• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Khataman dan Imtihan TPQ Hidayatush Shibyan, Santri Cilik ini Borong 2 Piagam Penghargaan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Khataman dan Imtihan TPQ Hidayatush Shibyan, Santri Cilik ini Borong 2 Piagam Penghargaan

redaksi Minggu, 31 Agustus 2025
Share
4 Min Read
Para santri dan ibu-ibu wali santri foto bersama seusai khataman dan imtihan/dok.istimewa
Para santri dan ibu-ibu wali santri foto bersama seusai khataman dan imtihan/dok.istimewa

Aktual.co.id – Gema ayat suci Al-Qur’an melantun begitu indah di pagi penuh berkah, Minggu (31/8/2025). Suara melengking para santri TPQ Hidayatush Shibyan yang khatam melantunkan ayat-ayat suci dengan penuh keyakinan, seakan menembus langit dan membawa getar haru ke hati para orang tua yang hadir.

Khataman dan imtihan ke-25 ini menjadi bukti nyata keberhasilan TPQ Hidayatush Shibyan dalam membimbing anak-anak sejak dini agar mampu membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an dengan baik. Di balik lantunan indah itu tersimpan proses panjang: hafalan yang tak kenal lelah, bimbingan sabar para ustadzah, serta disiplin pembelajaran yang menjadikan setiap santri tumbuh menjadi generasi Qur’ani.

Prestasi pun mewarnai momen bersejarah ini. Santri cilik Fathin Amiratul Ummah tampil menonjol dengan memborong dua penghargaan sekaligus, yakni kategori Terbaik 1 Usia TPQ dan Penyaji Terkecil periode Muharrom 1447 H.

Penghargaan lain diberikan kepada Siti Ainiya Faida Azmi (Terbaik 1 Usia Remaja) dan M. Iqbal Arkab Al-ghofur (Penyaji Tercepat). Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pola pendidikan yang diterapkan TPQ Hidayatush Shibyan tidak hanya mencetak santri khatam, tetapi juga melahirkan generasi berprestasi.

Baca Juga:  Prinsip Stoicisme Membantu Mengurangi Kecemasan dan Stress

“Alhamdulillah, senang sekali bisa meraih dua penghargaan. Terima kasih kepada ustadzah yang selalu sabar membimbing saya,” ucap Amira, santri berusia 7 tahun yang merupakan putri semata wayang Mohammad Syarrafah dan Entien Nurfarida ini.

Santri yang memborong 2 penghargaan sekaligus di acara khataman dan imtihan/dok.istimewa
Santri yang memborong 2 penghargaan sekaligus di acara khataman dan imtihan/dok.istimewa

Sementara itu, Kepala TPQ Hidayatush Shibyan, Ila Firdausi Nuzula, menegaskan bahwa khataman dan imtihan ini adalah bentuk pertanggungjawaban lembaga kepada wali santri yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya. Ia juga menegaskan bahwa pembelajaran di TPQ ini bukan sekadar mengajarkan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membentuk kedisiplinan, semangat belajar, dan akhlak santri.

“Kami bersyukur anak-anak bisa menuntaskan semua proses ini. Terima kasih juga kepada para wali santri yang mendukung penuh hingga anak-anak khatam Al-Qur’an,” kata Ustadzah Firda dalam sambutannya.

Menurutnya, untuk sampai di tahap ini, anak-anak harus melalui proses yang sangat panjang, mulai dari ujian lembaga, ujian di tingkat kecamatan dan ujian di tingkat cabang. Oleh karena itu, ia berpesan agar hafalannya terus dijaga, bacaan Al-Qurannya diperhatikan, dan ibadahnya atau sholatnya jangan sampai ditinggalkan. “Ini semua baru awal, dan insyaAllah bisa dilanjutkan ke Madrasah Diniyah maupun program tahfidz,” ujarnya.

Baca Juga:  Berikut Langkah Meredam Overthingking yang Mengganggu Pikiran

Koordinator Kecamatan Sidoarjo 4, Haji Abdullah Faqih, turut memberikan apresiasi pada khataman dan imtihan itu. Ia menegaskan bahwa menurut pengarang metode qiroati, seorang anak hanya bisa dikhatamkan jika bacaan Al-Qurannya sudah benar-benar lancar.

