Aktual.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Nasional Nepal (National Disaster Risk Reduction and Management Agency) menyatakan pada 31 Agustus 2026 tim penyelamat sedang berupaya keras menjangkau lebih dari 900 orang yang diyakini terjebak di terowongan dan area bawah tanah enam proyek pembangkit listrik tenaga air di Nepal setelah banjir bandang yang dahsyat.
Pihak berwenang Nepal mengumumkan bahwa upaya penyelamatan difokuskan pada pencarian 933 orang yang hilang di pembangkit listrik tenaga air yang terdampak banjir.
Gambar dan video yang dirilis oleh tim penyelamat menunjukkan alat berat menggali lumpur untuk mencapai terowongan. Raja Ram Basnet, juru bicara tentara Nepal, mengatakan sejumlah besar tanah, batu, dan lumpur telah memenuhi area tersebut, yang menimbulkan tantangan besar untuk membuka akses ke terowongan.
Ashish Gurung, salah satu petugas penyelamat, mengatakan kepada media jika lumpur ada di mana-mana. “Situasinya bahkan lebih buruk di terowongan. Hampir tidak mungkin untuk maju karena lumpurnya sangat dalam,” katanya.
Pada tanggal 30 Agustus, timnya mencoba mencapai pembangkit listrik tenaga air Chilime di Ruswana, daerah yang paling parah terkena dampak.
Ia melaporkan anggota tim menggunakan papan kayu untuk mengukur kedalaman lumpur dan dikombinasikan tali pengaman digunakan sebagai jembatan darurat.
Perusahaan pembangkit listrik tenaga air menyediakan peta kepada tim yang berdasarkan peta ada kemungkinan korban terjebak di terowongan masih hidup berkat perlindungan yang diberikan oleh infrastruktur internal.
Banjir bandang pada tanggal 26 Agustus disebabkan oleh tanah longsor dan jatuhnya es di wilayah pegunungan Himalaya yang tinggi. Citra satelit menunjukkan batuan dasar gletser di ketinggian runtuh, membawa sebagian massa es.
Sejumlah besar tanah, batuan, dan air lelehan mengalir melalui lembah-lembah, menyebabkan permukaan sungai naik secara dramatis dan menciptakan arus deras.
Air bah menyapu tanah, batuan, rumah, jembatan, dan bangunan lainnya ke hilir, menyebabkan kerusakan parah di beberapa bagian Tibet dan Nepal. (Vietnam/ndi)
