• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Hati hati Seseorang Terlalu Baik, Bisa Jadi Pintu Masuk Sikap Manipulasi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Hati hati Seseorang Terlalu Baik, Bisa Jadi Pintu Masuk Sikap Manipulasi

Redaktur III Rabu, 5 Maret 2025
Share
3 Min Read
Hati hati dengan orang suka memuji, bisa jadi pintu masuk untuk manipulasi/ foto : Freepik
Hati hati dengan orang suka memuji, bisa jadi pintu masuk untuk manipulasi/ foto : Freepik

Aktual.co.id – Penulis sekaligus peneliti psikologi, Alex Navaro, memberikan rambu – rambu terkait orang yang memiliki niatan manipulasi. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah sikap terlalu baik. Sikap ini bisa jadi pintu masuk untuk mereka berbuat manipulasi kepada pasangan atau teman. Berikut ciri – cirinya.

Suka Memberikan Pujian

Kebaikan yang tulus tidak datang dengan pamrih. Orang yang manipulatif tahu persis bagaimana menggunakan sanjungan untuk menurunkan kewaspadaan teman atau kelompok sebelum akhirnya memasukkan sikap manipulasi pada orang lain.

Mereka Membuat Merasa Bersalah

Ketika kebaikan mulai ditanamkan kepada teman, maka sikap buruknya mulai dimainkan. Tiba tiba dia menjadi kritis sampai membuat teman merasa bersalah dengan keputusannya. Sikap pasif agresif dilakukan untuk memberikan kesan pasangan atau teman yang melakukan kesalahan.

Baca Juga:  Khataman dan Imtihan TPQ Hidayatush Shibyan, Santri Cilik ini Borong 2 Piagam Penghargaan

Menggunakan Permintaan Maaf yang Berlebihan

Orang manipulatif meminta maaf bukan karena kesalahan, tapi untuk menghibur agar pasangan atau teman terjebak pada drama yang dilakukan. Mereka membalikkan keadaan sehingga teman merasa bersalah  telah membuat mereka merasa buruk.

Mereka Bertindak Seperti Korban

Seolah olah mereka mengungkapkan betapa sulit hidup mereka. Bahkan bisa menangis atau bersikap terluka karena salah memahami mereka seperti ini. Targetnya adalah menebar jaring agar teman atau pasangan masuk ke perangkapnya lewat perasaan iba yang dimainkannya.

Senang Memberi Hadiah

Banyak yang terjebak anggapan bahwa memberi hadiah adalah kebaikan. Justru senjata mereka untuk menyerang balik pasanngan atau teman. Mereka akan mengungkit hadiah yang pernah diberikan kemudian menghitung hitung kebaikan yang pernah dilakukan.

Baca Juga:  Mengenal Penyakit Chagas yang Diperingati 14 April untuk Menekan Penyebaran

Terlalu Setuju Dengan Semua Ide

Seseorang yang setuju dengan semua yang dikatakan bukanlah tanda kecocokan, itu hanya sebuah taktik. Pada awalnya, rasanya tersanjung, namun seiring berjalannya waktu, tujuan mereka bukanlah koneksi namun untuk mempengaruhi.

Masalah Mereka Tanggung jawab Anda

Mereka melampiaskan amarahnya, melimpahkan pekerjaan kepada teman seolah olah mereka tidak mampu mengerjakan. Seiring berjalannya waktu, hal ini menguras tenaga. Masalah mereka menjadi masalah bersama sehingga membuat teman merasa bersalah.

Kebaikan Mereka Seperti Diperjuangkan

Suatu hari, mereka hangat, murah hati, dan penuh pujian. Berikutnya, mereka bersikap jauh, dingin, atau sedikit kecewa. Ini bukan kebaikan, melainkan ini kontrol. Sikap ini untuk memastikan mereka tetap pegang kendali. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan jiwamanipulasiMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Rumah Sakit Martir Al-Aqsa / Foto; Vietnam
Tentara Israel Telah Menyerang Rumah Sakit Martir Al Aqsa di Jalur Gaza
Minggu, 30 Agustus 2026
iPhone 17 Pro/ Foto: GSM Arena
Berikut Waktu Peluncuran dan Pra Pemesanan iPhone 18 Pro
Minggu, 30 Agustus 2026
Lee Know dari Stray Kids / Foto; Soompi
Lee Know dari Stray Kids Memberikan Donasi Korban Bencana di Nepal
Minggu, 30 Agustus 2026
Bendera AS dan Iran/ Foto: anadolu
Presiden Iran Mengatakan Nota Kesepahaman Demi Kepentingan Kedamaian Dunia
Minggu, 30 Agustus 2026
Tim SAR sedang mencari korban di bekas longsor di Nepal/ Foto: Vietnam
Biaya Pembangunan Pasca Banjir Mencapai Miliaran Dollar di Nepal
Minggu, 30 Agustus 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Misi Penyelamatan Ditunda Karena Bendungan Jebol Perbatasan Tiongkok dan Nepal

Teaser Grand Theft Auto VI Akhinya Tayang di Netflix

KATSEYE Batal Tampil di Daisy Chain Fields karena Megan Cidera

Polri Sebut Keamanan Ketertiban Kembali Normal Pasca Demonstrasi

Huawei Mengumumkan Akan Meluncurkan Seri Nova 16 Bulan September 2026

More News

Cerdas emosional memiliki pembicaraan produktif/ Foto : Hackspirit

Hal yang Dilakukan oleh Orang Kecerdasan Emosional Tinggi

Kamis, 20 Maret 2025
Di usia tua mulai memikirkan kesehatan diri / Foto : freepik

Jika Memasuki Usia 50 Tahun Mulai Memikirkan Perilaku Ini

Senin, 26 Mei 2025
Ilustrasi seseorang yang aktif dalam pertemuan / Foto : Freepik

Kebiasaan Orang yang Terlihat Optimis, Namun Menghancurkan Diri Sendiri

Senin, 30 Juni 2025
Ilustrasi penyakit Chagas/ Foto: national today

Mengenal Penyakit Chagas yang Diperingati 14 April untuk Menekan Penyebaran

Selasa, 14 April 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id