Aktual.co.id – Media sosial kembali riuh dengan berbagai tagar yang terkait RUU TNI. Sebelumnya #TolakRUUTNI mengemuka karena bersamaan dengan penggerudukan rapat Panitia Kerja RUU TNI di Hotel Fairmont Sabtu (16/3/2025), kini media sosial dibanjiri dengan #RUUTNIPerkuatNKRI.
#RUUTNIPerkuatNKRI memberikan gambaran jika UU TNI akan memayungi masyarakat sipil serta memperkuat ketahanan di dalam negeri.
Seperti akun Feri @gapapafer menuliskan,”Setuju banget sih ini, emang bener TNI Perkuat Pertahanan supaya bisa kebijakan dan strategi baik untik negri ini #RUUTNIPerkuatNKRI.”
Tulisan dari Feri @gapapafer pun mendapat sanggahan dari akun Kordiark Lindworm @Disckord. “Astagfirullah isi nya dan hasil pajak gw jadi buzzer semua kayak gini. #TolakRUUTNI,” tulisanya
Sementara dari gedung DPR RI, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengeklaim bahwa pelaksanaan rapat konsinyering Komisi I DPR RI dengan pemerintah yang membahas revisi Undang-Undang TNI (UU TNI) di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat Pusat, Jumat (14/3/2025) hingga Sabtu (15/3/2025) dilaksanakan secara terbuka.
“Bahwa di media massa sebelumnya, juga sudah beredar bahwa ada pembahasan RUU TNI di Hotel Fairmont itu sehari sebelumnya, dan itu kemudian beredar di media massa, saya pikir karena itu terbuka,” kata Dasco di Ruang Banggar DPR RI, Senin (17/3/2025).
Dasco menyalahkan sejumlah anggota KontraS yang melakukan aksi unjuk rasa di dalam Hotel Fairmont. Dia memandang organisasi masyarakat sipil masih bisa ikut berpartisipasi dalam proses revisi UU TNI dengan mengomunikasikannya kepada Komisi I DPR RI.
Selaku pimpinan DPR, Dasco mengaku lepas tangan perihal masalah yang terjadi di Hotel Fairmont. Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu, menyebutkan anggota KontraS yang datang dan berunjuk rasa di Hotel Fairmont hadir tanpa ada surat pemberitahuan. (ndi/tirto)
