• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Perilaku Orang yang Tumbuh dalam Rumah Tangga yang Kacau
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Perilaku Orang yang Tumbuh dalam Rumah Tangga yang Kacau

Redaktur III Sabtu, 15 Maret 2025
Share
2 Min Read
Emosi yang tidak terprediksi bisa karena pengalaman masa kecil/ Foto : Freepik
Emosi yang tidak terprediksi bisa karena pengalaman masa kecil/ Foto : Freepik

Aktual.co.id – Tumbuh dalam rumah tangga yang kacau dapat meninggalkan bekas yang bertahan lama pada perilaku seseorang. Tidak mudah mengidentifikasi sifat-sifat ini, tetapi psikolog James Carter memberi beberapa wawasan.

Ketidakpastian Emosi

Salah satu perilaku yang paling dikenal yang tumbuh dalam rumah tangga yang kacau adalah ketidakpastian emosi. Satu saat tenang dan kalem, saat berikutnya, bisa diliputi oleh kemarahan atau kesedihan.

Kewaspadaan yang Berlebihan

Ini adalah keadaan selalu waspada, siap bereaksi terhadap tanda-tanda ancaman atau bahaya. Bahkan dalam situasi yang tenang akan mengamati lingkungannya seolah-olah ada sesuatu yang buruk akan terjadi.

Baca Juga:  Kebiasaan Sehari Hari Orang yang Hidup Bahagia

Kesulitan Menjalin Hubungan Bermakna

Pernahkah berada di sekitar orang yang tidak mau menerima orang lain? Mereka mungkin mengalami kesulitan menjalin hubungan yang mendalam dan bermakna karena takut disakiti.

Takut Konfrontasi

Perilaku ini sering kali berakar pada pengalaman masa lalu di mana konfrontasi menyebabkan pertengkaran yang meledak-ledak atau bahkan kekerasan. Oleh karena itu, menghindari konflik menjadi mekanisme perlindungan.

Perfeksionisme

Ketakutan itu berakar pada didikan yang diterima, di mana kesalahan ditanggapi kritik yang keras. Mereka dihantui rasa takut berbuat kesalahan sehingga berjuang menerima apa adanya pada dirinya.

Baca Juga:  Segera Kenali, Kelelahan Mental Adalah Awal Gangguan Depresi

Tanggung Jawab Berlebihan

Orang yang tumbuh dalam rumah tangga yang kacau sering kali memikul tanggung jawab yang berlebih pada usia anak-anak. Mereka harus mengurus adik-adik bahkan orang tua mereka. Hal ini dapat menyebabkan kebiasaan memikul tanggung jawab yang lebih dari seharusnya.

Harga Diri Rendah

Ketidakpastian dan kekacauan emosional dapat menyebabkan perasaan tidak berharga dan keraguan terhadap diri sendiri. Memahami perjuangan dengan harga diri merupakan langkah penting membangun ketahanan dan menumbuhkan rasa harga diri yang lebih kuat.

SHARE
Tag :behaviourMental healthpsikologiterapi psikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ha Jung Woo dan Cha Jung Won / Foto: soompi
Ha Jung Woo dan Cha Jung Won Umumkan Pernikahan
Rabu, 14 Oktober 2026
Antrian pembeli BBM di SPBU Denpasar, Bali/ Foto: ANTARA BALI
Bahlil: Kendaraan Antrian BBM Diduga Karena Isu Distribusi di Bali
Rabu, 14 Oktober 2026
Kepulan asap rudal yang dicegat di Riyadh/ Foto: anadolu
Empat Orang Terluka dan 15 Rumah Rusak Setelah Rudal Houthi Dicegat Jatuh di Riyadh
Rabu, 14 Oktober 2026
Tahanan KPK dalam kasus operasi tangkap tangan di linglungam BNPB keluar dari Gedung Merah Putih KPK/ Foto: courtesy ANTARA
KPK Menahan Lima Orang Tersangka Hasil OTT di Lingkungan BNPB
Rabu, 14 Oktober 2026
Petugas berjuang memadamkan Karhutla/ Foto: Kemenhut
Dampak Polusi Udara Karhutla Terhadap Kesehatan Respirasi
Rabu, 14 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

KPK Menangkap 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB

Pemerintah Thailand Mendorong Pensiun Dini Bagi Pegawai Negeri Sipil

Israel Menolak Penerbangan Ethiopian Airlines Tujuan Tel Aviv Kerena Pilot WNI

Dirut PT Pertamina Meminta Maaf Atas Antrian Konsumen BBM di Bali

More News

Ilustrasi atasan racun/ foto: freepik

Cara Menghadapi Lingkungan Kerja yang Beracun

Selasa, 13 Januari 2026
Ilustrasi seseorang yang mendominasi percakapan / Foto : Freepik

Tanda Bahaya Ketika Berbicara dengan Seorang Narsisistik, Menurut Analisa Psikologi

Senin, 9 Juni 2025
Batasi diri dengan orang toxic untuk keamanan mental / Foto : Freepik

Yuk Batasi Berkomunikasi dengan Kepribadian Racun yang Menguras Energi

Sabtu, 21 Juni 2025
Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup

Rabu, 29 April 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id