Aktual.co.id – Menjelang peristiwa gerhana matahari pada tanggal 12 Agustus 2026 yang akan terjadi di Eropa, para pejabat Spanyol memperkirakan sebanyak 6 juta orang dapat memadati jalur gerhana pada hari Rabu, yang membentang sekitar 200 km dari A Coruña di barat laut Spanyol hingga pulau Mallorca di Mediterania.
Puluhan juta orang lainnya akan menyaksikan peristiwa ini di seluruh Eropa barat dengan jalur gerhana yang hampir sepenuhnya menutupi matahari di banyak negara termasuk Inggris, Prancis, Belgia, Swiss, dan Italia utara.
Namun, Spanyol berpotensi mengalami pemandangan terbaik di daratan Eropa. “Gerhana juga akan terlihat di sebagian Greenland dan Islandia, di mana kondisi jarak pandang karena cuaca jauh lebih buruk. Jadi, satu-satunya negara di seluruh dunia yang memungkinkan terlihat gerhana total adalah Spanyol,” kata César González, seorang astronom dan komunikator sains di Planetarium Madrid
Diperkirakan 460.000 orang melakukan perjalanan ke negara itu untuk menyaksikan fenomena sejajarnya matahari dan bulan. Lebih dari 300.000 di antaranya diperkirakan menuju kota-kota dan desa-desa di pedesaan Spanyol untuk mencari tempat terbaik menyaksikan kurang dari dua menit bulan akan menaungi Bumi.
“Saya sangat gembira bisa melihatnya,” kata Angela Jones Rieksts dari kota Halifax di Kanada bagian timur. Ia berbicara kepada Guardian saat perjalanan ke Burgos bersama putrinya yang berusia 21 tahun.
Pengalaman pertamanya menyaksikan gerhana matahari total terjadi sekitar dua tahun lalu yang leih dekat di rumahnya kota Miramichi, Kanada. “Saya benar-benar terpukau. Rasanya hampir seperti mata Tuhan menatap balik ke arah saya dari surge,” katanya.
Pengalaman itu membuatnya menangis dan mengubahnya menjadi seorang pemburu gerhana sejati. “Setelah selesai, saya berkata pada diri sendiri, ‘Saya harus melihat ini lagi’,” katanya
Antusiasmenya bergema di sebagian besar Spanyol; sebagian besar toko kacamata dan apotek melaporkan kehabisan stok kacamata gerhana matahari, sementara maskapai penerbangan Spanyol Iberia mengatakan membagikan gambar langsung dari penerbangan charter yang bertujuan melihat gerhana dari ketinggian 10.000 meter di atas permukaan laut.
Bahkan Museum Prado di Madrid ikut serta, menerbitkan video yang menggunakan AI untuk membayangkan kembali bagaimana gerhana akan mengubah cahaya karya-karya agungnya.
Para pejabat di seluruh Spanyol telah lama bekerja mempersiapkan acara tersebut, bersiap menghadapi hingga 1,5 juta perjalanan mobil tambahan.
Dengan peringatan cuaca yang memperkirakan suhu hingga 40 derajat Celcius sebanyak 24.000 petugas polisi akan dikerahkan. Bagi Stéphanie Racco dari Prancis, perjalanan menyaksikan gerhana pada hari Rabu telah direncanakan selama berbulan-bulan.
“Saya membaca berita sekitar bulan Desember. Saya berkata, ‘Oke, saya harus pergi’. Karena gerhana terakhir yang saya lihat adalah pada tahun 1999, di utara Paris. Dan itu fantastis dan sesuatu yang ingin saya bagikan dengan anak-anak saya,” ungkapnya. (ndi/the guardian)
