Aktual.co.id – Rusia melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak besar-besaran di Kyiv Jumat dini hari, menewaskan enam orang, meninggalkan lubang menganga di gedung-gedung apartemen, dan memicu kebakaran.
Sementara suara ledakan menggelegar di seluruh kota dan menerangi langit malam. Seorang perempuan hamil termasuk di antara setidaknya 35 orang yang terluka, demikian seperti yang disampaikan pihak berwenang Ukraina.
“Rusia menggunakan sedikitnya 430 pesawat tak berawak dan 18 rudal dalam serangan malam hari,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy seperti dikutip APNews.
Rusia telah melancarkan kampanye udara yang menghancurkan Ukraina sejak invasi besar-besaran ke negara tetangganya hampir empat tahun lalu. Upaya diplomatik yang dipimpin AS tahun ini untuk menghentikan pertempuran sejauh ini belum membuahkan hasil.
Serangan udara hari Jumat, yang juga menargetkan Odesa di selatan dan Kharkiv di timur laut, sebagian besar ditujukan ke Kyiv, tempat pesawat tak berawak dan rudal menghantam blok apartemen bertingkat tinggi, menurut Zelenskyy.
“Serangan itu merupakan sebuah perhitungan khusus untuk menimbulkan kerugian sebanyak mungkin bagi masyarakat dan warga sipil,” ujarnya dalam sebuah posting di Telegram.
Moskow membantah telah menargetkan wilayah sipil, dan Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Jumat mengatakan telah melancarkan serangan semalam terhadap ‘fasilitas industri militer dan energi’ Ukraina. Para pejabat Ukraina mencemooh klaim tersebut, menunjukkan kerusakan berulang pada rumah dan bangunan publik.
Serangan itu merupakan yang terbesar di Kyiv dalam hampir tiga minggu. Serangan udara Rusia terbaru menargetkan infrastruktur listrik di seluruh negeri menjelang musim dingin yang ekstrem.
“Ukraina menggunakan sistem pertahanan udara Patriot buatan Amerika untuk menangkis serangan tersebut dan menembak jatuh 14 rudal,” kata Zelenskyy. Pemimpin Ukraina tersebut telah memohon kepada para pendukung asing untuk mengirimkan lebih banyak sistem canggih tersebut.
Para pejabat tinggi pertahanan Eropa yang bertemu di Berlin pada hari Jumat berjanji untuk terus mendukung Ukraina. Menteri Pertahanan Ukraina Denys Shmyhal menghadiri pertemuan tersebut secara daring.
Kedutaan Besar Azerbaijan di Kyiv rusak akibat puing-puing rudal Iskander. Keadaan ini dikecam oleh Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev. Azerbaijan merupakan koridor transportasi utama bagi perdagangan Rusia dengan Iran dan mitra lainnya di Timur Tengah.
“Di wilayah Odesa, pesawat tak berawak Rusia menyerang jalan yang ramai pada hari pasar di Chornomorsk, menewaskan dua orang dan melukai 11 lainnya, termasuk seorang gadis berusia 19 bulan,” kata kepala administrasi militer regional Oleh Kiper. (ndi/APNews)
