Aktual.co.id – Penulis sekaligus pemerhatin kepribadian Ossiana Tepfenhart menjelaskan bagaima akhir seorang pria yang memiliki perilaku yang toxic. Dikatakan di saat tua pria yang memiliki kepribadian yang manipulative ini akan menyendiri dan kehilangan keterikatan dengan orang terdekatnya.
Membenci Wanita
Jika seorang pria, yang tidak dapat menghargai wanita sebagai manusia maka akan mendorong ke dalam pola pikir beracun, menyedihkan, dan menimbulkan kecemasan. Karena banyak kerabat atau bahkan keluarga akan meninggalkan dirinya yang terlalu beracun.
Menaruh Harga Diri pada Karier
Pria sering kali memperoleh identitas penghormatan ketika karier, kesuksesan dan kompetensi meningkat. Sebuah studi tahun 2019 menemukan, meskipun pria dan wanita menghargai kemajuan karier dan karakteristik pekerjaan namun wanita lebih menghargai pekerjaan yang membantu masyarakat.
Menjadi Pemarah
Seseorang yang tidak dapat mengendalikan emosi adalah orang yang tidak stabil dan merepotkan. Berhentilah menghargai pria yang menggunakan tinju dan berteriak untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Meremehkan Orang Lain
Menurut studi tahun 2020, pria yang harga diri terancam akan meremehkan pasangan atau orang yang mereka sukai. Kepribadian yang buruk akan merugikan diri sendiri serta orang lain. Di masa tua akan ditinggalkan sendiri.
Terobsesi dengan Penampilan
Pria dapat mengalami masalah citra tubuh dan obsesi terhadap penampilan. Terobsesi pada penamplan bagi seorang pria berpotensi pada perilaku tidak sehat. Beberapa penelitian menunjukkan pria memprioritaskan daya tarik fisik pada calon pasangan, padahal wanita lebih kualitas kebaikan.
Sindrom Video Rap
Peneliti menyebut pria yang memiliki sindrom video rap adalah memamerkan uang, membanggakan banyak wanita, menganggap remeh wanita, dan memodifikasi kendaraan untuk dipamerkan. Mirip video rap yang menampilkan kemewahan. Pria seperti ini berpotensi mudah mengkhianati pasangan. (ndi)
