• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Mengenal Child Grooming yang Menjadi Kisah dalam Buku Broken String
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Mengenal Child Grooming yang Menjadi Kisah dalam Buku Broken String

Redaktur III Rabu, 14 Januari 2026
Share
3 Min Read
Ilustrasi anak dan orang dewasa/ Foto: freepik
Ilustrasi anak dan orang dewasa/ Foto: freepik

Aktual.co.id – Buku Broken String yang ditulis oleh Aurelie Moeremans seolah membuka mata tetag pola asuh anak serta hak anak untuk mendapatkan kasih sayang, bukan untuk eksploitasi. Dalam buku tersebut mengungkapkan tentang fenomena Child Grooming yang jarang sekali terdengar.

Menurut dr. Riko Lazuardi, Sp.KJ, Child Grooming, secara umum maknanya serangkaian tindakan yang terlihat manis dan perhatian, namun manipulatif, dengan tujuan mengendalikan atau membuat seseorang jatuh dalam penguasaan pelakunya, baik mental maupun fisik

“Dampaknya dari child grooming sangat luas dan dapat membahayakan, mulai dari mental seperti hilangnya rasa percaya diri, rasa ketergantungan yang tidak wajar, mudah marah dan kecewa, rasa takut kehilangan yang berlebihan, rasa terisolasi dan ketiakmampuan korban dalam menghadapi masalahnya,” k

Baca Juga:  Kisah Broken Strings Karya Aurelie Akan Dicetak Menjadi Buku
dr. Riko Lazuardi, Sp.KJ
dr. Riko Lazuardi, Sp.KJ

atanya.

 

Bahkan disampaikan oleh dr. Riko sampai dampak jangka panjang seperti ganggaun cemas, depresi, masalah self esteem, hingga Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD ). Dampak fisik yang bisa terjadi, adalah jika sampai terjadi pelecehan atau kekerasan seksual.

Dikatakan ada beberapa tanda anak terpapar child grooming.

  1. Terlalu akrab dengan seseorang yang jauh lebih dewasa darinya
  2. Terlalu banyak membicarakan orang dewasa kenalannya, bergantung padanya, dan marah jika ada yang menjelekkan kenalannya.
  3. Anak Lebih banyak menghabiskan waktu dengan kenalan dewasanya, dibanding dengan teman sebaya
  4. Adanya bentuk perhatian tidak wajar dan berlebihan pada anak, seperti menerima hadiah, ucapan pujian melalui medsos, adanya ajakan dari pelaku grooming menemui korban dan keluarganya di waktu privat
  5. Anak mulai menarik diri, tertutup, mengunci HP nya, tidak mau cerita dengan orang tua.
  6. Perubahan sikap dan perilaku anak, seprti mudah marah, tertutup, menghindari teman2 sebayanya, prestasi belajar menurun, sering melanggar aturan, berani pada orang tua, dan lain lain.
Baca Juga:  Tanda Wanita yang Hidupnya Tampak Sempurna Namun Tidak Bahagia

“Di sini peran orang tua sangat peting di mana perlu bersikap peka melihat perubahan dan perilaku anak. Jika ada tanda-tanda seperti tadi, sebaiknya waspada dan lakukan upaya mitigasi,” kata dr Riko.

Yang penting, kata dr. Riko, jangan langsung marah secara frontal pada anak, namun lakukan pendekatan yang empatik dulu.

“Jalin kedekatan dengan anak, buat anak nyaman dengan kita. Setelah itu, baru kita sampaikan  pendapat kita tentang bahaya child grooming,” ungkapnya.

Untuk membentengi agar anak tidak terkena child grooming, maka dr Riko menyarankan, menjalin kedekatan dengan anak, penuhi kebutuhan kasih sayang dan afeksinya, serta budayakan saling terbuka pada anak, tanpa menghakimi.

Baca Juga:  Mengenal Aurelie Moeremans Penulis Buku Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth

“Child grooming seringkali diawali dengan adanya kekosongan dan kesepian di hati anak, yang kemudian memberi ruang untuk di eksploitasi pelaku grooming,” tambahnya. Terkait istilah Broken String, dr Riko menjelaskan bahwa istilah tesebut berarti benang atau senar yang putus.

“Namun dalam konteks yang sedang viral, tentang buku broken strings Aurelie Moeremans, mungkin maknanya lebih dalam, yaitu kearah suatu semangat hidup yang tercabik, retak, akibat pengalaman traumatis,” ungkap dr Riko. (ndi)

SHARE
Tag :Broken Stringchild grooming
Ad imageAd image

Berita Aktual

Tangkapan layar penemuan mayat di Cangar/ Foto: Ist
Beredar Informasi Ada Mayat di Bawah Jembatan Kembar Cangar
Kamis, 23 April 2026
Jaafar Jackson memerankan Michael Jackson / Foto: variety
Keponakan Michael Jackson Mengejek Media Melalui Platform X
Kamis, 23 April 2026
iPhone 17 / Foto: GSM Arena
Bocoran iPhone 21 Kamera 200MP Bakal Diluncurkan Tahun 2028
Rabu, 22 April 2026
Ilustrasi kenaikan grafik/ Foto: freepik
BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 4,9-5,7 Persen Tahun 2026
Rabu, 22 April 2026
Tersangka kasus pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemkab Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (kiri) / Foto: courtesy ANTARA
KPK Melarang OPD Kabupaten Tulungagung ke Luar Kota
Rabu, 22 April 2026

Mental Health

Ilustrasi panik/Foto: freepik

Watak Asli Seseorang Akan Muncul Saat Mengalami Seperti Ini

Ilustrasi/ Foto: freepik

Cara Kendalikan Diri Ketika Menghadapi Situasi Penuh Emosi

Ilustrasi penyakit Chagas/ Foto: national today

Mengenal Penyakit Chagas yang Diperingati 14 April untuk Menekan Penyebaran

Main games strategi bisa meningkatkan kinerja otak/ Foto: freepik

Begini Cara Meningkatkan Kerja Otak Menjadi Maksimal

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Melihat Hujan Meteor Lyrid Tanggal 22 dan 23 April 2026 Saat Awan Cerah

Polisi Mengeluarkan Penangkapan Ketua HYBE, Bang Si Hyuk Dugaan Pelanggaran UU Pasar Modal.

Donald Trump Mengumumkan Gencatan Senjata Selama Dua Minggu

Watak Asli Seseorang Akan Muncul Saat Mengalami Seperti Ini

Gemini di Chrome Hadir di Asia Termasuk dapat Diakses Indonesia

More News

Pujian kadang membuat sebagian orang menjadi canggung

Orang yang Sulit Menerima Pujian Karena Ada Alasan Tersembunyi. Apa Saja yang Disembunyikan?

Jumat, 21 Februari 2025
ILustrasi pemerintah otoriter / Foto : capture psypost

Studi : Publik Menginginkan Sikap Otoriter Ketika Negara Penuh Konflik

Senin, 16 Juni 2025

Energi Positif Membuat Mood Lingkungan Bagus

Sabtu, 1 Februari 2025
Ilustrasi depresi pada anak remaja karena cuaca panas / Foto : freepik

Penelitian Menyebutkan Udara Panas Bisa Mempengaruhi Tingkat Depresi pada Remaja

Jumat, 20 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id