• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Penelitian Memberikan Rekomendasi Melindungi Diri dari Orang dengan Narsisistik
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Penelitian Memberikan Rekomendasi Melindungi Diri dari Orang dengan Narsisistik

Redaktur III Minggu, 6 Juli 2025
Share
3 Min Read
Narsisistik kagum terhadap dirinya sendiri / Foto : freepik
Narsisistik kagum terhadap dirinya sendiri / Foto : freepik

Aktual.co.id – Istilah “narsisis” dapat merujuk pada orang dengan tingkat kepribadian yang tinggi, tidak harus berarti memiliki diagnosis klinis gangguan kepribadian narsistik . Secara umum ada dua tipe : megah dan rentan.

Berdasarkan artikel yang diposting oleh Psypost, narsisistik yang megah biasanya memandang dirinya sebagai orang yang istimewa dan lebih unggul dari orang lain dan membanggakan prestasinya.

Narsisis yang rentan cenderung sadar diri, peka terhadap kritik sekecil apa pun dan memiliki kebutuhan yang tak terpuaskan akan penghargaan eksternal.

Salah satu penjelasan untuk perilaku yang menjadi motivasi adalah menjadi dominan . Misalnya, meremehkan pesaing sehingga menciptakan peluang untuk mendapatkan promosi di tempat kerja.

Evaluasi negatif terhadap kepribadian ini, seperti tidak diikutsertakan dalam acara sosial, akan memicu reaksi defensif untuk menyerang orang lain demi mempertahankan harga dirinya.

Baca Juga:  Topik Pembicaraan yang Sering Diucapkan oleh Narsisistik

Ada beberapa karakter khas dimiliki pemilik kepribadian narsisistik ini seperti nada yang mengolok olok dengan dalih lelucon atau sebaliknya memuji yang berlebihan.

Tidak jarang perilaku narsisistik ini mengkritik tidak langsung dalam bentuk bergosip, menebar fitnah, serta mencoba menjatuhkan lawan dalam kerja.

Jika terpapar perilaku seperti ini setiap hari maka bisa menyebabkan kelelahan emosional dan penurunan kesejahteraan .

Karena kehadiran narsisistik menjadikan racun dalam kehidupan sosial, para psikolog memberikan panduan untuk menghadapi kepribadian narsisistik ini.

Rekomendasinya antara lain, orang narsisis bereaksi agresif terhadap kritik, maka tetapkan batasan yang jelas. Sampaikan bahwa perilakunya ini sangat tidak baik.

Baca Juga:  Kegiatan Menenangkan Tanpa Menatap Ponsel di Malam Hari

Ketidakpedulian emosional. Orang narsisis akan melontarkan sindiran atau komentar sarkastik kepada orang dekat untuk mendapatkan reaksi.

Begitu mendapatkan reaksi, siklusnya meningkat. Salah satu teknik yang bermanfaat adalah “grey rocking” , di mana menjaga interaksi dan respons setidak menarik mungkin.

Ketika komentar sarkastik dilontarkan bisa langsung berkata “yep” atau “noted”. Prioritaskan kebutuhan dan kesejahteraan sendiri seperti menekuni hobi yang disukai atau bersenang-senanglah dengan teman-teman se frequensi.

Carilah dukungan dengan menjangkau orang yang dipercaya atau mencari dukungan profesional dari seorang konselor  yang dapat membantu memperkuat ketahanan diri.

Dalam konteks pekerjaan, dapat menghubungi HRD jika perilaku pasif-agresif terus berlanjut, tetapi ingatlah untuk mendokumentasikan semuanya dan bersikap faktual.

Baca Juga:  Kebiasaan Malam Orang yang Tetap Tenang dan Puas Menjalani Kehidupan

Ini dapat membantu meminimalkan upaya seorang narsisis untuk melakukan gaslighting terhadap  diri atau orang lain.

Mengingat bahwa orang narsisis sering mendambakan status , ada kemungkinan besar ada ketidakseimbangan kekuasaan.

Ini bisa jadi sulit karena akan mengintimidasi karena pemilik kepribadian narsisistik terus-menerus menggunakan perilaku pasif-agresif seperti melebihkan diri sebagai senior di tempat kerja.

Dalam situasi ini, lebih penting menyimpan rangkaian email penting, mencatat percakapan, dan mencari dukungan dari HRD jika diperlukan.

Jika terjadi ketidakseimbangan kekuasaan dengan seseorang di luar kantor, berhati-hatilah dalam menetapkan batasan yang jelas dengan dirinya. (ndi/psypost)

SHARE
Tag :Gangguan narsisistikkesehatan jiwaMental healthNarsisistikpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

AirPods5/ Foto: GSM Arena
AirPods 5 Mampu Menghadirkan Suara Jernih dan Meredam Kebisingan Maksimal
Kamis, 10 September 2026
Xiaomi 18 / Foto: Gizmochina
Xiaomi 18 Pro Max Telah Muncul Spesifikasinya Berikut Ini
Kamis, 10 September 2026
Aktifitas di Selat Hormuz/ Foto: Vietnam
Sekjen PBB Mengaku Prihatin dengan Perkembangan di Selat Hormuz
Kamis, 10 September 2026
Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik
Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia
Kamis, 10 September 2026
Peta Selat Hormuz/ Foto: vn
Iran Memperluas Zona Ekslusif Maritimnya Hingga Teluk Oman dan Laut Arab
Kamis, 10 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Apple Dirumorkan Akan Meluncurkan iPhone Ultra dalam Waktu Dekat

Polda Banten Siapkan Pos Antemortem untuk Pencarian Lima Jurnalis di Gunung Anak Krakatau

Harga Emas Antam Turun Rp17.000,- Menjadi Rp2.610 Juta Per Gram

Empat Lukisan Karya Renoir Berhasil Dicuri di Museum Perancis dalam Hitungan Menit

Redmi Note 17 Pro Segera Diluncurkan dengan Kekuatan Battery 10.000mAh

More News

Guru salah satu profesi yang penuh dengan tekanan / Foto : Freepik

Pekerjaan atau Profesi yang Dianggap Paling Stres Oleh Psikolog

Selasa, 29 April 2025
Remaja yang pernah mengalami cidera otak cenderung memiliki perilaku psikopat kekerasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Remaja dengan Cidera Otak Menunjukan Sifat Psikopat Lebih Tinggi

Rabu, 16 April 2025
Menjaga kesehatan mental bagian dari pengembangan diri/ Foto : Ist

Orang yang Selektif Terhadap Waktu dan Energi Menunjukkan Sikap Seperti Ini

Jumat, 14 Maret 2025
Wanita ada yang memilih sendiri untuk meminimalisir kekecewaan/ foto : Freepik

Perilaku Wanita Kesepian Tapi Tidak Mengakui Kesendirian

Sabtu, 1 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id