• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kemenlu RI Kecam Penyerangan Kapal di Perairan Laut Merah
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

Kemenlu RI Kecam Penyerangan Kapal di Perairan Laut Merah

Redaktur III Jumat, 24 Juli 2026
Share
3 Min Read
Sebuah kapal tanker yang diserang di Laut Merah/ Foto: Anadolu
Sebuah kapal tanker yang diserang di Laut Merah/ Foto: Anadolu

Aktual.co.id – Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras penyerangan terhadap kapal-kapal komersial yang berlayar di perairan Laut Merah karena bertentangan dengan hukum internasional.

Indonesia juga menyerukan kepada seluruh pihak yang bertikai untuk menahan diri, menghindari tindakan yang dapat meningkatkan eskalasi, serta menghormati hukum internasional, termasuk Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982 yang mengatur hak dan kewajiban negara dalam memanfaatkan lautan, menetapkan batas zona maritim, serta melindungi lingkungan laut.

“Tindakan penyerangan tersebut melanggar hukum internasional, termasuk prinsip kebebasan bernavigasi, serta membahayakan keselamatan pelayaran, perdagangan internasional, dan stabilitas kawasan,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri RI melalui X, Jumat.

Baca Juga:  Jumlah Total Jamaah Haji Tercatat 1,7 Juta Menurut Badan Pusat Statistik Arab Saudi

Dalam pernyataan tersebut, Indonesia juga kembali menegaskan dukungan terhadap penyelesaian konflik di Yaman, melalui proses politik yang inklusif, yang sepenuhnya berada di tangan dan atas prakarsa Yaman sendiri.

Namun, Indonesia mengingatkan bahwa proses tersebut akan berada di bawah fasilitas PBB, dengan menghormati kedaulatan, persatuan, dan integritas wilayah Yaman.

Sebelumnya pada Kamis, Kelompok Houthi Yaman menyatakan telah melancarkan operasi militer yang menargetkan dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah, dengan klaim bahwa kapal-kapal tersebut melanggar pembatasan maritim yang baru saja diumumkan oleh kelompok itu.

Baca Juga:  Tentara Israel Telah Menyerang Rumah Sakit Martir Al Aqsa di Jalur Gaza

Juru bicara militer Houthi Yahya Sarea mengatakan pasukan Houthi menargetkan dua kapal tanker, yang diidentifikasi sebagai ENCELIA dan LAYLA, menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, serta drone.

Sarea mengatakan kedua kapal tersebut menjadi sasaran karena melanggar embargo yang diberlakukan oleh angkatan bersenjata Houthi terhadap kapal-kapal yang berlabuh di pelabuhan Arab Saudi.

Sementara itu, Operasi Perdagangan Maritim Inggris (United Kingdom Maritime Trade Operations/UKMTO) menyatakan telah menerima laporan mengenai sebuah insiden yang melibatkan sebuah kapal tanker sekitar 70 mil laut di barat daya Al Shuqaiq, Arab Saudi.

Dalam laporan peringatan yang diunggah melalui platform media sosial X, UKMTO menyatakan nakhoda kapal melaporkan bahwa kapal dihantam sebuah proyektil tak dikenal, yang memicu kebakaran di atas kapal dan sedang berusaha dipadamkan oleh awak kapal.

Baca Juga:  Pemerintah Antisipasi Isu Kebijakan Pendidikan oleh Presiden Trump

Yaman dilanda konflik sejak akhir 2014, ketika kelompok Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah utara negara itu, yang mendorong koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi untuk mendukung pemerintah Yaman pada 2015. (ANTARA)

SHARE
Tag :Arab SaudiKelompok Houthi YamanLaut Merah
Ad imageAd image

Berita Aktual

Dapur makan bergizi gratis/ Foto: Jawa Pos
MK Menolak Melibatkan Guru dalam Pengawasan Program Makanan Bergizi Gratis
Senin, 7 September 2026
Waffle/ Foto: freepik
Sejarah Waffle yang Sebelumnya Dikenal Kuliner dari Yunani
Senin, 7 September 2026
AH-64E Apache / Foto: The Hindu
Boeing dan Tata India Kirim Helikopter Tempur Berjenis Apache di Hyderabad
Senin, 7 September 2026
Aksi hari buruh waktu itu/ Foto: national today
Hari Buruh September Diawali Kejadian Pemogokan Kerja dan Unjuk Rasa
Senin, 7 September 2026
Mensos Saifullah Yusuf / Foto: ANTARA
Kemensos Menahan Sementara Bansos PKH yang Terindikasi Terlibat Judi Online
Senin, 7 September 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Suara Dentuman di Tiga Provinsi Diduga Akibat Erupsi Anak Gunung Krakatau

AirNav Pantau Perkembangan Erupsi Anak Gunung Krakatau untuk Keselamatan Penerbangan

Beredar Rumor Harga iPhone 18 Menjelang Peluncuran

Badan Geologi Menyebutkan Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau Telah Berakhir

Lalu Lintas Terusan Panaman Menurun Akibat Kekeringan Berkepanjangan

More News

Kapal di Selat Hormuz/ F

USA Akan Blokade Pelabuhan Iran Dampak Perundingan Gagal di Pakistan

Senin, 13 April 2026
Ade Armando (kiri) saat jumpa pers di PSI/ Foto: courtesy ANTARA

Ade Armando Mengundurkan Diri dari Anggota PSI

Selasa, 5 Mei 2026
Kepulan asap usai serangan udara Israel ke Lebanon/ Foto: courtesy Reuters

Militer Israel Melancarkan Serangan Udara ke Lebanon

Jumat, 7 November 2025
Asap membubung di setelah ledakan di Teheran, Iran / Foto: the guardian

Israel Serang Iran dengan Menghujani Rudal di Teheran

Sabtu, 28 Februari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id