“Saya melihat anak-anak di sini sudah sangat bagus dan fasih. Saya yakin tidak mudah sampai di tahap ini, butuh perjuangan dan kerja keras dari semua pihak, mulai dari ustadzahnya hingga wali santri, harus sama-sama mendukung anak-anak ini,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga sempat menceritakan lahirnya metode Qiroati yang ditulis dan disusun oleh KH. Dachlan Salim Zarkasyi dari Semarang, Jawa Tengah. Beliau mulai merintis metode ini pada tahun 1963 sebagai respon terhadap belum adanya metode yang memadai untuk mengajarkan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar di lingkungan sekitarnya. 

Baca Juga:  Tindakan Seseorang yang Memiliki Kualitas Tinggi Menurut Psikolog

“Ketika banyak orang bertanya tentang urutan jilid dalam qiroati, Kiai Dachlan selalu menyampaikan bahwa itu minallah. Itulah sebabnya metode ini bertahan dan digunakan luas sampai sekarang,” jelasnya.

Abdullah pun berpesan agar hafalan dan bacaan Al-Qur’an tidak berhenti pada seremoni hari ini. Ia mendorong anak-anak untuk melanjutkan pendidikan di madrasah diniyah, memperdalam ilmu agama, dan mengamalkan salat dengan sungguh-sungguh. “Anak-anaklah yang akan menjadi penerus orang tuanya kelak. Semangat belajar agama jangan pernah padam,” katanya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan pemberian penghargaan. Senyum bangga, pelukan hangat, dan mata yang berkaca-kaca menjadi penanda bahwa pagi itu tak hanya tentang khataman, melainkan tentang harapan yang tumbuh, doa yang dipanjatkan, dan generasi Qur’ani yang tengah bertunas. (rf)

SHARE
Ad imageAd image

Berita Aktual

ASN baris di depan gedung Pemkot Surabaya/ Foto: Pemkot Surabaya
Pemkot Surabaya Berkomitmen Membayar Gaji ke-13 Kepada ASN
Rabu, 10 Juni 2026
Paraterdakwa penyiraman air keras Andrie Yunus mendengar putusan Mahkamah Militer Jakarta/ Foto: ANTARA
Tersangka Penyiraman Andrie Diputus 2 Orang Dipecat dari TNI dan 2 Tahun Penjara
Rabu, 10 Juni 2026
Orang-orang berkendara melewati mural yang menggambarkan mendiang pemimpin tertinggi, Ayatollah Ruhollah Khomeini, di Teheran/ Foto: The Guardian
Iran Mengatakan Melancarkan Serangan Rudal ke Pangkalan AS di Yordanian
Rabu, 10 Juni 2026
Ilustrasi media sosial/ Foto: freepik
Postingan Media Sosial Bukan Cerminan Diri Mental Seseorang
Rabu, 10 Juni 2026
Lumpia/ Foto: National today
Mengenal Sejarah Lumpia yang Diperingati Setiap Tanggal 10 Juni
Rabu, 10 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi media sosial/ Foto: freepik

Postingan Media Sosial Bukan Cerminan Diri Mental Seseorang

Ilustrasi tua bahagia/ Foto: freepik

Seni Menikmati Hidup Saat Menjelang Usia Tua

Ilustrasi pertemanan/ Foto: freepik

Lingkungan Pertemanan Menentukan Kualitas Kesehatan Mental

Ilustrasi overthingking / Foto : Freepik

Berikut Langkah Meredam Overthingking yang Mengganggu Pikiran

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Peringatan Tsunami Dampak Gempa Mag 7,7 di 224 Km Barat Laut Pulau Karatung Sulut

Harga Emas Hari Senin Terpantau Stabil di Harga Rp2,7 Juta Per Gram

BMKG Menyatakan Gempa Mag 7,7 Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng di Filipina

Lingkungan Pertemanan Menentukan Kualitas Kesehatan Mental

Gempa Mag 7,7 Perairan Mindanao Filipina Menyebarkan Peringatan Tsunami di Asia

More News

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Ketenangan Ala Stoicism

Rabu, 5 Februari 2025
Ilustrasi dua orang sedang ngobrol/ Foto: freepik

Jika Memiliki Kebiasaan Menyelesaikan Kalimat Orang Lain Memiliki Kepribadian Ini.

Kamis, 23 Oktober 2025
Ilustrasi direndahkan / Foto: freepik

Tips Menghadapi Orang Beracun yang Ingin Menjatuhkan

Jumat, 14 November 2025
Keramahan bisa jadi menutupi sifatnya yang buruk. / Foto : Freepik

Berikut Perilaku Orang Bersikap Ramah Namun Aslinya Pembenci

Selasa, 18 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id