• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kebiasaan Orang yang Akan Dijauhi oleh Masyarakat Sosial
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Kebiasaan Orang yang Akan Dijauhi oleh Masyarakat Sosial

Redaktur III Rabu, 17 September 2025
Share
4 Min Read
Ilustrasi seseorang yang membicarakan diri sendiri / foto: freepik
Ilustrasi seseorang yang membicarakan diri sendiri / foto: freepik

Aktual.co.id – Banyak orang tidak menyadari jika dirinya dijauhi oleh orang lain. Ditinggalkan oleh orang dekat diakibatkan oleh tindakan dirinya sendiri.

Ketika orang ini tengah berada di lingkungan sosial, dirinya dijauhi karena sikapnya yang manipulatif. Menurut psikolog dan penulis kepribadian  Daniel Mabanta membagikan sifat seseorang yang berpotensi untuk dijauhi.

Menyela Setiap Diajak Bicara

Ada yang menyela karena bersemangat, ada pula yang karena tidak sabar. Apa pun caranya, pesan yang dikirimkannya sama: apa yang dikatakan lebih penting daripada apa yang orang lain katakan.

Sekalipun tidak bermaksud begitu, hal itu perlahan-lahan membuat orang-orang merasa lelah. Akhirnya lambat laun orang lain akan menjauhi orang tersebut.

Tidak Mengajak Dialog dengan Baik

Ketika seseorang tengah membagikan sesuatu, entah kabar baik atau cerita, maka orang ini tidak memperhatikan dengan baik. Dia seolah menunggu kapan bisa menyela atau berbicara tentang dirinya. Sikap seperti ini bentuk ketidakpedulian terhadap lawan bicara. Tidak ada salahnya untuk menyimak dan mendengarkan cerita yang disampaikan oleh lawan bicara tersebut.

Baca Juga:  Terapi Platform Virtual Diyakini Membantu Kecemasan Berbicara di Depan Umum

Obrolan Berfokus pada Diri Sendiri

ketika obrolan lebih fokus pada diri sendiri maka akan memunculkan ketikdaknyamanan ketika bersama orang tersebut.

Orang lain mulai merasa hanya karakter pendukung dalam cerita tersebut, bukannya setara dalam ruang bersama. Pada akhirnya, akan berhenti berbagi sama sekali. Bukan karena marah, tetapi karena pasrah secara diam-diam.

Menanggapi Kerentanan dengan Lelucon

Humor itu indah. Tetapi bagaimana jika pembicaraan melontarkan lelucon dengan menanggapi kerentanan yang dihadapi oleh lawan bicara.

Misalnya, “Halah, begitu saja kok dipikirin.”

“Wes lupakan saja, move on dong.”

Ucapan ini bukan menambah semangat melainkan menjatuhkan mental lawan bicara. Jika obrolan ini terjadi maka suasana menjadi tidak nyaman.

Baca Juga:  Kecerdasan Emosional Membantu Anak-Anak Menjadi Pembaca Lebih Baik

Tidak Pernah Mengucapkan Terima Kasih

Namun, ketika orang-orang berusaha keras untuk hadir di dekat, membawakan makanan, menawarkan dukungan namun tak mendengar ucapan “terima kasih”, hal itu merusak hubungan.

Seiring berjalannya waktu, orang-orang berhenti menawarkan bantuan. Bukan karena mereka egois, melainkan alam bawah sadar tetap membutuhkan penghargaan. Mendapatkan ucapan terima kasih akan membangun kedekatan. Dianggap remeh akan membangun jarak.

Menyimpan Dendam dan Mencatat Skor

Memaafkan memang bukan hal yang mudah. Namun jika mengungkit luka lama setiap kali terjadi perselisihan, atau mengingat kesalahan, orang lain akan merasa tidak nyaman untuk mendekat.

Pada suatu saat, orang lain akan memutuskan untuk tidak berjalan di dekatnya sama sekali. Dan perilaku memilih teman karena skor kenyamanan juga membuat seseorang menjauh darinya.

Baca Juga:  Cara Berkelas Agar Menyesal Dan Gelisah Kehilangan Seseorang

Selalu Ingin Benar

Beberapa orang mengubah setiap perselisihan menjadi ruang sidang. Orang ini tidak bisa membiarkan sesuatu terjadi tanpa membuktikan maksudnya.

Sikap saling mengungguli yang tidak membangun kedekatan hal itu malah membuat orang lelah. Terkadang, koneksi lebih penting daripada kebenaran.

Jarang Memulai Kontak

Memang tidak jahat atau kasar, namun sikap menunggu untuk dihubungi adalah perilaku akan dijauhi oleh orang lain. Tentu kebiasaan ini akan membuat orang lain menjadi tidak nyaman sehingga menananyakan apa kepentingannya untuk menghubungi dirinya.

Tetapi karena mereka bosan selalu melakukan pekerjaan itu. Koneksi adalah jalan dua arah. Dan jika tidak pernah mengambil langkah pertama, akan berakhir berjalan sendirian. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan jiwakesehatan jiwaMental healthpsikologi

Berita Aktual

Kantor BNPB/ Foto: Ist
KPK Menggeledah Ruang Kepala BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai
Jumat, 16 Oktober 2026
Lokasi gempa bumi di Kota Bogor/ Foto: BMKG
Gempa Bumi 4,1 Mag Terjadi di Barat Daya Kota Bogor Jawa Barat
Kamis, 15 Oktober 2026
Doddy Katamsi/ Foto: Ist
Vokalis Elpamas Doddy Katamsi Meninggal Dunia
Kamis, 15 Oktober 2026
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak/ Foto: youtube setpres
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Menjabat Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPPDT
Kamis, 15 Oktober 2026
Ahmad Hidayat/ Foto: dok AHa
Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme
Kamis, 15 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menahan Lima Orang Tersangka Hasil OTT di Lingkungan BNPB

Dampak Polusi Udara Karhutla Terhadap Kesehatan Respirasi

Bahlil: Kendaraan Antrian BBM Diduga Karena Isu Distribusi di Bali

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme

More News

Orang dengan sifat racum membuat orang lain kelelahan secara emosional ? Foto : Freepik

Cara Cepat Mengenali Orang Sifat Racun Menurut Psikologi

Senin, 14 April 2025
Perlu manajemen stres ketika patah hati

Mengelola Stres Ketika Patah Hati

Selasa, 11 Februari 2025
Melatih kemampuan logika/ Foto: freepik

Tips Mempertajam Logika Berpikir dalam Menghadapi Masalah

Rabu, 28 Januari 2026
Perlu trik menghadapi gosip

Cara Menghadapi Orang yang Menggosip Diri Anda

Rabu, 26 Februari 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id