Aktual.co.id – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sangat prihatin atas eskalasi terbaru di Selat Hormuz, demikian disampaikan kata juru bicaranya pada hari Rabu.
“Sekretaris Jenderal sangat prihatin dengan laporan peningkatan eskalasi sekitar Selat Hormuz selama beberapa hari terakhir, termasuk serangan terhadap kapal komersial dan ancaman tindakan tambahan terhadap infrastruktur maritim dan energi,” kata juru bicara Stephane Dujarric dikutip Xinhua.
Disampaikan hak navigasi dan kebebasan navigasi di dalam dan sekitar Selat Hormuz harus dipulihkan sepenuhnya dan dihormati sesuai hukum internasional.
“PBB mengingatkan kembali seruan sekretaris jenderal kepada semua pihak terkait menahan diri dan menghindari tindakan serta retorika yang dapat memperburuk situasi yang sudah bergejolak,” kata juru bicara tersebut.
Dikatakan oleh juru bicara, setiap eskalasi lebih lanjut berisiko menimbulkan konsekuensi serius bagi warga sipil, stabilitas regional, perdamaian dan keamanan internasional, serta ekonomi global.
Guterres mendesak para pihak untuk memanfaatkan sepenuhnya saluran diplomatik dan menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi.
Dujarric mengatakan, sekretariat PBB siap mendukung semua upaya kredibel yang bertujuan untuk de-eskalasi dan penyelesaian yang komprehensif dan berkelanjutan. (ndi/Xinhua)
