Aktual.co.id – Media pemerintah Iran melaporkan bahwa kapal kontainer Iran, Noura, telah menerobos blokade angkatan laut AS dan memasuki perairan internasional.
Kantor berita WANA melaporkan pada tanggal 30 Juli 2026 kapal Noura yang sebelumnya terlihat di dekat pulau Qeshm di Iran telah melanjutkan perjalanannya setelah melewati zona blokade.
Menurut sumber, Noura adalah kapal Iran pertama yang melintasi zona blokade pada fase terbaru. Sumber-sumber Iran menggambarkan hal ini sebagai perkembangan signifikan bagi operasi maritim negara tersebut.
Namun, Komando Pusat AS (CENTCOM) membantah laporan tersebut. Dalam sebuah unggahan di media sosial, CENTCOM menulis: “Media pemerintah Iran melaporkan bahwa kapal tanker minyak M/T Nora telah menerobos blokade AS. Faktanya, kapal dagang tersebut tidak menerobos blokade AS. Lebih dari 20 kapal perang, ratusan pesawat, dan ribuan pasukan AS tetap siaga dan secara ketat menegakkan blokade tersebut.”
Fase kedua blokade yang diberlakukan AS terhadap Iran kini telah berlangsung selama lebih dari dua minggu, seiring Washington berupaya meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Teheran.
Pada hari yang sama, 30 Juli 2026, Tommy Pigott, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, mengumumkan bahwa Washington telah menjatuhkan sanksi kepada enam individu dan organisasi di China, India , Rusia, dan Iran karena mendukung Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dan jaringan transportasi pentingnya, Mahan Air.
Departemen Keuangan AS menuduh Mahan Air memfasilitasi pelatihan militer dan pengadaan sistem pesawat tanpa awak (UAV) dengan menyediakan layanan transportasi kepada Pasukan Quds Garda Revolusi Iran (IRGC-QF). (ndi/Vietnam)
