Aktual.co.id – Cornelius Swartwout secara luas diakui penemu alat pembuat waffle pertama yang dipatenkan di Amerika Serikat pada tanggal 24 Agustus 1869.
Penemuannya ini merevolusi pembuatan waffle di rumah, membuat camilan renyah lebih mudah diakses oleh rumah tangga Amerika.
Meskipun versi alat pembuat waffle sebelumnya sudah ada, desain Swartwout sangat penting dalam mempopulerkan alat tersebut dan, secara tidak langsung untuk waffle itu sendiri.
Kue yang dibuat orang Yunani kuno tersebut disebut kue pipih, terbuat dari campuran tepung, air, susu, atau telur. Awalnya disebut obelios, kemudian dikenal wafer yang memiliki bentuk lebih sederhana.
Baru abad ke-13 kue-kue ini dicap pola wafel yang dikenal sekarang dan beberapa rumah bahkan mencapnya dengan lambang keluarga mereka.
Wafer cepat menjadi bagian penting dari kebiasaan makan masyarakat. Baik tinggal di kota kecil atau di dalam kastil, wafel disukai semua orang.
Orang Belanda mewariskan kecintaan mereka pada wafel ke Dunia Baru pada awal abad ketujuh belas, dan kemudian sirup maple ditambahkan untuk kombinasi yang sempurna ketika Dunia Baru memberikan sentuhan khas mereka.
Wafer dikenal sebagai waffle pada tahun 1735. Di Pameran Dunia di St. Louis pada tahun 1904, cone waffle untuk es krim memulai debutnya, membuktikan cone waffle bisa serbaguna.
Waffle beku Eggo diperkenalkan tahun 1953. Pada saat itu, mereka menggabungkan kata “beku” dan “waffle” dan menyebutnya Froffles hingga tahun 1955 ketika menyebutnya Eggo.
Alat pembuat waffle listrik menjadi standar rumah tangga pada tahun 1930-an dan pada tahun 1964, Waffle Belgia lebih tebal menjadi populer di Amerika.
Seiring berjalannya waktu, popularitas waffle tetap stabil, berkembang menjadi restoran yang berbasis waffle dan eksperimen dengan kombinasi rasa dan sirup.
Tahun 2001, Waffle House mendirikan National Waffle Week dan banyak tempat makan lain ikut serta menawarkan penawaran khusus bagi pecinta waffle. (national today/ndi)
