Aktual.co.id – Mobil Toyota Alphard yang ditumpangi KH Anwar Zahid mengalami kecelakaan lokasi Jalan Raya Padangan-Ngawi, Desa Prangi, Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro, Senin 10 Agustus 2026 malam.
Mobil Toyota Alphard yang ditumpangi KH Anwar Zahid mengalami kerusakan parah bagian depan dan belakang. Meski kendaraan ringsek KH Anwar Zahid bersama sopirnya dilaporkan selamat.
Kecelakaan tersebut terjadi ketika KH Anwar Zahid dalam perjalanan menuju Banjarnegara, Jawa Tengah untuk menghadiri pengajian.
Salah satu video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi mobil Toyota Alphard berwarna hitam yang mengalami kerusakan setelah kecelakaan.
Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian, kecelakaan terjadi ketika Toyota Alphard bernopol S 14X XX melaju dari arah utara menuju selatan tepatnya arah ke Ngawi.
Mobil yang dikemudikan oleh santri Anwar Zahid berinisial A tersebut berhenti di belakang sebuah truk yang tidak diketahui identitasnya di wilayah Tinggang untuk antri sistem buka tutup akibat perbaikan jalan.
Pada saat mobil yang ditumpangi KH Anwar Zahid terhenti mendadak sebuah truk trailer yang melaju dari arah belakang menabrak Toyota Alphard tersebut.
Menurut keterangan Ipda Septian, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi truk trailer berinisial W sedang mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya.
Benturan dari truk dari belakang tersebut membuat Toyota Alphard terdorong ke depan hingga menghantam truk yang berada di depannya.
Akibat kecelakaan tersebut, bagian depan dan belakang mobil yang ditumpangi KH Anwar Zahid mengalami kerusakan cukup parah.
Tidak ada keterangan korban jiwa dalam kejadian tersebut. KH Anwar Zahid juga diketahui sedang dalam perjalanan menuju Banjarnegara untuk mengisi pengajian ketika kecelakaan terjadi.
Peristiwa kecelakaan kini ditangani oleh Satlantas Polres Bojonegoro. Petugas melakukan penanganan dan pemeriksaan terkait kecelakaan yang melibatkan Toyota Alphard dan truk trailer tersebut.
Satlantas Polres Bojonegoro mengimbau para pengendara meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintasi ruas jalan yang sedang dalam perbaikan atau menerapkan sistem buka-tutup.
Pengendara juga diminta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan serta mengurangi kecepatan ketika mendekati antrean kendaraan. (ndi/nb)
