Aktual.co.id — Sekelompok Mahasiswa Pendidikan Pancasila Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Aisyiyah, Jl. Barata Jaya XIX No. 72, Surabaya, pada Jumat, 19 Desember 2025. Bertema kebersamaan, toleransi, dan kecintaan terhadap Indonesia, kegiatan ini hadir dalam wajah yang segar dan penuh warna.
Pemilihan Panti Asuhan Aisyiyah sebagai lokasi kegiatan mempertimbangkan kedekatan dengan lingkungan kampus serta kesesuaian pendekatan yang direncanakan. Para mahasiswa menilai bahwa kegiatan berbasis kreativitas seperti mewarnai merupakan cara yang efektif untuk menyampaikan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak, tanpa membuat mereka merasa belajar dalam suasana yang kaku atau membosankan.
Sebelum hari pelaksanaan, tim mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi lapangan dan koordinasi langsung dengan kepala panti untuk menyepakati jadwal serta merancang rangkaian kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik anak-anak panti. Proses persiapan yang matang ini menjadi kunci agar kegiatan berjalan tertib, terarah, dan bermakna.
“Kami ingin anak-anak panti merasakan bahwa belajar tentang Indonesia itu menyenangkan — bahwa Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan nilai yang bisa dirasakan dan dipraktikkan bersama.” ungkap Zahrotul Munawwaroh, Dosen MKU Pancasila.

Pada hari pelaksanaan, kegiatan dibuka secara resmi sebelum memasuki sesi inti yang menjadi sorotan utama. Materi tentang kebersamaan, toleransi, dan kecintaan terhadap Indonesia disampaikan secara ringan dan dialogis, disesuaikan dengan usia dan daya tangkap peserta. Suasana semakin hidup ketika sesi mewarnai dimulai — anak-anak antusias menuangkan imajinasi mereka ke dalam lembaran gambar yang telah disiapkan, dengan semangat dan ekspresi yang beragam
Keseruan bertambah dengan hadirnya sesi mini games berupa tanya jawab berhadiah yang berhasil membangkitkan semangat kompetitif yang sehat di antara para peserta. Setiap anak yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar berhak mendapatkan hadiah, sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan pengetahuan mereka. Kegiatan ditutup dengan hangat, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta maupun mahasiswa yang hadir.
Bagi para mahasiswa, pengalaman ini menjadi bagian dari proses pembelajaran nyata tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diimplementasikan secara langsung di tengah masyarakat. Kegiatan ini merupakan implementasi program pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh dosen pembimbing, Zahrotul Munawwaroh.
Melalui pendekatan service learning semacam ini, mahasiswa diajak untuk merasakan dan mempraktikkan nilai-nilainya secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebuah langkah kecil yang semoga meninggalkan jejak besar dalam perjalanan tumbuh kembang anak-anak bangsa. (Penulis: Zahrotul Munawwaroh/Dosen Ilmu Komunikasi)
