• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Tim Penyelamat Berupaya Menjangkau 900 Orang Terjebak Terowongan di Banjir Nepal
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Tim Penyelamat Berupaya Menjangkau 900 Orang Terjebak Terowongan di Banjir Nepal

Redaktur III Senin, 31 Agustus 2026
Share
2 Min Read
Seorang petugas penyelamat bekerja di pintu masuk terowongan di pembangkit listrik tenaga air Chilime di Rasuwa, Nepal/ Foto: The Guardian
Seorang petugas penyelamat bekerja di pintu masuk terowongan di pembangkit listrik tenaga air Chilime di Rasuwa, Nepal/ Foto: The Guardian

Aktual.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Nasional Nepal (National Disaster Risk Reduction and Management Agency) menyatakan pada 31 Agustus 2026 tim penyelamat sedang berupaya keras menjangkau lebih dari 900 orang yang diyakini terjebak di terowongan dan area bawah tanah enam proyek pembangkit listrik tenaga air di Nepal setelah banjir bandang yang dahsyat.

Pihak berwenang Nepal mengumumkan bahwa upaya penyelamatan difokuskan pada pencarian 933 orang yang hilang di pembangkit listrik tenaga air yang terdampak banjir.

Gambar dan video yang dirilis oleh tim penyelamat menunjukkan alat berat menggali lumpur untuk mencapai terowongan. Raja Ram Basnet, juru bicara tentara Nepal, mengatakan sejumlah besar tanah, batu, dan lumpur telah memenuhi area tersebut, yang menimbulkan tantangan besar untuk membuka akses ke terowongan.

Baca Juga:  Hong Kong Imbau Warganya Berhati-Hati saat Bepergian ke Jepang

Ashish Gurung, salah satu petugas penyelamat, mengatakan kepada media jika lumpur ada di mana-mana. “Situasinya bahkan lebih buruk di terowongan. Hampir tidak mungkin untuk maju karena lumpurnya sangat dalam,” katanya.

Pada tanggal 30 Agustus, timnya mencoba mencapai pembangkit listrik tenaga air Chilime di Ruswana, daerah yang paling parah terkena dampak.

Ia melaporkan anggota tim menggunakan papan kayu untuk mengukur kedalaman lumpur dan dikombinasikan tali pengaman digunakan sebagai jembatan darurat.

Perusahaan pembangkit listrik tenaga air menyediakan peta kepada tim yang berdasarkan peta ada kemungkinan korban terjebak di terowongan masih hidup berkat perlindungan yang diberikan oleh infrastruktur internal.

Baca Juga:  Wisatawan Tiongkok Menghindari Piknik ke Jepang Selama Tahun Baru Imlek

Banjir bandang pada tanggal 26 Agustus disebabkan oleh tanah longsor dan jatuhnya es di wilayah pegunungan Himalaya yang tinggi. Citra satelit menunjukkan  batuan dasar gletser di ketinggian runtuh, membawa sebagian massa es.

Sejumlah besar tanah, batuan, dan air lelehan mengalir melalui lembah-lembah, menyebabkan permukaan sungai naik secara dramatis dan menciptakan arus deras.

Air bah menyapu tanah, batuan, rumah, jembatan, dan bangunan lainnya ke hilir, menyebabkan kerusakan parah di beberapa bagian Tibet dan Nepal. (Vietnam/ndi)

SHARE
Tag :Nepaltanah longsorTibetTiongkok
Ad imageAd image

Berita Aktual

Seorang petugas penyelamat bekerja di pintu masuk terowongan di pembangkit listrik tenaga air Chilime di Rasuwa, Nepal/ Foto: The Guardian
Tim Penyelamat Berupaya Menjangkau 900 Orang Terjebak Terowongan di Banjir Nepal
Senin, 31 Agustus 2026
Grup E'LAST / Foto: Soompi
Grup E’LAST Mengakhiri Aktivitasnya Setelah Enam Tahun Berkarir
Senin, 31 Agustus 2026
Ibrahim Arief/ Foto: courtesy KOMPAS
Ibrahim Arief Divonis 5 Tahun Penjara Kasus Korupsi Chromebook di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
Senin, 31 Agustus 2026
Lahan terbakar di kawasan Gunung Rinjani / Foto : Capture ANTARA
Kemenhut Menutup Sementara 9 Pendakian Taman Nasional di Indonesia
Senin, 31 Agustus 2026
Pemandangan di Grand Canyon/ Foto: xinhua
Diperkirakan 20 Orang Dinyatakan Hilang dalam Banjir Bandang di Grand Canyon
Senin, 31 Agustus 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Sidang Pleno Muktamar ke 35 NU Memutuskan Pemungutan Suara untuk Ketua PBNU

Korban Longsor dan Banjir Memakan Korban 586 Orang Meninggal di Nepal

Lee Know dari Stray Kids Memberikan Donasi Korban Bencana di Nepal

Apple Menaikkan Harga Semua Produk Termasuk Langganan Apple TV

Badan Penanggulangan Bencana Nepal Menyebutkan 675 Jenazah Ditemukan di Daerah Longsor Lumpur

More News

Penampakan tambang nikel di Papua yang tersebar di media sosial / Foto : X

Raja Ampat Menguat di Medsos, Wamenpar Minta Jaga Kelestarian Alam

Kamis, 5 Juni 2025
Ilustrasi anak menggunakan media sosial/ Foto: freepik

Pemerintah Australia Melarang Anak Usia di Bawah Usia 16 Tahun Memiliki Akun Media Sosial

Kamis, 4 Desember 2025
Wapres Gibran saat mengunjugi posko SAR di Banyuwangi / Foto : capture ANTARA

Wapres Gibran Kunjungi Posko SAR Kapal Tenggelam di Banyuwangi

Minggu, 6 Juli 2025
Dashboard aplikasi "Reviu Menu MBG" yang memungkinkan guru hingga kepala posyandu untuk menilai kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat/ Foto: Capture ANTARA

BGN Meluncurkan Aplikasi Reviu Menu Makan Bergizi Gratis

Senin, 25 Mei 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id