan mereka mendukung negara-negara dan individu yang mendukung Gaza dan Palestina, seraya mencatat bahwa dukungan pemain sepak bola Spanyol Lamine Yamal untuk Palestina diapresiasi oleh masyarakat Gaza, dan itulah sebabnya banyak orang mendukung Yamal dan Spanyol di final.
Mahmud Diab, salah satu penonton, menjelaskan bahwa warga Gaza, yang berjuang untuk bertahan hidup di tenda-tenda tanpa listrik dan internet, berkumpul di kafe dan ruang publik untuk menonton pertandingan Piala Dunia.
Menyerukan kepada komunitas internasional untuk terus menunjukkan solidaritas kepada rakyat Palestina, Diab menyatakan bahwa isu Palestina adalah isu bersama semua orang merdeka dan meminta peningkatan dukungan untuk rakyat Palestina.
Warga Lebanon menyaksikan pertandingan final antara Spanyol dan Argentina di layar raksasa yang dipasang di kafe, restoran, dan alun-alun di seluruh negeri.
Para penggemar sepak bola yang berkumpul untuk menyaksikan pertandingan final bersorak gembira setelah peluit akhir dibunyikan.
Di ibu kota Beirut, kembang api dinyalakan di berbagai tempat, terutama di Dahiye, sementara teriakan dukungan untuk Spanyol terdengar.
Pertandingan final juga disaksikan dengan penuh antusiasme di banyak kota dan daerah di selatan dan timur negara itu, yang telah menjadi sasaran serangan Israel.
Segera setelah pertandingan berakhir, para penggemar di daerah-daerah ini juga merayakan kemenangan Spanyol di kejuaraan tersebut. (ndi/Anadolu)