• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Warga Palestina Terjepit saat Israel Melewati Garis Kuning di Kota Gaza
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

Warga Palestina Terjepit saat Israel Melewati Garis Kuning di Kota Gaza

Redaktur III Jumat, 21 November 2025
Share
3 Min Read
Para pelayat bereaksi di pemakaman warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel semalam di Gaza, di Rumah Sakit al-Shifa di Kota Gaza / Foto: Capture Al Jazeera
Para pelayat bereaksi di pemakaman warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel semalam di Gaza, di Rumah Sakit al-Shifa di Kota Gaza / Foto: Capture Al Jazeera

Aktual.co.id – Puluhan keluarga Palestina terkepung di Gaza utara , kata otoritas setempat, karena militer Israel telah menempatkan kembali pasukannya lebih dalam ke daerah kantong tersebut yang melanggar perjanjian gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat.

Kantor Media Pemerintah Gaza mengatakan pada hari Kamis bahwa pasukan dan tank Israel telah maju sekitar 300 meter (984 kaki) melewati apa yang disebut “garis kuning” di Kota Gaza timur.

“Nasib banyak keluarga ini masih belum diketahui di tengah penembakan yang menargetkan wilayah tersebut,” kata kantor tersebut, seraya menambahkan bahwa perluasan garis kuning menunjukkan “pengabaian terang-terangan” terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Ditetapkan dalam perjanjian antara Israel dan Hamas, garis kuning mengacu pada batas yang tidak ditandai di mana militer Israel mengubah posisinya ketika kesepakatan mulai berlaku bulan lalu.

Baca Juga:  TNI Pastikan Pengiriman Pasukan yang Berkompeten ke Gaza

Hal ini memungkinkan Israel, yang secara rutin menembaki warga Palestina yang mendekati garis tersebut, untuk mempertahankan kendali atas lebih dari separuh wilayah pesisir

Dilaporkan dari Kota Gaza pada hari Kamis, dikutip Al Jazeera mengatakan tentara Israel terlihat menempatkan blok kuning dan tanda-tanda untuk mengidentifikasi garis penempatan baru, lebih dalam ke lingkungan timur kota Shujayea.

“Namun, batas wilayahnya belum ditandai secara menyeluruh, sehingga banyak warga Palestina tidak tahu persis letaknya,” kata Khoudary.

Dengan kemajuan terbaru di Shujayea, Kota Gaza, semakin banyak warga Palestina yang tidak dapat mencapai rumah mereka. Orang-orang mengatakan ini seperti kurungan, karena mereka didorong dan didesak ke wilayah barat Gaza.

Baca Juga:  Korps Garda Revolusi Iran Bersumpah Membalas Serangan Israel dan AS

Militer Israel belum mengomentari secara terbuka laporan bahwa mereka telah melampaui garis kuning yang melanggar gencatan senjata.

Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya serangan Israel di Jalur Gaza yang telah menebar ketakutan di wilayah kantong yang dilanda perang tersebut.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan pada Kamis pagi bahwa sedikitnya 32 warga Palestina tewas dalam serangan Israel selama 24 jam terakhir dan 88 lainnya terluka.

Petugas medis mengatakan serangan udara Israel terhadap sebuah rumah di Bani Suheila, sebuah kota di sebelah timur Khan Younis, menewaskan tiga orang, termasuk seorang bayi perempuan, dan melukai 15 lainnya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo: Berbeda Ras Agama dan Bangsa Tapi Harus Tetap Satu

Seorang pengungsi Palestina, Mohammed Hamdouna yang berusia 36 tahun, mengatakan kepada kantor berita AFP banyak orang terbunuh setiap hari akibat penembakan yang terus berlanjut.

“Kami masih tinggal di tenda-tenda. Kota-kota masih berupa puing-puing, penyeberangan masih ditutup, dan semua kebutuhan dasar hidup masih kurang,” ujarnya.

Lina Kuraz, wanita berusia 33 tahun dari lingkungan Tuffah di sebelah timur Kota Gaza, juga mengatakan kepada AFP bahwa dia khawatir perang besar-besaran akan dimulai lagi.

“Setiap kali kami mencoba mendapatkan kembali harapan, penembakan dimulai lagi,” kata Kuraz. “Kapan mimpi buruk ini akan berakhir?” (ndi/AlJazeera)

 

SHARE
Tag :Free PalestinaGazaIsraelPalestina
Ad imageAd image

Berita Aktual

Kapal tangker di Selat Hormuz/ Foto: Aljazeera
Iran Dilaporkan Menolak Usulan Gencatan Senjata dengan Amerika Serikat
Jumat, 24 Juli 2026
Kim Soo Hyun / Foto: Allkpop
Penggemar Kim Soo Hyun Menyumbangkan Pakaian Anak Tidak Mampu di Korea
Jumat, 24 Juli 2026
Gambaran iPhone Ultra/ Foto: GSM Arena
Beredar Rumor iPhone Ultra Akan Ditunda Tanggal Perilisannya
Jumat, 24 Juli 2026
Sebuah kapal tanker yang diserang di Laut Merah/ Foto: Anadolu
Kemenlu RI Kecam Penyerangan Kapal di Perairan Laut Merah
Jumat, 24 Juli 2026
Dampak gempa di Peru/ Foto: Ist
Pemerintah Peru Mengumumkan Keadaan Darurat Bencana Pasca Gempa Magnitude 5,1
Jumat, 24 Juli 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ilustrasi depresi/ Foto: freepik

Peristiwa Negatif Memicu Gejala Depresi pada Remaja Putri dan Putra.

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Kemenkes Venezuela Umumkan Tiga Kematian Akibat Hantavirus

Nanik Berkomitmen Tetap Mengawal Program Makan Bergizi Gratis

Harga Emas Antam Terbaru Rp2,635 Juta Per Gram

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN dengan Alasan Kesehatan

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono Menggantikan Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN

More News

Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai / Foto : wikipedia

Perang Israel-Iran Belum Berdampak ke Pariwisata di Bali

Rabu, 25 Juni 2025
KH Yahya Cholil Staquf / Foto: IG

Gus Yahya Menerima Islah Semua Pihak Terkait Polemik di PBNU

Minggu, 7 Desember 2025
Bupati Pati Sudewo / Foto; Capture Muria News

Bupati Pati Sadewo Tidak Mengundurkan Diri Karena Mekanisme

Rabu, 13 Agustus 2025
Jutaan orang berkumpul untuk pemakaman Ali Khemenei/ Foto: The Guardian

Jutaan Orang Memadati Kota Teheran untuk Pemakaman Ali Khamanei

Senin, 6 Juli 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id