Aktual.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan negaranya siap memberikan bantuan kepada Venezuela setelah dua gempa bumi besar mengguncang negara di Amerika Selatan tersebut.
Sementara Washington segera mengerahkan tim pencarian dan penyelamatan, sumber daya medis, serta bantuan kemanusiaan.
“Dua gempa besar yang mengguncang rakyat Venezuela sama-sama berkekuatan sangat besar dan telah menyebabkan jumlah korban jiwa yang sangat memprihatinkan,” tulis Trump di platform Truth Social.
“Amerika Serikat siap, bersedia, dan mampu memberikan bantuan!” ujar Trump. Ia menambahkan telah menginstruksikan seluruh lembaga pemerintah federal agar bersiap bergerak dengan cepat.
“Kami akan selalu bersama sahabat baru kami yang luar biasa,” katanya. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Venezuela setelah gempa bumi dahsyat tersebut.
“Hati kami bersama mereka yang kehilangan orang-orang tercinta, mereka yang terluka, dan para petugas penyelamat yang bekerja tanpa lelah di tengah situasi pascabencana,” tulis Rubio di platform X.
Rubio mengatakan Amerika Serikat berdiri bersama rakyat Venezuela pada masa sulit ini dan atas arahan Presiden Trump, Kementerian Luar Negeri segera mengerahkan tim pencarian dan penyelamatan, sumber daya medis, serta bantuan kemanusiaan ke Venezuela.
Menanggapi pernyataan Trump, Presiden Sementara Venezuela Delcy Rodriguez menyampaikan terima kasih kepada Trump dan pemerintahannya melalui X atas “dukungan dan solidaritas kepada rakyat Venezuela dalam menghadapi tragedi yang membawa kami ke dalam suasana berkabung.”
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), wilayah utara Venezuela diguncang rangkaian dua gempa bumi yang tidak biasa.
USGS menyebut gempa pendahulu berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi di dekat San Felipe, ibu kota negara bagian Yaracuy. Sekitar 40 detik kemudian, gempa utama berkekuatan magnitudo 7,5 mengguncang wilayah tenggara Yumare.
USGS menyatakan gempa utama tersebut merupakan gempa terbesar yang pernah tercatat di Venezuela dan yang terkuat dalam lebih dari 125 tahun terakhir.
Hingga kini, pihak berwenang belum merilis jumlah resmi korban maupun rincian kerusakan akibat bencana tersebut.
Rodriguez menetapkan status keadaan darurat nasional pada Rabu malam setelah gempa mengguncang pesisir Karibia di utara Venezuela, menyebabkan kerusakan luas serta memicu peringatan dan imbauan tsunami di berbagai wilayah. (ndi/Anadolu)