• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Tanah Longsor di Perbatasan Tibet dan Nepal Menyebabkan 265 Orang Hilang
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Tanah Longsor di Perbatasan Tibet dan Nepal Menyebabkan 265 Orang Hilang

Redaktur III Kamis, 27 Agustus 2026
Share
3 Min Read
Sebuah wilayah di distrik Rasuwa, Nepal, yang hancur akibat banjir bandang disertai lumpur/ Foto: vietnam
Sebuah wilayah di distrik Rasuwa, Nepal, yang hancur akibat banjir bandang disertai lumpur/ Foto: vietnam

Aktual.co.id – Media pemerintah Tiongkok melaporkan bahwa tanah longsor di perbatasan antara Tibet dan Nepal telah menyebabkan banyak korban jiwa setidaknya tiga orang tewas dan 265 orang hilang di wilayah Tiongkok.

Sementara itu, pihak berwenang Nepal mengumumkan penemuan 157 jenazah. Di daerah yang terdampak, petugas penyelamat menerobos lumpur tebal untuk mencari korban selamat yang terkubur di bawah reruntuhan.

Mengutip dari laman Vietnam, otoritas pariwisata Nepal menyebutkan 579 wisatawan hilang, termasuk lebih dari 400 warga asing. Daftar tersebut mencakup lebih dari 100 warga negara India , 47 warga negara Amerika, 34 warga negara Australia, 33 warga negara Inggris, 24 warga negara Kanada, dan sejumlah warga negara lain. Sebagian besar adalah wisatawan, pendaki gunung, dan peziarah yang mengunjungi wilayah tersebut.

Baca Juga:  Badai Menerjang Pantai Timur New Jersey dan Carolina Amerika Serikat

“Banyak desa yang rata dengan tanah,” kata David Fisher, perwakilan Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) di Nepal.

Upaya penyelamatan sedang diintensifkan dengan dukungan komunitas internasional. Pemerintah Nepal memobilisasi ribuan personel, termasuk tentara, polisi, tim medis , dan 15 helikopter. Kepolisian mengerahkan lebih dari 3.300 petugas ke daerah yang terkena dampak.

Jaringan listrik dan stasiun telekomunikasi hancur, menyebabkan puluhan ribu orang kehilangan akses komunikasi dan listrik. Polisi setempat terpaksa menyusun daftar orang hilang dengan menggunakan lampu senter ponsel di tengah kegelapan yang semakin pekat.

Baca Juga:  Tujuh Meninggal dan Ratusan Hilang Longsor Bandung Barat

Di bagian hilir sungai Trishuli, Bhotekoshi, dan Narayani, pihak berwenang di provinsi Bihar dan Uttar Pradesh di India mengeluarkan peringatan darurat dan mengevakuasi ribuan penduduk di tepi sungai untuk mencegah bahaya naiknya permukaan air dari Nepal.

Awalnya, organisasi geologi internasional mencatat gempa bumi berkek magnitude 4,4 di daerah tersebut. Namun, setelah analisis cermat terhadap data seismik periode panjang dan citra satelit, USGS dan Pusat Internasional untuk Pembangunan Pegunungan Terpadu (ICIMOD) mengoreksi data tersebut dan menentukan tidak ada gempa bumi yang terjadi.

Gempa bumi yang berkekuatan magnitudo 5,2 itu disebabkan runtuhnya lapisan es besar-besaran yang menjatuhkan jutaan meter kubik lumpur dan batuan dari ketinggian ribuan meter.

Baca Juga:  Mendagri Minta Pemda Gelar Rapat di Hotel yang Mengalami Kesulitan

Karena tidak ada curah hujan lebat sebelumnya, sistem peringatan banjir konvensional sama sekali tidak efektif, sehingga warga tidak memiliki cara untuk mengungsi.

Rupanya, bongkahan es besar telah bergeser atau terlepas dari salah satu gletser, menciptakan jalan keluar bagi air dari danau gletser yang kini dapat mengalir ke satu atau lebih lembah sungai.

Banjir mengalir ke selatan sepanjang Sungai Trishuli, melintasi distrik Rasuwa di provinsi Bagmati, Nepal, mengamuk di lembah sungai dan membanjiri hampir semua daerah pemukiman di sepanjang jalan Pasang Lhamu. (ndi/Vietnam)

SHARE
Tag :Nepaltanah longsorTibetTiongkok
Ad imageAd image

Berita Aktual

Hakim tunggal Richard Edwin Basoeki saat di persidangan praperadilan Febrie Adriansyah/ Foto: courtesy ANTARA
Hakim Menolak Praperadilan Febrie Adriansyah Terkait Penetapan Tersangka TPPU
Kamis, 27 Agustus 2026
Seorang pasien dibawa di rumah sakit Yunani/ Foto: Anadolu
Sebanyak 75 Kasus Kasus Virus West Nile dan 6 Orang Meninggal di Yunani
Kamis, 27 Agustus 2026
iPhone 17/ Foto: Gizmochina
iPhone 17 dan Samsung Galaxy S26 Ultra Dinobatkan Ponsel Terlaris Kuartal Pertama 2026
Kamis, 27 Agustus 2026
Zhoumi dari SUPER JUNIOR-M / Foto: soompi
Zhoumi SUPER JUNIOR-M Ditunjuk CEO Perusahaan Patungan SM Entertainment dan Tencent Music Entertainment Group
Kamis, 27 Agustus 2026
Beberapa kelompok massa masih memadati gedung DPR RI/ Foto: courtesy ANTARA
Sekelompok Massa Demonstrasi Masih Memadati Gedung DPR RI Kamis Sore
Kamis, 27 Agustus 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Pimpinan DPR RI Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tidak Disahkan per 15 Desember 2026

Sufi Dasco Persilakan AMPB Memberikan Masukan RUU Perampasan Aset ke Komisi III DPR RI

Tanah Longsor di Perbatasan Tibet dan Nepal Menyebabkan 265 Orang Hilang

Zhoumi SUPER JUNIOR-M Ditunjuk CEO Perusahaan Patungan SM Entertainment dan Tencent Music Entertainment Group

Sekelompok Massa Demonstrasi Masih Memadati Gedung DPR RI Kamis Sore

More News

Asap tebal dan api mengepul selama kebakaran di perumahan Wang Fuk Court di distrik Tai Po, Hong Kong/ Foto: capture Al Jazeera

Inilah yang Menyebabkan Api Cepat Menjalar Kebakaran Gedung di Hong Kong

Kamis, 27 November 2025
Aksi bela guru / Foto: capture ANTARA

Tunjangan Guru Honorer Diusulkan Naik Rp500 Ribu Per Bulan Tahun 2026

Rabu, 27 Agustus 2025
Tsunami yang menghantam pesisir Jepang / Foto: Ist

Jepang Pernah Keliru Memprediksi Tsunami pada Bencana Tahun 2011

Kamis, 6 Agustus 2026
Ilustrasi banjir / Foto : freepik

Peristiwa Banjir Merendam di Kota Besar di Indonesia

Senin, 7 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id