• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Korban Longsor dan Banjir Memakan Korban 586 Orang Meninggal di Nepal
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Korban Longsor dan Banjir Memakan Korban 586 Orang Meninggal di Nepal

Redaktur III Sabtu, 29 Agustus 2026
Share
3 Min Read
Area yang hancur akibat banjir bandang dan tanah longsor di Nuwakot, Nepal/ Foto: Vietnam
Area yang hancur akibat banjir bandang dan tanah longsor di Nuwakot, Nepal/ Foto: Vietnam

Aktual.co.id – Per pukul 07.00 pagi tanggal 29 Agustus 2026 jumlah orang hilang akibat banjir bandang dan tanah longsor hebat di Nepal dan Daerah Otonomi Tibet di Tiongkok telah melebihi 2.400 orang, sementara setidaknya 586 orang telah kehilangan nyawa.

Tim penyelamat terus mencari korban di tengah lapisan lumpur dan puing-puing dengan ancaman banjir lebih lanjut yang menghambat upaya penyelamatan.

Di Nepal, pihak berwenang melaporkan 579 orang tewas dan 1.924 orang hilang. Jumlah orang hilang meningkat tajam setelah badan penanggulangan bencana menambahkan 933 pekerja dari proyek pembangkit listrik tenaga air, serta para pendaki dan peziarah yang sedang menuju Gunung Kailash di Tibet, ke dalam daftar tersebut.

Baca Juga:  Tanah Longsor di Perbatasan Tibet dan Nepal Menyebabkan 265 Orang Hilang

China telah mengkonfirmasi setidaknya 5 kematian di Tibet, dan 558 orang hilang. Upaya penyelamatan sangat terhambat medan yang sulit serta jalan dan jembatan yang hancur.

Di pembangkit listrik tenaga air Trishuli 3A di Nepal, lebih dari 100 orang diyakini masih terjebak di dalam terowongan. Tentara Nepal mengevakuasi sekitar 350 pekerja dan warga sipil dari daerah tersebut, menggunakan helikopter untuk mencapai lokasi terpencil.

Ancaman banjir kembali terjadi telah berulang kali memaksa operasi penyelamatan untuk ditangguhkan sementara. Sebuah danau yang terbentuk akibat tanah longsor yang menghalangi sebuah sungai di Tibet barat telah meluap dan mencapai daerah tempat tim penyelamat diperkirakan akan tiba.

Pihak berwenang Nepal mendesak tim penyelamat melakukan evakuasi secepat mungkin. China juga menangguhkan operasi penyelamatan di Kabupaten Gyirong karena kekhawatiran akan banjir lebih lanjut dari waduk, tetapi menyatakan situasinya telah stabil.

Baca Juga:  Pemerintah Target Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar Rp16,800,- Hingga Rp17,500,-

Pemerintah telah mengizinkan sejumlah kecil ahli internasional untuk membantu penyelamatan yang terjebak di terowongan, pelaksanaan tes DNA, dan identifikasi forensik.

India, Cina, Australia, dan Korea Selatan telah disetujui untuk mengirimkan para ahli dan teknisi yang berkualifikasi. Situasi kemanusiaan memburuk secara drastis.

Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) melaporkan bahwa setidaknya 17.000 anak terdampak dan membutuhkan bantuan kemanusiaan, 18 sekolah hancur dan 20 lainnya rusak.

Palang Merah Internasional memperkirakan bahwa setidaknya 93.000 orang terdampak dan membutuhkan bantuan. Anak-anak yang terpisah dari keluarga ditampung di tempat penampungan darurat sampai identitas dapat dipastikan dan dipersatukan dengan keluarga.

Baca Juga:  Mobil BYD Dilaporkan Mengalami Penurunan di Akhir Oktober 2025

India mengirimkan lebih dari 47,5 ton bantuan berupa obat-obatan dan makanan, serta menawarkan bantuan dalam membangun jembatan prefabrikasi untuk memulihkan infrastruktur.

Pada tanggal 28 Agustus, Presiden Xi Jinping memimpin pertemuan kepemimpinan tingkat tinggi di Tiongkok mengenai upaya penyelamatan.

Beliau menyerukan peningkatan upaya pencarian dan penyelamatan baik di dalam maupun luar negeri, sekaligus memperingatkan potensi bahaya yang ditimbulkan oleh gletser, danau glasial, dan bencana geologi di wilayah tersebut.

Beijing menyatakan kesediaannya memberikan bantuan darurat kepada Nepal dan memperkuat kerja sama bantuan internasional. (ndi/Vietnam)

SHARE
Tag :Bencana AlamNepaltanah longsorTiongkok
Ad imageAd image

Berita Aktual

Gedung KPK/ Foto: KPK
Gedung KPK Dipastikan Aman dari Kebakaran Usai Muncul Asap Putih dari Bawah Tanah
Sabtu, 29 Agustus 2026
Area yang hancur akibat banjir bandang dan tanah longsor di Nuwakot, Nepal/ Foto: Vietnam
Korban Longsor dan Banjir Memakan Korban 586 Orang Meninggal di Nepal
Sabtu, 29 Agustus 2026
Tampilan Apple TV/ Foto: GSM Arena
Apple Menaikkan Harga Semua Produk Termasuk Langganan Apple TV
Sabtu, 29 Agustus 2026
Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan (Gulkarmat Jaksel) memadamkan kebakaran KPK/ Foto: ANTARA
Jubir Memastikan Tidak Ada Kebakaran di Gedung KPK
Sabtu, 29 Agustus 2026
Pergerakan pasar saham/ Foto: anadolu
Pasar Global Menunggu Pidato Ketua FED Kevin Warsh di Simposium Kebijakan Ekonomi Jackson Hole.
Jumat, 28 Agustus 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Pimpinan DPR RI Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tidak Disahkan per 15 Desember 2026

Zhoumi SUPER JUNIOR-M Ditunjuk CEO Perusahaan Patungan SM Entertainment dan Tencent Music Entertainment Group

Sebanyak 75 Kasus Kasus Virus West Nile dan 6 Orang Meninggal di Yunani

Misi Penyelamatan Ditunda Karena Bendungan Jebol Perbatasan Tiongkok dan Nepal

Tanah Longsor di Perbatasan Tibet dan Nepal Menyebabkan 265 Orang Hilang

More News

Tangkapan layar klarifikasi Walikota Prabumuli Arlan di media sosial/ Foto: capture TikTok

Wali Kota Arlan Terancam Sanksi Tertulis Usai Mutasi Kepsek SMPN 1 Prabumulih Secara Tidak Prosedur

Kamis, 18 September 2025
Tangkapan layar Instagram KBRI tokyo terkait gempa di Jepang/ Foto: Instagram

KBRI Tokyo Meminta WNI Tetap Tenang Menyusul Gempa 7,5 Magnitudo di Jepang

Selasa, 9 Desember 2025
Kebijakan Presiden Trump terhadap USAID mengancam program pencegahan HIV/AIDS / Foto : Ist

Kebijakan Trump Mengancam Pendanaan Penanggulangan HIV/AIDS di Surabaya

Senin, 28 April 2025
Rumah warga roboh dampak gempa di Palu/ Foto: capture ANTARA

BPBD Sulteng Melaporkan Sejumlah Bangunan Mengalami Kerusakan Dampak Gempa Palu

Selasa, 16 Juni 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id